
"Eh mas Adit sudah pulang"kata Karina, dia langsung menaruh album foto itu ke dalam laci.
"Tunggu sebentar"kata Adit.
"Maaf mas aku tidak sengaja, tadi laci nya terbuka sedikit, jadi aku menutup nya tapi karena penasaran apa yang ada di dalam nya , jadi aku buka album foto ini "jelas Karina.
"Kamu jangan seenaknya itu bukan milik kamu"kesal Adit.
"Ya mas maaf , aku udah lancang"
"Maaf, maaf, sudah aku capek , aku mau tidur"ucap nya kesal, dia kemudian membaringkan tubuh nya di tempat tidur.
Begitu pun Karina dia juga bersiap untuk tidur.
***
Keesokan hari nya, Karina berniat ke toko buku dan mengajak Kania juga Raka, mereka berangkat dengan di antar pak Yono.
Sesampai nya di toko buku, Karina memilih buku yang ia cari, Kania dan Raka juga begitu mereka juga tertarik membeli buku. Karina menemukan buku yang ia cari.
"Ini dia"Dia mengambil buku itu, dan bertanya pada Kania juga Raka, apakah sudah ketemu buku yang mereka cari.Mereka mengangguk bersamaan.
"Yasudah, sini biar bunda yang bayar, kalian tunghu ya"ucap Karina, dia bergegas membayar buku-buku itu kepada Kasir, sesudah itu mereka memutuskan pulang, namun Kania menolak, tiba-tiba ia ingin sekali makan , kebetulan ada kedai bakso di samping toko buku tersebut.
"Kita makan bakso aja ya"ucap Karina.
"Iya bun"jawab nya.
Mereka memesan bakso dan minuman . Setelah sudah selesai makan, mereka memutuskan pulang. Namun seperti nya, Karina ketinggalan sesuatu, baru ia ingat buku nya dan buku milik Kania juga Raka tertinggal di meja kedai bakso tersebut, dia memutuskan untuk kembali ke kedai itu. Karina menyuruh Raka menjaga Kania, jangan menyebrang dulu sebelum dia kembali. Raka mengangguk.Namun ponsel milik Raka berdering, ada yang menelfon Raka, ia kemudian mengangkat telpon itu, menjauh sedikit dari Kania, karena jalanan ramai sehingga sulit mendengar panggilan telepon tersebut.Raka asyik mengobrol, sehingga ia lengah tidak memperhatikan Kania.Tampak pak Yono memarkirkan mobil nya di seberang sana, akhirnya karena menurut Kania , Karina sangat lama dan Raka asyik mengobrol dengan seseorang lewat ponsel nya, dia menyebrang sendiri, tiba-tiba ada sebuah mobil melaju dengan kencang sehingga menabrak Kania.
"Bruk"
Kania terjatuh di aspal dan pingsan. Raka terkejut, dia langsung mematikan ponsel nya, Kemudian berteriak meminta tolong.
Tampak semua orang mengerumuni Kania dan Raka. Karina kembali untuk menemui Kania dan Raka, tapi dilihat nya tidak ada. Dia melihat kerumunan orang, apakah yang sedang terjadi, gumam Karina. Dia masuk ke dalam kerumunan orang, di lihat nya Kania yang tergeletak pingsan dan Raka memangku nya sambil menangis, Karina , Raka dan Pak Yono, segera membawa Kania ke rumah sakit. Sementara orang yang menabrak Kania belum di temukan karena dia berhasil kabur.
__ADS_1
***
Di rumah sakit.
Karina menghubungi Adit bahwa Kania mengalami kecelakaan, Mendengar hal itu Adit langsung ke rumah sakit. Karina nampak berjalan mondar-mandir ,dia mengkhawatirkan gadis kecil nya, sampai menangis ia menyesal telah meninggal kan Kania, sehingga Kania jadi celaka.Raka juga merasa bersalah telah meninggal kan Kania tadi. Adit telah sampai, dia menghampiri Kania dan Raka.
"Bagaimana keadaan Kania"tanya Adit panik.
"Kania masih ada di dalam mas"jawab nya.
"Sebenar nya apa yang terjadi, kenapa Kania bisa di tabrak "tanya Adit lagi.
"Begini mas, kami tadi makan bakso di kedai, setelah makan kami memutuskan pulang, karena ada yang ketinggalan , aku menyuruh Raka menjaga Kania, mereka jangan menyeberang dulu, dan setelah aku kembali Kania sudah pingsan"jelas Karina.
"Kamu memang tidak becus menjaga Kania, kalau terjadi apa-apa bagaimana? Kamu mau tanggung jawab, ini menyangkut nyawa , tai kamu"Adit jadi marah setelah mendengar penjelasan Karina.
"Maaf kan aku mas, aku sudah ceroboh"ucap nya sambil menangis"
Adit tak bergeming pikiran nya kacau, mengkhawatirkan nasib anak nya. Lalu Raka membela Karina dan mengaku bahwa dia yang salah telah meninggalkan Kania sendirian. Emosi Adit semakin memuncak, dia sangat marah dengan Raka dan ingin menampar Raka, namun di tangkis oleh karina.
"Argggh"teriak Adit , semakin kacau.
"Maaf kan kami mas"kata Karina.Namun Adit tak bergeming, tiba-tiba dokter keluar.
"Bagaimana keadaan anak saya dok"tanya Adit.
"Anak bapak tidak apa-apa, hanya luka memar di bagian kening dan juga kaki"jelas dokter.
"Syukurlah Ya Allah"Adit menghela nafas lega mendengar penjelasan dokter tersebut mengenai keadaan anak nya itu.
Karina dan Raka bersyukur Kania tidak apa-apa.
"Pak bolehkah saya menemui anak saya,sekarang"tanya Adit.
"Silahkan pak tapi sebaiknya satu orang saja boleh masuk secara bergantian, kalau begitu saya permisi"ucap dokter yang berlalu pergi.
__ADS_1
Adit kemudian masuk ke dalam ruangan tempat Kania di rawat, terlihat gadis kecil itu masih belum sadar, dia menggenggam tangan anak nya itu sambil menciumi nya. Adit merasa jadi ayah yang gagal bagi Kania, karena tidak bisa melindungi anak nya, tak lama kemudian Kania sadar dan membukakan mata nya.
"Aku ada dimana"tanya Kania.
"Syukur lah sayang kamu sudah sadar, kamu ada di rumah sakit"kata Adit
"Rumah sakit"jawab Kania bingung.
"Kania tadi di tabrak mobil"kata Adit menjelaskan Kania yang tidak ingat bahwa dia di tabrak oleh sebuah mobil.
"Mana bunda dan kak Raka"rengek Kania mencari keberadaan mereka.
"Sudah kamu jangan mengkhawatirkan mereka ya gara-gara mereka kamu jadi,celaka begini"ucap Adit.
"Enggak ya ini bukan kesalahan bunda dan,kak Raka ini semua salah Kania jawab Kania membela Karina dan Raka.
Adit mengalah, dia tahu bahwa Kania sangat sayang dengan Karina, dia memutuskan memanggil Karina untuk masuk ke dalam.
"Sayang, alhamdulillah kamu sadar, maaf kan bunda ya sayang"kata Karina sambil menangis.
Kania menyeka air mata Karina.
"Bunda, ini bukan kesalahan bunda, ini kesalahan Kania sendiri"jawab nya sambil tersenyum.
"Yasudah yang terpenting kamu tidak apa-apa sayang"kata Karina sambil memeluk gadis kecil nya kecil nya itu.
"Kak Raka mana bun"tanya Kania.
"Dia ada di luar bersama ayah"jelas Karina.
***
Sementara di luar ruangan Kania di rawat, Adit memikirkan siapa yang tega menabrak anak nya itu, dia harus mencari tahu keberadaan orang itu.
"Aku akan mencari orang yang sudah menabrak Kania, dan aku pastikan aku akan memberi nya pelajaran, berani nya dia membuat anak ku celaka"ucap Adit mengepalkan tangan nya.
__ADS_1