
Aqua memainkan ujung roknya karena gugup akan ujian yang sebentar lagi akan diadakan,dia takut jika dia gagal dan berakibat pada tidak naik kelas.Entah kenapa ketakutan selalu menyertai aqua,mungkin karena dia memang penakut atau dia punya phobia pada hal-hal yang menakutkan.
"Hei,lo kenapa?"tanya mahen saat mengamati gerak-gerik aqua yang nampak gelisah.
"Gue takut kalo nanti gue gagal dan nggak lulus terus nggak naik kelas"jawab aqua.
"Emmm,gimana kalo nanti biar gue aja yang jadi lawan lo?"tawar mahen.
"Itu sih malah membuat gue makin nggak bisa menang"kata aqua.
"Maksud gue,gue bakal ngalah demi lo"ucap mahen yang membuat aqua tercengang.
"Hahhh?"
"Kuping lo bermasalah ya?gue bakal ngalah demi lo"ulang mahen.
"Nggak perlu pangeran,gue ingin menang dengan kemampuan gue sendiri jadi pangeran tidak usah melakukan itu"ucap aqua.
"Baiklah"kata mahen.
3 detik berikutnya mrs.jessica sudah masuk ke dalam kelas diamond dan hal itu membuat hampir semua murid berkeringat dingin karena ujian akan segera di mulai.
"Tanpa berlama-lama lagi kita mulai ujiannya sekarang"ucap mrs.jessica dan kemudian dia menjentikkan jarinya dan ruang kelas tersebut berubah menjadi arena bertarung yang luas.
"Sekarang kalian tinggal memejamkan mata dan nanti di tangan kalian akan ada kertas yang merujuk pada lawan kalian di ujian kali ini"ucap mrs.jessica yang membuat semua murid memejamkan mata mereka.
Saat steva memejamkan matanya dia merasakan ada sesuatu di tangannya dan benar saja ada sebuah kertas yang kini berada di tangan kanannya,dia membuka matanya lalu membuka kertas itu dan menunjukkan nama seseorang yaitu bryan,steva refleks memelototkan matanya,ternyata memang takdirnya hari ini adalah mencincang habis bryan.
Sementara itu bryan,dia mendengus kesal saat nama steva yang tertera di kertas itu,bukannya apa-apa,kali ini dia harus lebih serius lagi dalam bertarung,dia tak mau kalah dan memalukan dirinya sendiri.
"Baiklah,pertandingan pertama akan segera di mulai,yaitu pertandingan antara violet dengan gemma"ucap mrs.jessica yang membuat kegugupan violet bertambah.
Keduanya maju ke arena bertarung.
"Hai nona cantik,gue harap kita tidak saling membunuh ya"ucap gemma dengan senyum menggodanya.
"Iya pangeran"ucap violet.
Keduanya sudah siap dengan posisi bertarung,sepertinya ini akan menjadi pertandingan yang seru.
"Ivy mode"ucap violet,lalu muncullah aneka macam tumbuhan dari dalam tubuhnya.
"Shadow mode"ucap gemma lalu dirinya berubah menjadi asap eh ralat maksudnya bayangan.
Violet menggerakkan tumbuhan yang muncul dari dalam tubuhnya,tumbuhan yang di gerakkan adalah tumbuhan berduri tajam yang bisa melukai,dia menggerakkan ke arah bayangan gemma dan melilit bayangan itu,namun sepertinya tumbuhan bukanlah elemen yang tepat untuk melawan elemen bayangan,bayangan gemma terbang melesat ke arah violet.
"Shadow arrow"ucap gemma dan ratusan panah bayangan mengarah ke arah violet,violet berusaha menghancurkan panah itu dengan tanamannya,namun hal itu tak berguna karena bayangan bisa menembus.
"Aaaaaaaaaa"jerit violet saat panah-panah itu mengenai dirinya,violet sudah tak berdaya,dia pun terkapar pingsan di arena.
"Violet"teriak steva,aqua dan maudy saat mendapati temannya tersebut kalah telak.Gemma yang merasa bertanggung jawab atas kejadian tersebut lalu menggendong violet ala bridal style menuju ruang kesehatan.
__ADS_1
"Baiklah,pertandingan ini di menangkan oleh pangeran gemman dengan skor 88"ucap mrs.jessica.
Steva sebenarnya ingin menolong menyembuhkab maudy dengan healingnya tapi bagaimana jika rahasianya terbongkar?ini belum saatnya rahasia itu terbongkar.
"Selanjutnya adalah pertandingan antara maudy dengan pangeran gino"ucap mrs.jessica yang membuat maudy terperanjat,pasalnya dia terlalu memikirkan kondisi violet,temannya itu.
Maudy dan gino sama-sama maju ke arena pertandingan,maudy dengan ekspresi gugupnya dan gino dengan ekspresi santainya.
"Lo yang mulai dulu atau gue dulu?"tanya gino.
"Gue dulu aja"ucap maudy.
Dia pun memfokuskan dirinya agar lebih bisa berkonsentrasi dan memperoleh kekuatan maksimal untuk melawan pangeran gino.
"Solar flare"ucap maudy yang membuat seisi kelas di terangi oleh cahaya yang menyilaukan sampai semuanya menutup mata.
"Solar blast"kata maudy lalu menyerang gino yang tengah lengah dengan blast cahayanya,karena lengah gino pun terkena blast cahaya itu.
"Root mode"ucap gino dan detik berikutnya dia seakan lenyap dari pandangan mata karena tiba-tiba dia menghilang,detik selanjutnya tanah seperti bergetar dan muncullah akar dari dalam tanah,karena tidak fokus maudy pun terbelit akar itu di kedua tangannya,dan gino pun mendadak muncul di depannya.
"Thorn"ucap gino lalu akar-akar itu berubah menjadi tanaman duri dan melukai tangan maudy sehingga mengeluarkan darah.
Karena sudah terdesak,maudy pun mengeluarkan pendampingnya itu.
"Grody"ucap maudy dan setelah itu muncullah burung garuda cahaya yang nampak memukau dengan undah dan gagahnya.
Garuda itu mengepakkan sayapnya lalu muncullah sinar ultraviolet yang membakar kulit gino sehingga kulitnya menjadi merah-merah karena terbakar.
Merasa sudah terdesak,gino pun mengeluarkan pendampingnya.
"Thor"ucap gino lalu muncullah raksasa batu yang berwarna hijau daun.
Raksasa itu mengeluarkan berbagai macam tanaman dari dalam tubuhnya bahkan ada yang berbau busuk,raksasa itu bermaksud menyerang maudy karena pendamping akan lenyap jika tuannya di serang.
Tanaman itu melilit tubuh maudy sehingga dia tidak bisa tergerak,tanaman itu mengeluarkan racun yang bisa membuat orang pingsan namun tidak akan menimbulkan kematian.Tak lama kemudian,maudy pun sudah terkapar tak berdaya dan garuda itu pun lenyap.
Gino menghilangkan pendampingnya dan menghampiri maudy,dia bermaksud menyembuhkan maudy dengan salah satu tanaman penyembuhnya dan detik selanjutnya maudy sudah sadarkan diri.
"Pemenangnya adalah pangeran gino dengan skor 85"ucap mrs.jessica.
"Terima kasih pangeran"ucap maudy malu-malu.
"Yang bikin lo kayak gitu kan gue dan gue juga harus bertanggung jawab dong"ucap gino lalu beranjak pergi dari arena pertarungan.
"Selanjutnya adalah pertandingan antara aqua dengan pangeran mahen"ucap mrs.jessica.
"Lo udah siap?"tanya mahen.
"Semoga aja"jawab aqua.
Keduanya pun maju ke arena pertandingan,terlihat jelas jika aqua itu sangat gugup,steva sudah benar-benar hafal akan sikap orang sedari dulu mengaku sebagai sahabatnya itu,perlu di akui bahwa aqua lah orang paling sabar dan orang yang tidak pernah menyerah dalam menghadapi dirinya.
__ADS_1
"Aquaaa"teriak steva yang membuat pamdangan aqua teralih padanya.
"Semangat"ucap steva yang menimbulkan senyum di bibir aqua.
Aqua memejamkan matanya berusaha mencari kedamaian dalam pikiran dan hatinya.Di kedua tangan aqua sudah terdapat dua buah bola air dan di dalamnya terdapat jarum-jarum kecil.
"Water ball"ucap aqua lalu mengarahkan bola itu kepada mahen,dengan cepat mahen mengelak dari serangan itu,namun aqua tak menyerah,dia terus melempari mahen dengan bola air itu sampai akhirnya bola itu mengenai lengan kirinya.
Oke mungkin ini akan jadi pertarungan yang seru karena air akan melawan air,kita lihat saja air mana yang lebih kuat.
"Water arrow"ucap mahen lalu meluncurkan puluhan anak panah dari air untuk menyerang aqua.Aqua menghindari setiap serangan itu dengan mulusnya,mahen akui aqua lumayan hebat.
Mahen terus saja menyerang aqua dengan panahnya sehingga membuat aqua kewalahan,karena merasa sudah tak mampu mengimbangi lagi,aqua mengeluarkan kelebihannya yaitu membaca gerakan,dia memerhatikan setiap gerak-gerik mahen sampai akhirnya dia bisa mengetahui jika mahen akan mengeluarkan pusaran air untuk membingungkan aqua.
Tanpa menunggu apa-apa lagi,aqua segera mengeluarkan panah airnya untuk menyerang mahen,dan tepat sekali,panah itu mengenai pundak kanan mahen sebelum mahen mengeluarkan pusaran airnya.
Merasa ada kesempatan,aqua mengeluarkan pusaran air untuk mengalahkan mahen dan benar saja mahen jatuh tersungkur namun tidak pingsan.
"Saya menyerah"ucap mahen lalu mengangkat kedua tangannya ke atas.
"Baiklah pemenangnya adalah aqua dengan nilai 85,4"ucap mrs.jessica yang membuat aqua senang bukan main.
"Lo nggak papa kan?"tanya aqua.
"Enggak,ini cuma luka kecil aja,bentar lagi pasti baikan"jawab mahen.
"Tapi nanti bisa infeksi,mendingan kita ke ruang kesehatan"ajak aqua.
"Enggak usah,aqua"tolak mahen.
"Gue nggak trima penolakan ya"ucap aqua lalu menarik tangan mahen untuk ke ruang kesehatan.
"Awww sakit"ucap mahen.
"Eh maaf mana yang sakit?"tanya aqua.
"Ini sama ini"ucap mahen sambil menunjuk lengan kirinya dan pundaknya sebelah kanan"ucap mahen.
"Kalo gitu kayak gini aja"ucap aqua lalu melingkarkan tangan kiri mahen di pundaknya,lalu mereka berdua pun meninggalkan arena pertarungan dan menuju ruang kesehatan.Jantung mahen seakan ingin melompat keluar saat dirinya sedekat ini dengan aqua.
'Perasaan gue nggak ada penyakit jantung tapi kenapa jantung gue mau copot kayak gini'batin mahen.
"Selanjutnya pertarungan antara steva dan pangeran bryan"ucap mrs.jessica.
Steva melirik sinis ke arah bryan sebelum dirinya dan bryan menuju arena pertarungan.
'Gue bakal bikin lo nyungsep'batin bryan.
'Gue bakal cincang lo sampai lembut'batin steva.
Bersambung
__ADS_1
jangan lupa kasih jempol