
Keesokan harinya, Adit, Karina, Kania, Raka, bu Aminah, dan pak Edi sarapan pagi. Karina menceritakan pada bu Aminah dan pak Edi kalau Adit semalam masuk angin.
"Ma, pa semalem mas Adit masuk angin"kata Karina.
"Benar begitu dit"tanya bu Aminah pada Adit sedang asyik makan.
"Iya ma, tapi udah enakan badan Adit"kata Adit.
"Syukurlah kalau begitu"kata bu Aminah.
"Tau gak ma, pa mas Adit semalem lucu banget"kata Karina.
"Gak usah di ceritain, aku malu"Kata adit.
"Memang nya kenapa dengan ayah bun"ucap Kania yang penasaran.
"Semalem aku kerok mas Adit, dia gak tahan ma, pa, lucu banget muka nya sampe hampir nangis gitu dia tadi malem"kata Karina yang membuat Adit merasa malu.
Semua yang berada di meja makan itu menjadi tertawa mendengar perkataan Karina.
"Haha ayah gak tahan di kerokin"ledek Kania.
"Abis sakit Kania, tapi bunda kamu masih aja maksa"kata Adit.
"Hehe Adit memang gak pernah di kerok paling kalau sakit minum obat aja , tapi kali ini hebat lo kamu Karina, dia mau lo di kerok sama kamu"kata bu Aminah.
"Ya ini juga terpaksa ma, tapi alhamdulillah lihat deh sekarang dia kembali sehat lagi"kata Karina.
"Iya deh iya istri ku memang hebat"kata Adit.
"Hore bunda hebat, bunda penolong ayah"kata Kania.
"Hari ini aku pulang larut, banyak yang harus dikerjakan"kata Adit.
"Kamu jangan lupa jaga kesehatan dit, jangan telat makan, mama gak mau lo kalau kamu masuk angin lagi"kata bu Aminah.
"Iya ma"jawab Adit.
Setelah semua sudah selesai makan, Kania dan Raka bersiap berangkat sekolah begitu juga Adit yang bersiap juga pergi bekerja. Tak lupa juga Karina memberikan kotak bekal untuknya.
"Ini mas , aku bawain bekal buat kamu, jangan lupa di makan"kata Karina.
"Makasih sayang, nanti aku makan, aku berangkat dulu ya"jawab Adit.
"Iya mas"kata Karina menyalami suami nya itu.
Kania dan Raka juga berpamitan kepada Karina.
"Bun, ayah, Kania sama kak Raka berangkat sekolah ya"kata Kania juga Raka sambil menyamalami Karina dan Adit.
"Iya sayang"kata Karina.
Sama hal nya dengan Tama juga berpamitan kepada Salma begitu juga dengan Zahra berpamitan pergi ke sekolah .
__ADS_1
"Sayang aku berangkat dulu"kata Tama.
"Iya mas hati-hati"kata Salma.
"Ma Zahra juga berangkat ya"kata Zahra.
"Iya belajar yang rajin"kata Salma.
Tama dan Zahra pun akhirnya berangkat, Salma menyungging kan senyumnya, dia mengambil handphone dari saku celananya dan mencoba menelepon Marko.
"Hei lagi apa"kata Salma.
"Gak ada, kenapa"tanya Marko.
"Gimana kalo kita ketemuan di caffe 69, disitu tempat nongkrong nya favorit aku loh"ajak Salma.
"Oh boleh-boleh"kata Marko setuju.
"Yaudah , sampai ketemu ya, bye"kata Salma
"Ok bye"kata Marko.
Salma terlihat antusias sekali ingin ketemu dengan Marko yang menurut nya dia sangat baik, tampan dan kaya raya, muncul dalam hati nya untuk menggaet hati Marko, dia berpikir tidak apa selagi tidak ketahuan oleh Tama.Dia akhirnya berangkat dengan memesan taksi online sendiri, sengaja tak ingin di antar pak bejo, agar tidak ketahuan kalau dia bertemu dengan Marko.
Sesampainya di caffe 69, Marko telah duduk di meja dan menunggu Salma, dengan wajah senang Salma menghampiri Marko.
"Udah lama ya nunggu"tanya Salma.
Salma kemudian duduk di samping Marko.
"Oh ya ada apa ya kamu ngajak aku ketemuan disini"kata Marko.
"Gapapa kok aku suntuk aja di rumah sendirian, mama sama papa sibuk kerja, aku ngerasa kesepian, emang kamu keberatan yah kalau aku ajak kesini"Kata Salma
"Gak kok aku gak keberatan malahan aku senang di ajak sama cewek cantik kayak Kamu"goda Marko pada Salma, yang membuat nya tersipu malu.
"Kamu bisa aja deh"jawab Salma merasa senang karena di puji oleh Marko.
Terlihat dari kejauhan dua orang wanita berjalan memasuki caffe, ternyata itu adalah temannya Salma, mereka melihat Salma berduaan dengan seorang pria.
"Eh itu kan Salma kan"ucap salah satu teman nya Salma itu.
"Iya benar itu Salma tapi cowok itu siapa ya"kata teman satu nya lagi yang penasaran.
"Dari pada kita penasaran, kita samperin aja mereka"
Mereka berdua akhirnya menghampiri Salma dan juga Marko.
"Hei Salma"sapa mereka kompak.
"Kalian"ucap Salma terkejut melihat mereka berdua.
"Siapa cowok ini Salma, kenalin kita jug dong"kata salah satu temannya itu.
__ADS_1
"Kita cuma teman kok, ya kan Marko"kata Salma.Mendengar ucapan Salma, Marko hanya mengganggukkan kepalanya.
"Oh Marko ya namanya bagus sesuai orang nya ganteng"
Marko hanya tersenyum melihat tingkah kedua temannya itu yang dia rasa sangat kecentilan sekali. Salma merasa mereka berdua mengganggu nya bersama Marko.
"Kalian ngapain disini, apa kalian buntutin aku"kata Salma.
"Selow dong Salma, kita gak buntutin kamu kok, kita gak sengaja ketemu kamu"kata temannya itu.
Tiba-tiba dering ponsel Marko berbunyi, ia pun mengangkatnya.
"Halo, oh iya, saya akan segera kesana"ucap Marko seraya mematikan ponsel nya.
"Kamu mau kemana"tanya Salma.
"Aduh maaf ya aku ada urusan mendadak"Kata Marko.
"Iya gapapa kok"jawab Salma.
"Ya nanti kalau ada waktu lagi kita bisa ketemu lagi"kata Marko.
"Iya hati-hati ya"ucap Salma.
Setelah Marko pergi, tinggalah Salma dan kedua temannya.
"Hei Salma, si Marko itu cowok kamu kan"kata teman nya.
"Udah di bilangin aku cuma temenan sama dia"jawab Salma.
"Temen apa temen"
"Huh udah deh pokoknya kalian gak boleh kepo sama hidupku dan satu lagi awas ya kalo kalian sampe ngomong ke mas Tama"kata Salma.
"Tenang aja, kita gak akan ngomong sama suami kamu, asal kamu traktir kita makan sepuasnya "
"Apa!! Kalian mau meras aku rupanya"ucap Salma yang mulai kesal.
"Pilih traktir atau kasih tau Tama ya"
Kali ini Salma kalah, ia terpaksa menaktir mereka.
"Yaudah, silahkan kalian pesan apa aja entar aku bayarin"ucap Salma.
"Nah gitu dong, makasih ya Salma"
***
Sementara itu di toko buku seorang pria sedang asyik memilih buku yang ingin ia beli, ia bingung mana yang akan di pilih,rupanya itulah Hanan. Setelah begitu lama memilih akhirnya pilihan nya jatuh pada buku novel yang bertajuk "Cinta Bertepuk Sebelah Tangan", tanpa berpikir panjang , ia ke kasir untuk membayar buku tersebut, namun pada saat hendak berjalan, ia menabrak seorang wanita.
"Bruk"semua buku berserakan dilantai , mereka sama-sama memunguti buku-buku itu, namun pada saat saling menatap ternyata wanita itu adalah ....
jangan lupa like dan comment ya, mohon maaf kalau masih banyak typo nya, sekian dari saya terimakasih 😊
__ADS_1