THE ANCIENT SILAT

THE ANCIENT SILAT
Episode 30


__ADS_3

Ucap birin dengan sangat menyesal dan putus asa akan perbuatannya dimasalalu


terhadap sutan rajo bujang yang tidak lain adalah orang dimasa itu yang setiap


saat membantu iya saat kekurangan namun malang siapa yang tau dan nasib siapa


yang jelas? Musuh dalam selimut rupanya adalah birin. Yang mencelakai samsudin


hingga saat berkelahi dengan panghulu basa dan satu kawannya panghulu basa yang


membuat sutan rajo bujang tercabik cabik. Kini semua sesal tiada guna bagi


birin.birin masih saja tertunduk.


Bangunlah!


Ucap sutan rajo bujang.


Tidak tuan! Kalo tuan ingin membunuhku bunuh saja! Aku tidak akan membalas tuan.


Ucapnya dengan wajah yang masih tertunduk.


Lalu harus ku apakan kau untuk membayar hutangmu padaku birin? Ucap sutan rajo bujang


kini menantangkan maut pada birin yang masih menundukan wajah. Semua mata kini


tertuju padanya terkecuali samsudin kini yang memaang benar-benar tak lagi


bernafas. Birin kini mulai berdiri dan maju menghadap sutan rajo bujang. Iya


mengangkat tangan kananya hingga pinggang dan mencabut pisau kuku elangnya.


Ini tuan! Ini pisau pemberianmu dulu sewaktu engkau melatihku. Aku iklhas jika


memang pisau ini yang akan mencabut nyawaku! Ucapnya dengan pasrah. Tapi


seketika pisau itu di keluarkan dari sarang oleh birin iya cepat berbalik badan


dan mengayunkan pisau itu kuat-kuat kedepan. Ternyata iya tau samsudin tadi


hanya pingsan dan saat iya akan berdiri iya melihat mata samsudin berkedip


beberapa kali. Kini iya tau samsudin ingin mencelakai buyung yang ada tepat di


samping sutan rajo bujang. Dengan cepat SUNKNNNN!!! Kuku elang tepat menamcap


di hulu jantung samsudin dan kali ini samsudin benar-benar terkapar kebawah


tanpa mampu bersuara dan tak lama setelahnya iya mati. Birin kembali mencabut


kuku elangnya dengan tenang dan menlapkannya pada baju samsudin.


Kenapa kau lakukan itu padanya birin? Ucap sutan rajo bujang yang heran.


Itu tidak seberapa baginya tuan! Di banding apa yang sudah di lakukan ayahnya


kepada keluargamu!


Maksudmu?

__ADS_1


Ucap sutan kini mulai heran dengan birin. Birin kemudian kembali berdiri


didepan sutan rajo bujang sambil mengulurkan pisau.


Ya tuan! Tak perlu aku sembunyikan lagi setelah ini aku pun akan mati. Ayahnya lah


yang sengaja memberi racun pada istri panghulu basa yang juga istri engkau tanpa


sepengetahuan panghulu basa tuan! Dan tujuannya di persunting siti reno bulan


agar lebih mudah pula untuk menghabisi pnghulu basa sehingga harta pusaka bisa


di kelola dubalang raja dan menggantikan panghulu pucuk. Semua yang mendengar


disana tertegun baik toek dan karapai yang sedari tadi pun sudah ikut pasrah


seperti birin kini mulai menyimak betul-betul yang di sampaikan birin karna


birin memang salah satu tangan kanan panghulu basa yang bertugas mencari


informasi yang akan menjatuhkan tahta panghulu basa.


Apa kau tidak mengada-ada birin.? Ucap sutan kini mulai serius kepadanya.


Selama ini setelah keluargaku di bantai! Aku berniat dalam hati ku untuk selalu


menjaga siti dan istri tuan. Sebab hanya dengan seperti itu aku bisa


menenangkan diri akibat kesalahnku pada tuan. Aku tak ingin nasib siti seperti


anakku tuan yang mati di bantai secara tragis atau dia malah disiksa di rumah


setelah istrinya meninggal itu sering memperhatikan siti saat tidur dan


sesekali matanya juling melihat kearah kamar siti seolah-olah iya ingin


menggaulinya. Namun saya tetap bersamanya agar hal itu tak terjadi. Setahun


lamanya saya perhatikan panghulu basa seperti itu melihat kepada siti. Sampai


pada akhirnya kabar akan siti mau di jodohkan dengan orang yang saya bunuh ini


hampir dekat waktunya. Saya melihat siti malam itu menangis sejadi-jadinya


didalam kamar karna tak ingin di jodohkan dengan samsudin ini.  lalu saat siti berusaha kabur dan terlihat oleh saya. Saya sengaja membawa karapai dan juga toek yang kebetulan malam itu


berjaga dengan saya bertigasaya bawa melewati arah belakang rumah gadang


seolah-olah meronda rumah kala-kalau ada maling yang berkeliaran. Saya tau


ketakutan siti saat itu kalau saja iya sampai tertangkap. Meskipun panghulu


basa baik kepadanya tapi saya tau ada niat kotor di balik topengnya itu yang


akan iya lakukan. Seperti apa yang iya lakukan ke istri saya seblum mereka


membantainya.


Maksudmu birin? Sutan yang makin heran dan tidak mengerti apa masalah selama ini yang

__ADS_1


terjadi.


Istri ku di gauli! panghulu basa sebelum iya sempat membantainya karna ingin


mengadukan perbuatan panghulu basa pada ninik mamak yang lain. Sebab itulah iya


menyuruh anak buahnya membantai istriku dan karna pilihan itu pula iya sempat


menjadikan anak gadisku yang masih sepuluh tahun sebagai tameng untuk aku


melakukan hal yang membuat tuan celaka yang akhirnya tetap juga membantai


anakku. Biarpun mereka yang membunuh anak ku itu sudah kubunuhi tapi dendamku pada


panghulu basa sampai saat ini belum lah usai. Matanya menatap kosong kedepan


dan nafasnya memburu turun naik yang membuat dadanya serasa sesak.


Sekarang silakan tuan lakukan tugas tuan! Ucapnya yang kembali mengagetkan sutan.


Plak!! Kuburkan samsudin dengan layak lalu kita kerumah! Sutan menampar wajah birin


yang sedari tadi membuatnya geram dan hiba akan apa yang iya terima dengan


perbuatan yang sudah mencelakai sutan rajo bujang.


Maksud tuan? Birin yang tak mengerti dengan titah yang di berikan sutan ini.


Iya waang kuburkanlah orang yang waang sudahi ini. Aku menunggu kalian sampai


selesei. Setelah itu kita kita pulang! Tanyakan pada dua temanmu itu birin!


Kalau dia mau ikut waang bersamaku! Maka segera membantu mengubar samsudin.


Birin yang tak tau itu air mata senang atau sakit


yang iya rasa saat ini. Air mata yang selama ini kering karna dendam dan


kesalahan. Kini air mata itu jatuh membasahi pip yang sudah mulai berumur itu.


Birin bersujud di tanah. Seperti sujud syukur kemudian mengucap saat sujud itu


lalu kembali berdiri dan bergegas membawa samsudin yang sudah meninggal. Toek


dan juga karapai ikut serta dalam menyelenggarakan menguburkan samsudin yang


tak jauh dari kediaman rumah panjul yang berjarak sekitar sembilan ratus meter


kearah hutan dari rumah panjul itu. Kini jenazah sudah di kuburkan dan mereka


kembali pulang ketempat panjul. Disana sudah ada siti yang menunggu harap-harap


cemas menanti kedatangan buyung, ayah, dan juga panjul yang tak kunjung pulang.


Siti berjalan hilir mudik di depan rumah dan dalam jarak sekitar lima ratus


meter terlihat segerombolan datang menuju kerumah itu. Salah satunya berlari


seperti kijang siapa lagi kalau bukan panjul. Iya segera memberi kabar kepada

__ADS_1


siti bahwa ayahnya dan buyung baik-baik baik saja.


__ADS_2