
stevani gilbert piscesa,panggil saja dia steva adalah seorang gadis berdarah dingin yang sangat jarang sekali bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya,toh dia memang tak peduli pada lingkungan sekitarnya,jadi apa yang terjadi di sekelilingnya sama sekali tak dia pandang.
jam menunjukkan pukul setengah tujuh pagi,dia saat ini berada dalam kamarnya untuk bersiap-siap di sekolah,katakanlah bahwa ayahnya adalah pemilik sekolah yang saat ini dia tempati,ayahnya juga merupakan orang yang sangat berpengaruh dalam negeri ini,karena ayahnya termasuk dalam daftar 3 besar orang terkaya di negeri ini.
setelah bersiap-siap dengan ritual paginya,dia pun turun untuk sarapan dengan penampilan seperti biasanya yaitu rambut biru bergradasi hijau laut yang sengaja ia urai dan sedikit berantakan.
"steva,sini sarapan bareng,mama udah masakin makanan kesukaan kamu"ucap cleo(mama steva).
"hmm"balas steva dan langsung mengambil tempat duduk dan mulai memakan sandwich isi sosis itu ke dalam mulutnya.
"hari ini di sekolah kamu akan kedatangan tamu spesial lho"ucap anderson (papa steva).
"apa?"tanya steva.
"katanya sih akan ada tamu dari zodiak academy"ucap anderson.
apa itu,zodiak academy?seumur-umur dia belum pernah mendengar nama sekolah yang seperti itu,tapi steva tetaplah steva,dia tak akan peduli pada apapun di sekitarnya,toh memang itu tak ada sangkut pautnya dengan dirinya.
"yaudah yuk berangkat"ucap anderson saat mereka sudah selesai sarapan.
steva menyampirkan tas selempangnya ke pundak dan berjalan mengekori ayahnya.
mobil berwarna biru itu kini berada di hadapannya,mobil seharga 5 miliar itu yang menurut steva sangat menghabiskan uang untuk sebuah benda bernama mobil.
dengan langkah sedikit pelan dia pun memasuki mobil itu dan mobil itu terus melaju menuju sekolah.
__ADS_1
■■■
athena school
adalah sebuah sekolah dimana steva menuntut ilmu,setelah keluar dari mobil dia melangkahkan kakinya menuju sekolah,saat dia sampai di koridor,banyak sekali anak yang melihat ke arahnya.
perlu di akui bahwa steva adalah most wanted di sekolah ayahnya sendiri,bagaimana tidak?sikapnya yang dingin mampu membuat para lelaki semakin tertarik padanya dan membuat para perempuan makin iri padanya.
di sepanjang koridor banyak sekali siswa yang berbisik tentangnya,ada yang memuji,mencemooh dan memakinya secara langsung,namun dengan tatapan tajamnya yang menusuk,para siswa itu langsung diam tak bersuara.perlu diakui bahwa kekuatan mata tajamnya sangat membantu hidupnya.
"hai steva,mau ke kelas bareng"ajak leo,salah satu most wanted boy di sekolah ini yang membuat para perempuan tergila-gila padanya,perlu diakui kalo leo memang sangat tampan,rambut pirangnya yang rapi,rahang tegas dan badan yang gagah itu cukup membuat para murid tergila-gila padanya.
tanpa menghiraukan ajakan leo barusan,steva langsung melanjutkan langkahnya yang tertunda namun sebelum dia melakuakan itu,leo sudah lebih dulu mencekal pergelangan tangannya,oke mungkin steva perlu sedikit kesabaran menghadapi laki-laki buaya darat macam leo.
"kita jalan bareng ya"ucap leo,yang tanpa persetujuan dari steva langsung membawa steva berjalan bersama dengannya,tenang!steva punya kejutan lain yang lebih menyenangkan.
■■■
Aqua
Itulah nama panggilan gadis itu,dia tak begitu tertarik dengan nama depan ataupun nama tengahnya,dia sangat senang menggunakan nama penggalan dari nama belangkangnya yaitu aquariusa,lolita walston aquariusa.
Sejak dari rumah sampai ke depan gerbang sekolah athena,dia tak pernah melepas senyum ceria yang selalu dia pamerkan pada orang-orang,sehingga para murid di athena school menyebut the sun girl.
Masih dengan senyum cerianya,dia memasuki kelas 11-Alpha,kelas favorit di antara kelas 11 yang lain.Dengan langkah di sertai senyum sumringah dia menuju ke bangku paling pojok yang merupakan tempat duduknya bersama sahabatnya,mungkin.seenggaknya dia masih menganggap gadis di sampingnya sahabat,namun dia tak tahu dia di anggap apa oleh gadis di sampingnya itu,kecoa mungkin.
__ADS_1
"Steva,look at me"ucap aqua.
Gadis yang sedari tadi menenggelamkan kepalanya di antara lipatan tangannya pun mendongakkan kepala malas,lalu beralih menatap gadis di depannya dengan pandangan siap menerkam.
"Oh ternyata masih hidup,gue kira udah mati"komedi aqua yang tidak lucu sama sekali.
"Lo denger nggak?kalo hari ini kita bakal ada kunjungan dari zodiak academy?"tanya aqua.
"Nggak"jawab steva datar plus dingin.aqua memang sudah tahu watak dan perilaku sahabatnya itu,kalau di tanya pasti jawabnya hmmm,iya,oh,nggak.kadang dia sampai berpikir,apakah gadis di sampingnya itu tidak pernah belajar bicara waktu kecil.
"Katanya zodiak academy itu sekolah untuk para zodiak hero saja lho,maksudnya orang yang punya kekuatan khusus di luar kemampuan manusia biasa"jelas aqua walau tidak ada yang minta penjelasan.
"Kalo gue sih,pengen banget masuk ke sana,secara kan gue punya kemampuan khusus yaitu mengendalikan air"lanjut aqua yang membuat steva geram sendiri karena gadis ini selalu mengganggu ketenangannya.
"Diem"ucap steva dengan nada yang tidak manusiawi.
"Gue kan lagi ngejelasin perihal zodiak academy,siapa tahu lo tertarik terus masuk kesana bareng gue,manusia macam lo kan nggak mungkin tertarik sama apapun"kata aqua yang terdengar seperti meledek,namun steva sama sekali tak menghiraukan apa yang aqua katakan,toh tidak ada manfaatnya juga buat dia.
Bicara soal kekuatan khusus,steva juga punya itu,bahkan dia sudah bisa mengendalikannya dengan sangat mahir,namun dia masih merahasiakan kekuatannya itu karena orang tuanya pernah berpesan padanya bahwa kekuatan itu hanya boleh di gunakan dalam waktu tertentu.
Bel masuk berbunyi nyaring,namun kali ini ada yang beda yaitu bel tersebut di bunyikan sepuluh menit lebih awal daripada sebelumnya,mungkin ini ada hubungannya dengan kedatangan para orang dari zodiak academy.
Selang beberapa menit,ada 3 orang perempuan dengan pakaian yang membuat semuanya berdecak kagum karena begitu modis dan juga itu sepertinya adalah seragam sekolah mereka.
"Halo adik-adik,kami dari zodiak academy akan mengadakan seleksi di sekolah ini untuk memilih murid yang layak untuk bersekolah di zodiak academy"ucap salah satu perempuan dari ketiga perempuan itu.
__ADS_1
"Jadi apa kalian sudah siap?"
Bersambung.