Terpaksa Menikahi Mafia 2

Terpaksa Menikahi Mafia 2
MUSIM 2 part 15 : Ngidam


__ADS_3

Tengah malam Andrea membangunkan Sean, Sean adalah suami yang cekatan sekali dibangunkan ia langsung bangun dari tidurnya. Sean mengambangkan senyumnya dengan mata yang masih mengantuk.


“kenapa sayang?” tanya Sean serak khas orang baru bangun tidur. Andrea menatap Sean dengan tatapan mata kucing, berbinar.


“aku mau sate padang” ujar Andrea membuat Sean langsung bangun dari tidurnya dan mengambil kaosnya.


“kamu tunggu sebentar ya, aku cariin dulu sate padangnya” ujar Sean membuat Andrea menganggukan kepalanya.


“tapi sudah malam” cicit Andrea pelan membuat Sean mengembangkan senyumnya sambil mengelus wajah mengantuk Andrea.


“tidak apa sayang, satu dunia aku kelilingin demi kamu dan calon anak kita” jawab Sean mengambil kunci mobilnya. Andrea merasa bersalah karena membiarkan Sean pergi untuk mencari sate padang pesanannya pukul 2 pagi ini, namun Andrea tidak ada pilihan lain karena Andrea tiba-tiba saja menginginkan sate padang.


Sean menyelusuri jalanan raya mencari sate padang keinginan Andrea, inilah yang Sean harapkan Andrea meminta sesuatu padanya seperti ini. walaupun tengah malam begini Sean rela mencari sate padang hanya untuk Andrea.


Sean sudah membaca banyak buku tentang kehamilan, tentang awal mual, pusing serta mengidam. Sean merasa harus mengetahui itu semua untuk membantu Andrea, istrinya yang sedang mengandung.

__ADS_1


Sean sudah tidak tahu dimana dia sekarang, ia hanya melajukan mobil nya saja mencari sate padang yang masih buka. Sean menghela nafas lega karena melihat ada kedai yang bertulisan sate padang’ Sean segera memarkirkan mobilnya lalu memesan sate padang satu bungkus.


Setelah menunggu sekitar 10 menit dan selesai membayar Sean langsung pulang, untuk memberikan sate padang pada bumil yang sedang mengidam.


Sean tersenyum dan meletakan sate padang diatas meja, istrinya sudah kembali tidur nyenyakk ternyata. Sean tidak menyesal karena telah membelikan Andrea sate padang dan ketika pulang mendapati Andrea sudah kembali tidur. Sean pergi kedapur meletakan sate padang kedalam kulkas mana tahu nanti Andrea kembali terbangun dan kembali menginginkan sate padang.


Sean membenarkan letak selimut Andrea lalu tidur disebelah Andrea dan memeluk istrinya dengan erat, Sean juga kembali kealam mimpinya bersama Andrea.


Paginya Andrea menangis segugukan membuat Sean yang masih terlelap langsung membuka matanya, telinga Sean terlalu peka mendengar tangisan istrinya. Sean langsung memeluk Andrea walaupun ia tidak tahu kenapa Andrea menangis.


“aku jahat! Hiks” jawab Andrea masih menangis membuat Sean menggelengkan kepalanya.


“kamu tidak jahat sayang” ujar Sean membuat Andrea menarik ingusnya dalam-dalam detik kemudian ia mengambil kaos Sean dan menumpahkan ingusnya disana.


“semalam aku ketiduran, padahal kamu sudah membelikan aku sate padang” ujar Andrea lagi membuat Sean sedikit terkekeh lalu mengelus sayang kepala Andrea.

__ADS_1


“aku suka wangi rambutmu sayang” ujar Sean melenceng dari topik


“pakai saja sampoku”


“beda sayang, wangi rambutmu lebih menggoda” ujar Sean membuat Andrea merona disela tangisnya.


“maafkan aku!”


“iya sayang,”


“aku benar-benar minta maaf”


“iya sayang, iya”


AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN DENGAN MENABUR POIN KERCERITAKU. CERITA KU MASUK RETING TERUS AKU BAKAL SEMANGAT UP. JANGAN PAKAI KOIN PAKE POIN AJA KARENA BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS! LIKE N KOMEN YANG MEMBANGUN JUGA PERLU!.

__ADS_1


To be continue,


__ADS_2