Terpaksa Menikahi Mafia 2

Terpaksa Menikahi Mafia 2
MUSIM 2 Part 27 : Jangan Mandi


__ADS_3

Hari ini Sean libur Ia dan Andrea menghabiskan waktu untuk olahraga. Ah salah, lebih tepatnya Sean yang berolahraga sedangkan Andrea hanya melihat Sean saja. Lihatlah, betapa tampannya suaminya itu walaupun sedang dibanjiri oleh keringat. Tingkat ketampanan Sean bertambah menjadi 5 kali lipat ketika sedang berolahraga seperti ini.


Sean mengembangkan senyumnya lalu menyudahi olahraganya dan menghampiri. Andrea memberikan minum pada Sean lalu mengelap keringat Sean.


“so hot, sexy” ujar Andrea membuat Sean terkekeh mendengar bisikan Andrea ditelinga kirinya.


“hot and sexy this is your husband honey” jawab Sean membuat Andrea langsung memeluk Sean erat dari belakang. Andrea melingkarkan kedua tangannya kepinggang Sean dan menempelkan pipinya ke bahu belakang Sean.


“sayang, aku keringatan, bau” ujar Sean namun membuat Andrea menggelengkan kepalanya dan tetap memeluk Sean erat Andrea bahkan menghirup dalam-dalam aroma keringat Sean yang menurutnya sangat wangi.


“wangi, aku suka” ujar Andrea membuat Sean tersenyum sambil geleng-geleng kepala,


Andrea benar-benar tidak membiarkan Sean mandi karena Andrea tidak mau wangi Sean hilang, jadilah Sean hanya menganggti kaos nya saja. Walaupun badan Sean lengket karena keringat tapi Sean menuruti Andrea karena istrinya suka dengan aroma tubuhnya.


Lihatlah sekarang Andrea memeluk Sean sangat posesif walaupun sekarang Sean sedang memasak untuk Andrea.


“mau sarapan apa sayang?” tanya Sean membuat Andrea menatap Sean dari samping.


“nasi goreng dengan telor ceplok” jawab Andrea tanpa pikir panjang membuat Sean menganggukan kepalanya.


“siap laksanakan bu bos” ujar Sean sambil terkekeh, Andrea merubah posisinya jadi disebelah Sean dan memperhatikan Sean yang sekarang sedang memasak nasi goreng untuknya. Jangan lupakan Andrea yang memeluk lengan kanan Sean karena Sean kidal.


Sean sama sekali tidak merasa terganggu dengan Andrea yang memeluknya, malah Sean sangat senang sekarang karena Andrea memintanya membuatkan sarapan dan memeluknya.


Bagi Sean tidak ada yang lebih indah dari pada adegan sekarang, adegan romantis didalam televisi kalah dengan dirinya yang sekarang.


“jangan pakai bawang putih” ujar Andrea ketika Sean ingin memotong bawang putih. Sean menatap Andrea sambil mengerutkan keningnya.


“aku mual”


“baiklah sayang” jawab Sean kemudian lalu menggeserkan bawang putih lalu mulai mengeris bawang merah.


Tidak butuh waktu lama Sean sudah menyelesaikan membuat nasi goreng untuk Andrea istri tersayangnya.

__ADS_1


Andrea duduk manis sambil menunggu Sean menyiapkan sarapan untuk mereka, Sean tersenyum melihat istrinya yang begitu antusias dengan masakannya


“silahkan dimakan sarapannya nyonya” ujar Sean membuat Andrea tertawa pelan


“terima kasih” jawab Andrea lalu melahap nasi gorengnya.


“waw, fantastic sayang. Nasi gorengmu enak sekali, ini adalah nasi goreng terenak yang pernah aku makan” ujar Andrea membuat Sean terkekeh pelan lalu menjalurkan tangannya untuk mengelap sudut bibir Andrea yang berlepotan.


“manis sekali” ujar Sean memakan sebutir nasi goreng yang tadinya berada disudut bibir Andrea.


“mulut itu memang sangat manis” jawab Andrea sambil menunjuk Sean dengan sendoknya.


“mulut ini memang manis sayang, apa lagi ini” ujar Sean menunjuk bibirnya sambil tersenyum menggoda.


“wah, aku tergoda sayang. Bagaimana ini” ujar Andrea menghampiri Sean dan meninggalkan nasi gorengnya yang masih setengah.


Andrea mencium bibir Sean membuat Sean meletakan Andrea keatas pangkuannya. Sean membalas ciuman Andrea dengan lembut, Andrea memeluk leher Sean mesrah.


“benar-benar manis”ujar Andrea mengelap sudut bibir Sean lalu tersenyum. Sean ikut tersenyum lalu mencium berkali-kali bibir Andrea karena gemas. Andrea hanya terkikih menyukai ciuman bertubi-tubi yang diberikan Sean.


*


Sudah siang Sean masih belum mandi, sekarang ia sedang menemani Andrea tidur siang. Andrea masih belum mengizinkan Sean untuk mandi karena aroma tubuh Sean sangat wangi dan menggoda, sangat menggoda dan Andrea sangat suka itu.


Sean mencium pelipis Andrea lalu ikut memejamkan matanya ikut tidur siang dengan istri tercintanya. Andrea membuka matanya ketika Andrea mendengar deguran halus milik Sean yang artinya Sean sudah tertidur dengan nyenyak sekarang.


Andrea memegang wajah tampan Sean yang sekarang sedang tertidur, betapa beruntungnya Andrea mendapatkan Sean sebagai suaminya. Lihatnya, walaupun badan Sean gerah dan lengket tapi Sean tetap saja menuruti tingkah anehnya. Bahkan jika nanti Andrea dilahirkan kembali maka Andrea dengan senang hati untuk menjadi istri Sean lagi.


Andrea menghirup nafas pelan lalu mencium bibir Sean dan memeluk erat-erat Sean dan kembali memejamkan mata.


Sean membuka matanya terlebih dahulu ia menatap Andrea yang masih tertidur pulas, Sean tersenyum lalu menyingkirkan anak-anak rambut yang menganggu pemandangannya untuk melihat wajahh cantik istrinya.


“sudah bangun?” tanya Andrea dengan suara serak khas orang baru bangun tidur, Sean menganggukan kepalanya.

__ADS_1


“mau mandi bersama?” tanya Andrea yang langsung diangguki kepala oleh Sean tanpa berpikir sedikitpun.


“mau sayang” jawab Sean membuat Andrea terkekeh.


“gendong tapi,” ujar Andrea sambil merentangkan kedua tangannya membuat Sean mengangguk mengerti lalu menggendong Andrea menuju kamar mandi.


So, kalian tahu lah apa yang terjadi diantar keduanya. Haha.


Sean dan Andrea kurang lebih menghabiskan waktu satu setengah jam didalam kamar mandi, tangan Andrea sampai keriput semua.


Andrea menidurkan dirinya diatas kasur setelah mandi dan memakai selimutnya, dingin. Sean yang melihat itu langsung mengangkat badan Andrea tanpa melepaskan selimut yang melilit dibadan istrinya lalu mendudukan Andrea dikursi rias.


Sean menghidupkan penghangat ruangan lalu mulai mengeringkan rambut Andrea dengan telaten, percayalah hanya Andrea saja yang diperlakukan begini dan percayalah Andrea adalah satu-satunya orang yang Sean keringkan rambutnya.


“rambutmu harus segera dikeringkan sayang kalau tidak bisa flu” ujar Sean membuat Andrea mengangguk-anggukan kepalanya lucu membuat Sean tersenyum jadinya. Istrinya ini menggemaskan sekali.


Hanya butuh waktu 10 menit untuk Sean benar-benar mengeringkan rambut Sean, Andrea berdiri dari duduknya lalu menyuruh Sean untuk duduk ditempat Andrea tadi.


“kamu juga rambutnya harus dikeringkan, nanti flu” ujar Andrea mulai gantian mengeringkan rumbut Sean, Sean memejamkan kedua matanya menikmati Andrea yang sekarang sedang mengeringkan rambutnya.


Mengeringkan rambut Sean lebih cepat dari pada dugaan Andrea, Andrea mengambil bodylationya lalu memasangkanya ditangan dan kaki Sean lalu kemudian mengoleskannya dibadanya.


“biar samaan” ujar Andrea membuat Sean menganggukan kepalanya,


“iya”


“manis sekali suaminya Dhea” ujar Andrea memegang kedua pipi Sean lalu mencium bibir Sean yang mencerut karenanya.


“aku mencintaimu”


AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN DENGAN MENABUR POIN KERCERITAKU. CERITA KU MASUK RETING TERUS AKU BAKAL SEMANGAT UP. JANGAN PAKAI KOIN PAKE POIN AJA KARENA BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS! LIKE N KOMEN YANG MEMBANGUN JUGA PERLU!


To be continue,

__ADS_1


__ADS_2