Terpaksa Menikahi Mafia 2

Terpaksa Menikahi Mafia 2
MUSIM 2 Part 34 : Menunda (Dave&Lyin)


__ADS_3

Dave mencium kening Lyin, istrinya ini kelihatan sangat kelelahan karena aktivitas malam yang mengenakan. Lyin memeluk dada bidang Dave dan langsung memejamkan kedua matanya. Dave membelai rambut Lyin sayang.


Dave dan Lyin sengaja menunda kehamilan karena Lyin masih kuliah, Dave ingin Lyin fokus pada pendidikan nya terlebih dahulu. Kenapa tidak cuti kuliah? Karena kalau cuti nantinya anak mereka yang akan kurang perhatian, ah bukan nya Lyin dan Dave nanti tidak akan memperhatikan anak mereka karena urusan pendidikan dan pekerjaan. Hanya saja selesaikan satu persatu, nanti jika sudah sarjana baru anak menyusul. Dan Lyin menyetujuinya, sebenarnya Lyin sangat ingin memiliki anak seperti kakak iparnya, tapi ia kembali berpikir dan mengambil keputusan.


Pagi hari nya, Dave bangun lebih dulu dibandingkan Lyin. Setelah membasuh wajah, Dave langsung kedapur untuk membuat sarapan. Lyin? Isrtinya itu tidak mengerti apa-apa perihal dapur, bukannya memasak Lyin akan menghancurkan dapur.


Lyin merabah sebelahnya dan tidak menemukan Dave disebelahnya, tanpa membasuh wajah Lyin langsung kedapur dan benar saja Lyin mendapati Dave sekarang sedang memasak sarapan untuk mereka.


Lyin berhenti tidak jauh dari dapur memperhatikan suaminya memasak sarapan, ah Lyin merasa bersalah karena tidak memasak sarapan untuk suaminya. Bagaimana tidak, Lyin sama sekali tidak bisa memasak. Sekali memasak dapur menjadi hancur dan rasanya sangat luar biasa tidak enak. Tapi, Lyin tetap akan terus belajar untuk bisa memasak agar bisa memasak untuk suami tercintanya.


“sudah bangun sayang?” tanya Dave yang sadar Lyin sedang memperhatikannya sedang memasak. Lyin tersenyum dan menganggukan kepalanya lalu berjalan kearah Dave.


Lyin memeluk Dave dari belakang, Dave tersenyum membiarkan Lyin memeluknya.

__ADS_1


“maaf, karena sampai sekarang Lyin masih belum bisa masak” ujar Lyin pelan membuat Dave mengelus sebentar tangan Lyin lalu fokus pada masakan nya.


“kenapa harus meminta maaf sayang” ujar Dave lembut membuat Lyin cemberut lucu, sayang sekali Dave tidak melihatnya.


“aku belum bisa masak, kan seharusnya istri yang memasak untuk suaminya ini malah kebalikannya” ujar Lyin lagi tapi lirih tapi masih bisa didengar oleh Dave.


“tidak bisa memasak bukan masalah cintaku”


“tapi tetap saja, istri itu harus......”


“sttt, bisa diam tidak. Kamu istri aku, mau kamu bisa masak atau tidak aku tidak apa-apa karena apa? Karena kamu istri ku bukan chef atau koki” jawab Dave sambil menoel hidung Lyin sayang. (edisi reydinda, haha)#bagi yang paham aja, kekeke.


Lyin tersenyum lalu memeluk Dave, beruntungnya ia mendapatkan suami seperti Dave ini.

__ADS_1


“terima kasih sayang”


“tidak ada terima kasih sayang, sekarang ayo kita sarapan” ujar Dave membuat Lyin menganggukan kepalanya.


Masakan Dave tidak pernah mengecewakan, sama seperti masakan kakaknya ah tidak masakan suaminya lebih enak dari pada Sean kakak nya.


“oh iya kak, nanti aku pulangnya agak sore. Mau keperpus dulu cari bahan untuk tugas” ujar Lyin membuat Dave menganggukan kepalanya.


“nanti kalau pulang, telpon ya. Nanti aku jemput”


“oke kak”


AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN DENGAN MENABUR POIN KERCERITAKU. CERITA KU MASUK RETING TERUS AKU BAKAL SEMANGAT UP. JANGAN PAKAI KOIN PAKE POIN AJA KARENA BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS! LIKE N KOMEN YANG MEMBANGUN JUGA

__ADS_1


To be continue,​


__ADS_2