
"Mama"kata Kania.
"Salma"ucap Adit yang juga terkejut.
Tama , Karina, dan Zahra bingung, dari mana mereka saling kenal.
"Mas, kalian udah lama kenal sama istrinya mas tama ya"tanya Karina.
Adit tak menjawab pertanyaan Karina. Hingga Salma yang berani bicara.
"Ya kami memang saling kenal"kata Salma.
"Oh begitu ya, tapi kok Kania manggil kamu dengan sebutan mama"ucap Karina.
"Ya karena aku adalah mantan istri dari mas Adit dan Kania itu adalah anak ku"jawab Salma.
Mengetahui hal itu Karina dan Tama terkejut, Adit juga membenarkan bahwa memang ia dan Salma pernah hidup bersama namun mereka bercerai karena Salma memilih pria lain yang ternyata itu adalah Tama .Bu Aminah pun melihat Salma , dia terkejut dan menghampiri nya.
"Salma ngapain kamu ada disini"Tanya bu Aminah.
Salma tak menggubris pertanyaan bu Aminah itu.
"Adit, kenapa kamu biarkan wanita ini masuk kesini"kata bu Aminah.
"Ma Salma ini adalah istri Tama , yang juga ibu dari Zahra teman nya Kania"kata Adit.
"Oh jadi kamu udah punya suami lagi, heh denger yah kamu suami nya Salma kamu ati-ati sama wanita ini dia itu hanya mengincar harta kamu, lihat saja Adit dulu dia tinggalkan setelah tau Adit pernah mengalami kebangkrutan"ucap bu Aminah.
Tama tak menjawab perkataan dari bu Aminah itu. Sementara itu Adit mencoba menenangkan ibu nya .
"Sudah ma, sudah jangan ribut disini"kata Adit.
"Iya ma"Kata karina.
"Ini cuma masa lalu, sudah cukup aku dan Salma memang sudah di takdir kan bercerai dan sekarang sudah menjalani kehidupan masing-masing, aku mohon jangan ada keributan , Tama aku mohon maaf ya atas perkataan ibu ku terhadap istri kamu"kata Adit.
"Tidak apa-apa, aku mengerti "ucap Tama.
"Adit kamu ini bagaimana"kata bu Aminah sedikit kesal.
"Karina sebaiknya kamu bawa mama ke dalam"ucap Adit.
"Baik mas, ayo ma kita masuk "ajak Karina, dengan terpaksa bu Aminah mau menuruti ajakan Karina.
"Yasudah dit , aku ,Salma dan Zahra pamit pulang"kata Tama.
"Iya "jawab Adit.
"Om ini kado dari aku yang belum sempat aku berikan sama Kania"ucap Zahra.
"Iya makasih ya Zahra"kata Adit.
"Iya om"
__ADS_1
"Ayo Zahra kita pulang"
Salma, Tama, dan Zahra pun pulang, di dalam mobil Salma tampak termenung.Dalam hati nya dia kesal sangat malu apalagi sikap ibu Adit yang memaki nya . Tama melihat nya dan menegurnya.
"Sayang kamu kenapa"tanya Tama.
"Mas aku mohon kamu jangan percaya ya, apa yang di omongkan sama mama nya Adit, aku gak seperti yang dia pikirkan"ucap Salma.
Tama tersenyum sambil mengelus rambut Salma.
"Gak sayang, aku percaya sama kamu, apapun yang mereka katakan sama kamu, aku gak peduli, kamu adalah istri ku"kata Tama. Tanpa menjawab Salma hanya tersenyum puas menerima jawaban dari suaminya itu.
***
Bu Aminah masih saja mengomel pasal Salma, ia tak menyangka masih bisa bertemu dengan Salma yang menurut nya sudah hilang di telan bumi.
"huf nyebelin banget pa, kenapa juga si Salma datang ksini"kata bu Aminah.
"Sudah lah ma, sudah, jangan menaruh dendam lama, Salma juga sudah menikah, Adit juga, mereka udah punya hidup masing-masing"kata pak Edi.
"Tetap saja mama masih sakit hati sama dia, yang tega nyakiti Adit juga Kania"ucap nya lagi.
"Sudah ma, jangan mengomel, ini Karina bawakan teh"ucap Karina yang datang membawakan secangkir teh hangat.
Bu Aminah menerima dan menyeruput teh tersebut.
"Gimana ma, udah enakan"kata Karina.
"iya sedikit, tetap saja mama masih kesal sekarang"jelas bu Aminah.
"Makasih ya Karina, kamu memang menantu yang baik"ucap bu Aminah.Tanpa menjawab Karina hanya tersenyum mendengar pujian yang di lontarkan oleh bu Aminah.
***
Malam nya,Adit dan Karina bersiap untuk tidur.
"Karina, sekarang kamu sudah tahu kalau Salma adalah mantan istriku"Kata adit.
"Iya mas, tapi itu adalah masa lalu mas, sekarang kan masa depan mas sama aku"ucap Karina yang membuat Adit langsung tersenyum.
"Kamu bisa saja"ucap Adit.
"Hehe iya mas, yaudah deh kita tidur"ajak Karina.
"Ok"jawab Adit.
***
Tama sedang bersiap pergi kerja,kali ini Salma membantu nya memasangkan dasi.
"Nah sudah selesai"kata Salma.
"Tumben banget sih kamu bangun pagi ngebantuin aku, biasa nya masih molor aja"kata Tama.
__ADS_1
"Mas ini apaan, emang gak boleh ya"kata nya sedikit cemberut.
"Boleh sayang, udah deh jangan cemberut gitu, entar cantik nya ilang"ucap Tama sambil mencubit pipi Salma.
"Ih sakit tau"jawab Salma.
"Iya maaf, aku pergi dulu ya"ucap Tama.
"Eits mas lupa ya, kiss dulu"ucap Salma.
Tama tersenyum dan mencium pipi dan kening Salma yang membuat Salma bahagia.
"Yaudah aku berangkat yah"
"Iya mas hati-hati"
"Ini aku lakukan supaya mas Tama yakin kalau aku bisa jadi istri yang baik untuk dia , bukan yang di bilang oleh wanita tua itu, bisa gawat kalau aku sampai pisah sama mas Tama, secara dia kan kaya raya "batin Salma.
****
Karina pergi ke kamar mertua nya, ia memberi tahu mereka agar segera sarapan.
"Ma, pa, ayo kita sarapan"ajak Karina.
Di meja makan.
"Loh mana yang lainnya"tanya bu Aminah.
"Udah pergi semua ma, mas Adit gak sempat sarapan soalnya ada kerjaan mendadak, Raka sama Kania baru aja berangkat"kata Karina.
"Oh begitu, yaudah pa ayo kita makan"ucap bu Aminah.
"Aku nanti aja makan nya pa, ma"ucap Karina.
"Hei Karina jangan menunda makan, nanti kamu bisa masuk angin, ayo makan"kata pak Edi.
"Iya pak"jawab Karina.
***
Salma nampak siap-siap ingin pergi, ia memanggil pak Bejo untuk mengantar nya.
"Pak Bejo, tolong antar saya "kata Salma.
"Emang nyonya mau kemana"tanya pak Bejo.
"Pake nanya lagi, teserah saya dong mau kemana"kata Salma dengan nada cukup tinggi.
"Kalau begitu ayo nyonya"kata pak Bejo.
Setelah sampai, Salma langsung menelpon temannya, namun pada saat menelpon , tiba-tiba seorang pria mengambil tas milik Salma kemudian berlari, sontak membuat Salma kaget dan meminta tolong.
"Tolong, ada jambret"teriak Salma panik, ia berusaha meminta tolong tapi tidak ada satu pun yang menolong nya , setelah cukup lama , ada seorang pria menghampiri nya dan memberikan tas itu kepada Salma.
__ADS_1
"Ini tas mu"kata pria tersebut memberikan tas itu kepada Salma.
Siapa kah pria itu, tunggu kelanjutan kisah nya di bab selanjut nya, jangan lupa like dan comment ya. Mohon maaf kalau banyak typo bertebaran karena saya masih pemula. Terimakasih