
Aku tidak mau!
Kenapa?
Bapak tidak kira-kira kalau mau mengajak ku bertarung. Iya
kesal karna dalam keadaan tidak
siap di serang oleh ampang limo sati.
Ahhahaha!
Apa musuhmu akan menunggu kau siap saat hendak menyerangmu
anak muda? Ucapnya pasti.
Maksud bapak? Malin ingin kejalasan dari ampang limo sati
Didunia ini sebenarnya kita hanya menunggu anak muda! menunggu
hal yang pasti dan tidak
Pasti. kau sendiri sudah tentu paham! Saat kau bertarung kau
perlu perhitungan
yang matang untuk mematahkan dan mengalahkan lawan-lawanmu!
tentunya di saat
kau menyerang itu ada hal yang kau tuju dengan pasti dan
tidak pasti. Apa kau
mengerti maksudku anak muda?
Dalam silat yang kau warisi ada wasilah yang harus kau
pahami!
Gerak, gerik, rasa, dan perikasa. Pikirmu adalah pelita hati
anak muda.
Jika hal itu tidak kamu yakini kebenarannya maka bagimu
terbujur lalu dan terbelintang patah! Tak ada pilihan yang bijaksana
didalamnya. Dalam silek ada unsur spiritual yang harus kau pahami anak muda!
Lahir silek mencari kawan, bathin silek mencari tuhan, dan hak sembahmu kepada
allah.
Aku tidak mengerti apa yang bapak maksudkan! Malin menggaruk
garuk kepala karna tak
paham apa yang sudah di katakan ampang limo sati kepadanya.
Begini saja. kalau kau lapar apa yang kau lakukan?
Aku makan! Jawabnya dengan cepat.
Kapan kau tau kau lapar?
Kapan ya! Iya mulai kembali berfikir.
Saat perutmu kosong? saat kau letih bekerja, atau saat kau
sudah tau lapar itu akan
segera tiba atau malah kau tak pernah tau kapan laparmu
datang?
Malin makin di buat pusing oleh penjelasan orang tua ini.
baginya kalau lapar ya
makan tak perlu di uarai panjang lebar begitu.
Ah sudah lah pak! aku tak paham apa yang bapak maksudkan
kepadaku. Aku haus aku
ibgin minum dulu, ujarnya pusing dengan apa yang di
sampaikan orang tua itu
kepadanya. dalam pikiranya apa sebenarnya yang harus di
pecahkan dari apa yang
sudah diberi tau orang tua itu kepadanya. Iya terus saja
__ADS_1
berjalan menuju pintu
rumah. ampanglimo sati memperhatikan iya terus hingga sampai
di depan pintu.
Ternyata sudah ada buyung yang berdiri disana bersama siti
yang dari tadi
mendengar apa yang iya sampaikan.
Apa kau tau buyung? Ucapnya kepada buyung yang masih berdiri
didepan pintu yang
mengagetkan malin yang berjalan menunduk kesana.
Sejak kapan kau di sini buyung? Ucap malin yang baru sadar
bahwa mereka sedari tadi
sudah di perhatikan mereka berdua. Buyung tak menjawab
pertanyaan itu. iya
lebih tertarik dengan kiasan yang di sampaikan oleh ampang
limo sati barusan.
Aku tau bahwa tujuan hidup adalah menunggu! Ujarnya tenang
yang membuat malin tertegun
kembali dengan jawaban itu.
Menunggu hal yang pasti dan tidak pasti. Yang pasti adalah
kematian dan masa yang sudah
kita lewati! dan yang tak pasti adalah hari ini dan
kedepannya! waktu ini dan
dan wakru yang berjalan. tidak pasti bagi kita yang menunggu
apa yang akan
kita terima dan lewati. Entah kematian atau malah kehidupan
sambil menghela nafas.
Silek adalah rasa! Rasa adalah diri! Sedang diri allah yang
ciptakan! Bagaimana kita bisa yakin dan mampu mengenali diri tanpa tau siapa
diri kita? Itulah silek! Itulah diri! Tapi diri bukanlah tuhan yang bisa
berkehendak semaunya! Ada batas antara diri dan tuhan. Jika ada yang mengatakan
diri adalah tuhan! Maka itu adalah tuhan dalam dirinya yang iya ciptakan dan
bukan tuhan yang menciptakannya! Sebab diri adalah hak sembah kepada allah yang
menjadi batas antara diri dan tuhan yang membedakan yang di cipta dan yang
mencipta! Sebab allah telah menjelaskan hal itu dalam firmannya dan beliau
berkata! Sembah lah aku (allah) sembahlah tuhanmu (allah) yang esa. Dan sebagai
penjelas yang lain juga pernah allah sampaikan bahwa dirikan sabar dan shalat
dalam dirimu! Itulah batasan diri dengan tuhan! Sebagaimana puncak dari silek
adalah ilmu tanpa batas jikalau orang itu sampai ketahap ini dan
mempelajarinya.
Yang aku tau aku hidup untuk menjalani apa yang sudah
tertulis untuk ku di lawful
mahfudz sana. dan yang tak pasti untuk ku adalah surga atau
neraka dan surga
atau neraka dunia yang aku jalani sekarang. Ucapnya kembali
memperjelas apa
yang di tanyakan oleh ampang limo sati.
Ampang limo sati tersenyum mendegar jawaban si buyung. malin
yang baru paham apa yang
__ADS_1
di tanya orang tua itu akhirnya mengangguk-angguk. siti yang
menatap diam
kepada buyung merasa heran serta kagum!
ternyata orang ini selain ulet juga pintar dan juga tampan!
Ucap siti reno bulan yang kagum melihat kepintara anak muda itu dalam menjawab
pertanyaan yang penuh teka-teki itu. Lama keheningan terjadi setelah buyung
selesei menjawab pertanyaan ampang limo sati itu. Dan
dari jarak dua ratus meter datang lah dua orang yang menuju
arah ketempat
mereka yang satunya adalah orang yang mereka kenal dan yang
satu lagi yang
sepertinya tidak beberapa jauh umurnya dari ampang limo sati
itu tidak
sdikitpun mereka ketahui siapa dia.
Panjul dengan siapa kesini? Ucap malin yang penasaran dengan
orang tua bersama panjul itu.
Kita tunggu saja disini! Siti kau siapkan makanan! Kita akan
makan bersama sebentar
lagi. ucapan ampanglimo menyuruh siti untuk menghidangkan
makanan didalam.
Baik pak! Akan siti siapkan. Lalu iya berlalu kedalam
mempersiapkan apa yang di
suruh ampang limo. Panjul dan orang yang bersmanya akhirnya
sampai disana.
Maaf datuak! Kami terlambat kesini. Ujar orang yang bersama
panjul, yang mengejutkan hati siti,
Sepertinya aku kenal suara ini! Ujar siti dalam hati.
Tidak apa! duduklah sebentar sembari siti didalam menyiapkan
makanan kita. Ucap
ampang limo kepada orang yang bersama panjul.
Kenalkan ini kawan-kawan ku! malin bagindo dan buyung anak
angku gadang bahan. Ampang limo memperkenalkan anak muda itu kepada orang yang
bersama panjul itu. Lalu
mereka menyalaminya.
Apa kau kenal dia sutan? Ucap ampang limo sati yang menunjuk
kearah malin bagindo.
Malin bagindo juga terheran kenapa dia yang di tunjuk bapak
tua itu. siti yang darahnya berdesir
mendengar nama sutan itu tapi bagaimana iya akan keluar? terlebih makanan belum
siap iya hidang kan. siti kini bergegas menyelesaikan hidangan itu agar segera
bisa melihat keluar.
Siapa dia datuk.? Ucap orang yang di panggil sutan oleh
ampang limo itu.
Ternyata matamu tidak jeli sutan. bagaimana kau tidak bisa
mengenali nya? bukankah dia
adalah anak temanmu dulu? Sutan itu disuruh untuk kembali
mengingat masa
__ADS_1
lalunya dan sontak.