Terpaksa Menikahi Mafia 2

Terpaksa Menikahi Mafia 2
MUSIM 2 Part 23 : Daster dan lisptik


__ADS_3

Malam ini Lyin dan Dave main kerumah Sean dan Andrea, biasa karena Dave dan Sean mempunyai pekerjaan dan Lyin tidak mau ditinggal dirumah sendirian.


Andrea menonton televisinya dengan malas lalu ia menoleh pada Dave yang sedang memeluk Lyin posesif. Dan ada ide yang sangat cermelang dikepala cantik Andrea sekarang.


“sayang” panggil Andrea mendongak pada Sean


“apa sayang?”


“Sepertinya aku mengidam” jawab Andrea sambil mengedip-ngedipkan matanya lucu didepan Sean membuat senyum Sean merekah gemas melihat istrinya sekarang.


“katakan kamu mau makan apa sayang?”


“bukan makanan”


“lalu? Minuman? Buah?” tanya Sean membuat Andrea menggelengkan kepalanya. Sean mengerutkan kening mulus tanpa jerawatnya.


“sepertinya...” ujar Andrea terpotong sambil menatap Dave, Dave yang ditatap Andrea langsung menggelengkan kepalanya.


“aku tidak mau melakukan hal yang aneh-aneh ya!” ujar Dave memperingati, Andrea cemberut ia belum mengatakan apa-apa tapi Dave sudah memperingatinya.


“jangan hiraukan Dave sayang, katakan kamu mengidam apa?”

__ADS_1


“maunya Dave pakai daster trus pakai lipstik gitu pasti lucu, tapi Dave ga mau” jawab Andrea yang matanya sekarang sudah hampir menangis.


“KAU! SANA PAKAI DASTER DAN PAKAI LIPSTIK!” teriak Sean ketika melihat Andrea yang sudah hampir menangis.


“tapi bos....”


“tidak ada tapi-tapian, kau mau anakku nanti ileran!”


Dave menghela nafas kasar, inilah kenapa ia sudah merasa aneh ketika Andrea menatap nya tadi. Ada salah apa Dave dengan calon anaknya bosnya itu sehingga ia selalu mendapatkan nasib seperti ini.


“kalau tidak ikhlas tidak usah!” ujar Andrea lagi-lagi membuat Dave frustasi


“sayang...” ujar Dave pada Lyin namun Lyin hanya menganggukan kepalanya, ia juga tidak mau punya keponakan ileran seperti yang kakaknya katakan.


Dengan langkah malas Dave pergi keruangan yang tadi Andrea tunjuk untuk mengganti pakaianya menggunakan daster yang disiapkan oleh Andrea.


Sekitar 10 menitan Dave menganti pakaiannya menjadi daster dan sudah memakai lipstik merah merona yang disiapkan Andrea. Dave dengan ragu membuka pintu, Dave menghela nafas kasar berkali-kali lalu mengelus dadanya. Sabar, orang sabar disayang Tuhan.


Gelak tawa pecah ketika Dave keluar dari ruang ganti menggunkan daster, lihatlah badan kekar Dave yang sangat lucu dengan daster yang sama sekali tidak pas dibadan Dave.


“sebentar” ujar Andrea membuat tawa Lyin yang paling kencang langsung terhenti

__ADS_1


“kenapa kak?” tanya Lyin tapi tidak dijawab oleh Andrea, ia masuk kedalam kamar dan kembali dengan lipstik ditangannya.


“bibirnya belum merah” ujar Andrea membuat Dave menggelengkan kepalanya,


“kemari lah, ais manja sekali” ujar Andrea lagi sambil menghampiri Dave yang tidak mau menghampirinya. Dengan santainya Andrea memakaikan lipstik ke bibir Dave.


“sayang, kamu tidak melakukan apa-apa setelah melihat pengeniayaan ini?!” tanya Dave membuat Lyin menggelengkan kepalanya.


“kapan lagi melihatmu seperti ini, haha” Lyin tertawa jahat.


“kamu jahat sekali sayang!”


Andrea puas dengan membuat bibir Dave yang bertambah merah, lebih tepat nya lipstik yang Andrea pasangkan bercelemotan kemana-mana. Andrea memang ratu tega dan mempunyai cara untuk membuatnya melakukan ini semua. Sebenarnya siapa ayah nya, dirinya atau Sean?


“goyang mama muda dong!” teriak Lyin yang tidak berhenti tertawa.


Dave hanya bisa menerima semuanya dengan lapang dada, melihat Lyin tertawa puas membuatnya ikut tertawa. Katakan lah Dave bucin, asal Lyin bisa tertawa seperti itu sudah membuat Dave senang.


“sudah puas!” teriak Dave membuat Andrea menganggukan kepalanya sambil menahan tawanya.


AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN DENGAN MENABUR POIN KERCERITAKU. CERITA KU MASUK RETING TERUS AKU BAKAL SEMANGAT UP. JANGAN PAKAI KOIN PAKE POIN AJA KARENA BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS! LIKE N KOMEN YANG MEMBANGUN JUGA PERLU!

__ADS_1


To be continue,


__ADS_2