
Sean dan Andrea sedang menonton berita sekarang, Andrea tiduran dengan paha Sean sebagai bantal. Berita yang dimaksud adalah berita politik yang tidak Andrea mengerti dan tidak mau mengerti. Andrea ingin mengganti chanel tv tapi remot dipegang oleh Sean.
Andrea menjadi bosan sendiri sekarang, ia menatap Sean yang serius dengan tontonannya. Andrea mengambil alih remot tv dari tangan Sean dan membuka homeshoping.
Menyesal sudah Andrea karena membuka chanel yang menanyangkan homeshoping itu, lihatlah wanita yang sedang mempromosikan produk itu. Berpakaian sexy sekali, Andrea mendongak lalu menatap Sean yang juga sedang menonton acara homeshoping.
Andrea menatap Sean kesal lalu mematikan televisi membuat Sean menatap Andrea sambil mengerutkan keningnya.
“kenapa dimatikan sayang?” tanya Sean membuat bibir Andrea cemberut lalu membenarkan posisinya menjadi duduk disebelah Sean.
“kenapa?” tanya Andrea balik membuat Sean menganggukan kepalanya polos.
“kamu itu benar-benar ya! Masa iya tidak tahu kenapa aku mematikan tv”
“itulah yang membuat aku bingung sayang, kenapa kamu mematikan tv bukannya kamu senang belanja-belanja?” tanya Sean membuat Andrea bangkit dari duduknya dan menatap Sean tajam.
__ADS_1
“wanita tadi cantik tidak? Sexy?”tanya Andrea membuat Sean mengerutkan keningnya namun sekarang ia mengerti istrinya tampaknya sedang dalam mode cemburu dengan wanita homeshoping.
“tidak sayang!” jawab Sean cepat sambil tersenyum cerah pada Andrea, bukannya tersenyum Andrea malah tambah kesal.
“bohong! Kamu bohong!”
“tidak sayang, aku benar”
“aku tidak mau tahu, pokoknya kamu tidur diluar!” ujar Andrea berjalan menuju kamar sambil menghentak-hentakan kakinya kesal. Sedangkan Sean yang ditinggalkan melongo, apa lagi salahnya? sean mengatakan yang sebenarnya, Sean bangkit dari duduknya lalu mengetuk pintu kamar.
“sayang..”
Sean langsung kicep sendiri lalu berjalan menuju sofa dan menidurkan dirinya disana, tidak lupa Sean juga mengambil buku panduan ibu hamil. Sean tiduran sambil membaca buku panduan bumil, detik kemudian Sean tersenyum. Konyol namun itulah kenyataannya, Sean sedang menertawakan dirinya sendiri karena tidak mengerti Andrea. mood ibu hamil bisa berubah-ubah dan tidak bisa ditebak sama sekali. Dan Sean memaklumi itu, baginya tadi itu Andrea lebih dari menggemaskan.
Tanpa sadar Sean sudah tertidur disofa sambil memeluk buku panduan bumil. Sebenarnya Sean bisa saja tidue dikamar yang lainnya karena kamar dirumah ini sangat banyak tapi Sean memilih untuk tidur disofa selain dekat dari kamar Sean juga bisa mengawasi Andrea dari luar.
__ADS_1
Andrea tidak bisa tidur sama sekali karena ia kehilangan kehangatannya, Andrea bangkit dari tidurnya lalu keluar mengecek Sean.
Andrea hampir menangis salah Andrea sudah mengangis, namun dengan cepat Andrea menghapus air matanya lalu menghampiri Sean.
Moodnya benar-benar suka berubah-rubah dan tidak bisa ditebak, bahkan Andrea tidak bisa menebak moodnya sendiri.
Andrea duduk disamping Sean membuat Sean langsung membuka matanya,
“sayang? Belum tidur?” tanya Sean membuat Andrea menggelengkan kepalanya lalu tidur disamping Sean.
“sempit sayang, pindah ya?” lagi-lagi Andrea menggelengkan kepalanya,
“mau tidur disini saja”
“baiklah sayang” ujar Sean membawa Andrea kedalam pelukannya lalu mereka sama-sama pergi kealam mimpi. Sean maupun Andrea Benar-benar menemukan kehangatan sekarang.
__ADS_1
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN DENGAN MENABUR POIN KERCERITAKU. CERITA KU MASUK RETING TERUS AKU BAKAL SEMANGAT UP. JANGAN PAKAI KOIN PAKE POIN AJA KARENA BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS! LIKE N KOMEN YANG MEMBANGUN JUGA PERLU!
To be continue,