
Sepulang dari kantor , aku menyimpan barang-barang yang ku bawa dari kantor.
" Serasa gimana gitu , aku bekerja dikantor itu udah hampir 3 tahun. Gak pernah terbesit dipikiranku , aku bakalan keluar dari sana hanya karna masalah cinta aja..Hemmm... " Gumamku sambil membereskan barang.
Setelah itu , merebahkan tubuh ini ke kasur. Sambil memikirkan besok aku harus cari kerja kemana.
" Sekarang aku cari kerja aja , dari pada dikosan mulu. Sambil nyari makan juga buat malem. " Gumamku yang langsung terbangun dan bersiap-siap keluar lagi.
Aku pun pergi keluar kosan , dengan membawa beberapa amplop lamaran. Aku turun ke lantai bawah , dan bergegas keluar halaman kosan.
Berjalan beberapa menit , aku menunggu angkot.
Setelah lama menunggu angkot , akhirnya ada angkot kosong yang lewat.
Angkot itu berhenti , dan aku masuk kedalamnya. Di dalam angkot tersebut , ada laki-laki berpakaian rapih dan juga membawa amplop coklat yang sama.
" Hayy , kamu mau cari kerja juga.? " Tanya laki-laki itu padaku.
" Iyah. " Jawabku.
" Hm , sama aku juga. Mau bareng soalnya aku mau ngelamar dicaffe baru yang berada di dalam mall. Katanya sih caffe baru , lagi butuh beberapa karyawan. " Lanjutnya.
" Hmm , tapi ini beneran kan. gak bohong kamu. ? " Jawabku yang penasaran.
" Beneran. Oiya , namaku Radit. " Ucapnya dengan mengulurkan tangannya.
" Aku Nazwa , boleh deh aku ikut kamu ya. " Jawabku dengan menjabat tangannya.
Aku dan Radit berhenti di depan Mall besar yang berada ditengah kota jakarta.
Kami berdua masuk bersamaan , aku mengikuti Radit mencari tempat yang dia maksud.
" Dimana sih tempatnya , kok dari tadi malah muter-muter. " Tanyaku padanya.
" Tunggu sebentar lagi juga pasti ketemu , aku lupa lagi dimana tempat nya. " Jawabnya dengan menggaruk-garuk kepala yang tak gatal.
" Dasar kamu.. !!! " jawabku.
Setelah berputar-putar mall , naik turun eskalator. Akhirnya tempat yang kita cari ada di lantai 3. Aku dan Radit bergegas menghampiri caffe tersebut dan masuk kedalam caffe.
Saat di dalam caffe Radit menghampiri seseorang yang berada dikasir.
" Maaf mba , saya mau tanya. Saya dengar disini ada lowongan kerja.? " Tanya Radit
__ADS_1
" Oh , iyah mas disini lagi ada lowongan kerja untuk 2 orang lagi. Kalo mas mau ngelamar disini , silahkan masuk kedalam. Disana ada ruangan managernya. " Jawab pelayan disana.
Aku dan Radit , berjalan menuju ruangan managernya.
Tok , tok . tok... !!!
" Silahkan masuk. " Jawab manager dari dalam ruangan.
Aku dan Radit masuk kedalam ruangan itu.
" Permisi pak , saya disini mau tanya. Kata pelayan yang didepan , ada lowongan kerja disini. Saya mau melamar kerjaan disini. " Ucap Galih.
Aku yang hanya terdiam , memangguk-manggukkan kepala.
" Oh iyah , disini memang lagi butuh 2 orang pekerja baru. Saya butuh waiters dan busboy. Kalian minat.? " Tanya Manager.
" Saya minat pak. " Jawab Radit
" Saya juga minat pak. " Jawabku juga.
" Kalau begitu , besok kalian boleh masuk kerja. Tapi , disini ada masa uji coba 2 minggu yah. " Ujar Manager.
" Iyah pak , kami berdua siap. "
" Yasudah besok kalian masuk pagi yah. " Lanjut Manager.
Setelah aku dan Radit keluar dari Caffe restaurant tersebut , aku begitu bahagianya.
Karna besok aku , akan bekerja di tempat baru bersama orang baru.
" Terima kasih yah , kamu udah ngajak aku ngelaamar kerja disini. " Ucapku dengan tersenyum.
" Iyah tenang aja , karna aku tahu bagaimana rasanya jadi pengangguran. Apalagi hidup , dijakarta gak akan pernah ada habisnya. " Jawab Radit.
" Oiya , Nazwa kamu tinggal dimana.? " Lanjut Radit.
"Aku tinggal dikosan Jl. Ahmad Yani No.53 , deket kok dari tempat aku naik angkot tadi. "
" Oh , yaudah besok aku jemput yah. Kita breng kesananya. " Ajak Radit.
" Hm , beneran nih? Takutnya nanti jadi repotin kamu. " Ucapku tersipu malu.
" Enggak juga kok. " Jawabnya.
__ADS_1
" Ok deh. "
Aku dan Radit turun ke lantai 1 , dan kami berdua keluar dari Mall tersebut.
Aku dan Radit berpisah didepan Mall itu.
"Eh , tunggu Nazwa.. " Panggil namaku yang sudah agak jauh.
" Iyah , ada apa.? " Tanyaku.
Radit menghampiriku.~~
" Aku lupa , minta no kamu.? " Tanya Radit.
" Oh itu , nih 0858*******7 " Jawabku dengan tersenyum.
" Yaudah makasih yah. Sampai jumpa esok pagi. " Ucap Radit meninggalkan ku.
Aku hanya tersenyum melihatnya seperti itu.
Setelah dari tempat itu , aku membeli makanan instan dari mini market.
Selepas itu , aku pulang ke rumah , dengan menaiki angkot lagi...
...****************...
Disepanjang jalan aku memikirkan Radit , orangnya yang begitu baik padaku.
Kini dalam pikiranku , sedikit demi sedikit mulai melupakan Galih.
Beralih pada Galih.~~
Sepulang dari kantor , Galih dipaksa menemani Yeselin untuk memilih-milih baju pertunangannya.
Galih hanya mengangguk-nganggukan kepala , mengiyakan semua pakaian yang di pakai Yeselin.
" Yank , kok kamu cuma ngangguk-ngangguk aja.? " Tanya Yeselin.
" Kamu cantik kok , mau pakai Gaun apa aja. Terserah kamu. " Jawab Galih , dengan terpaksa.
" Makasih yank. " Ucap Yeselin , yang senang kegirangan.
Galih dan Yeselin , pergi dari tempat Butik Gaun dan berpindah dari butik satu , ke butik yang lainnya.
__ADS_1
Galih mulai lelah dengan semua yang disiapkan untuk menjelang pertunangannya.
...****************...