Terpaksa Menikahi Mafia 2

Terpaksa Menikahi Mafia 2
MUSIM 2 Part 37 : Liburan mendadak


__ADS_3

Pesta pembukaan Hotel and Resort di Sumatra berjalan dengan meriah, Andrea dan Sean juga memakai baju couple yang berkelas. Jelas saja berkelas, Andrea adalah Disainer dan pemilik butik yang sudah membuka cabang. Jadi wajar saja jika pakaian yang digunakan Sean dan Andrea sangat berkelas, Andrea membuat rancangannya sendiri. Bukan dadakan, Andrea sudah mengira akan ada acara seperti ini untuk kedepannya maka wajar jika Andrea sudah menyiapkannya.


Andrea tidak lepas dari Sean, bukan karena Andrea tidak mau lepas dari Sean tapi Sean yang tidak mau melepas Andrea sendiri. Andrea bahkan dikenalkan dengan kolega-kolega Sean, yang sebenarnya Andrea sangat malas.


“kenapa? Sepatumu tidak nyaman sayang?” tanya Sean ketika Andrea melihat flatshoes yang ia kenakan. Iya, Sean melarangnya menggunakan highheels dan membelikannya sepatu. Sebenarnya tidak cocok sekali dengan acara dan pakaiannya tapi Andrea bisa apa ini juga untuk keamanannya.


“tidak apa-apa sayang, ini sangat nyaman” jawab Andrea tersenyum cerah pada Sean.


Andrea menatap luar jendala yang menampakan indahnya langit malam, sangat indah membuat Andrea ingin sedikit lebih lama untuk tinggal.


“kau suka sayang?” tanya Sean membuat Andrea tersenyum dan langsung menganggukan kepalanya.


“suka sekali”


“maka, kita akan tinggal untuk sementara” ujar Sean membuat Andrea menatap Sean dengan berbinar.


“benarkah?”

__ADS_1


“benar sekali sayang, kita akan liburan disini. Katanya disini pantainya bagus, kau suka sunset bukan? Kita bisa melihat nya besok” jawab Sean membuat Andrea langsung memeluk Sean.


“terima kasih”


“sama-sama sayang”


“aku mencintaimu”


“aku lebih mencintaimu”


Acara berlangsung dengan meriah dan megah membuat siapapun pasti ingin menginap dihotel Sean, tentu saja.


Sekarang semua pasangan ada ditengah untuk melakukan dansa, Sean dan Andrea berdansa ditengah-tengah diikuti yang lainnya. Ini adalah acara puncak, Dansa.


Sean mengelus perut Andrea yang sekarang sudah mulai membuncit,


“anak kita bergerak sayang” ujar Sean pelan dan tersenyum pada Andrea, Andrea tentu saja ikut tersenyum bahagia.

__ADS_1


“sepertinya, anak kita akan menjadi anak yang cerdas sayang. Anak kita bisa mengenal ayahnya ketika sedang disentuh” ujar Sean memeluk Andrea.


“tentu saja anak kita akan cerdas sayang. Ayahnya dirimu” jawab Andrea membuat Sean tersenyum


“kamu benar sekali sayang, sehat selalu disini nak. Ayah dan ibu menantikanmu” ujar Sean menunduk sedikit dan mencium perut Andrea. membuat mereka menjadi pusat perhatian, benar-benar membuat iri.


Pesta pembukan hotel dan resort sudah selesai membuat Andrea dan Sean langsung mandi dan istirahat, Andrea tampak kelelahan. Bukannya lemah, semenjak hamil Andrea membutuhkan istirahat yang cukup untuk kesehatannya dan calon anak mereka.


“selamat malam sayang” ujar Sean lembut dan mencium kening Andrea sayang.


“selamat malam sayang”


Sean membawa Andrea kedalam pelukannya, mereka tidur dalam posisi berpelukan dan pergi kealam mimpi.


AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN DENGAN MENABUR POIN KERCERITAKU. CERITA KU MASUK RETING TERUS AKU BAKAL SEMANGAT UP. JANGAN PAKAI KOIN PAKE POIN AJA KARENA BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS! LIKE N KOMEN YANG MEMBANGUN JUGA


To be continue,

__ADS_1


__ADS_2