The Legend Of Zodiak Girl

The Legend Of Zodiak Girl
In another dimension


__ADS_3

Istana itu nampak terlihat mengerikan dengan ukiran raja kegelapan di setiap sisinya,pencahayaan yang minim menambah kesan horor pada istana itu,di tambah lagi dengan aura kegelapan yang memancar dari dalamnya.


Kursi kebesaran itu di duduki oleh seorang raja kegelapan dengan ular yang menghiasi lehernya,tampak segelas darah hitam di minumnya dengan begitu nikmatnya.Dia terlihat menyeringai saat orang kepercayaannya tiba di sana.


"Bagaimana hasil pengamatanmu?"tanyanya dengan suara yang berat dan serak.


"Saya merasakan ada aura terang dari sana,lord"jawabnya yang membuat raja kegelapan itu menatapnya tajam.


"Apa maksudmu?"tanyanya dengan nada yang lebih tinggi.


"Saya melihat ada ketentraman disana,jauh berbeda dengan keadaan beberapa bulan lalu yang di penuhi hawa kehancuran"


"Bagaimana itu bisa terjadi?"


"Saya juga tidak tahu,dan saya tidak bisa mendeteksinya,mungkin orang yang memiliki aura itu adalah orang kuat sehingga dia bisa menutupi auranya dengan begitu baiknya"


"Tidak becus"ucapnya sambil membanting gelas yang ada di genggamannya sehingga menimbulkan bunyi nyaring.


"Kirim pasukanmu dan cari tau apa yang sebenarnya terjadi,hidupku tidak akan pernah tenang jika mereka masih hidup tentram"perintahnya.


"Baik lord"


"Dan kalau perlu,kamu dan pasukanmu menyerang mereka sekarang juga,aku sudah sangat ingin melihat kehancuran mereka"ucapnya.


"Sebaiknya jangan dulu,kita belum tau apa yang sebenarnya terjadi,jadi saya mohon anda jangan terlalu terburu-buru"


"Mungkin aku harus lebih bersabar lagi,kalau begitu kamu pergi sekarang juga dan laksanakan tugasmu yang seharusnya"ucapnya.


"Baik lord"ucap orang itu lalu beranjak pergi.


"Apa jangan-jangan ramalan itu benar?"gumamnya sambil menerawang jauh dan kemudian seringai nampak di bibir hitamnya.


"Tidak akan aku biarkan itu terjadi".


■■■


Kegelapan menghiasi langit saat itu,entah malapetaka apa yang akan terjadi,yang pasti itu bukanlah hal baik.


Para raja dan ratu kerajaan zodiak berkumpul melingkar sambil melihat gerhana bulan biru yang menggantung di langit,kecuali raja dan ratu kerajaan pisces,karena sang ratu akan segera melahirkan anak pertamanya.


Sang raja menantikan kelahiran anaknya dengan perasaan was-was karena dia memiliki firasat akan terjadi hal buruk setelah ini.


Dan benar saja,apa yang ada di pikiran raja emiliano,kegelapan tiba-tiba menyelimuti istana itu,bukan istana itu saja melainkan seluruh negeri kerajaan zodiak.


Raja kegelapan datang menyerang karena ini adalah saat yang tepat untuknya menyerang kedua belas zodiak itu,gerhana bulan biru adalah waktu kegelapan untuk bangkit,dia ingin segera menghabisi kedua belas zodiak itu,sebelum ramalan sialan itu benar-benar terjadi,bahwa akan ada keturunan zodiak yang akan menghancurkannya.


"Perketat penjagaan istana"ucap raja emiliano kepada seluruh prajuritnya.


"Baik yang mulia"ucap seluruh prajurit kompak.


Belum sempat para prajurit itu beranjak,raja kegelapan itu sudah datang menyerang istana pisces bersama para pasukannya dengan berpenampilan serba hitam dan senjatanya seperti malaikat penjabut nyawa.

__ADS_1


"Serahkan anakmu padaku"ucapnya dengan suara berat dan serak.


"Jangan pernah bermimpi untuk mendapatkannya hercules,aku tidak akan pernah menyerahkan anakku padamu"ucap raja emiliano.


"Kita lihat saja nanti"


Detik selanjutnya tangisan bayi menggema di seluruh penjuru istana itu,mendengar itu hati raja emiliano semakin berkecamuk,antara bahagia dan juga khawatir.


"Pengawal,jaga ratu calista dan juga anakku"ucap raja emiliano kepada beberapa pengawal yang ada di sana.


"Baik yang mulia"ucap para pengawal itu dan langsung pergi.


Raja hercules menyeringai menyeramkan menatap raja emiliano yang menatapnya tajam.


"Aku berimu dua pilihan kawan,aku habisi nyawamu atau serahkan anakmu?"tanya hercules.


"Aku lebih baik mati daripada harus menyerahkan anakku pada raja kegelapan sepertimu"ucap raja emiliano.


"Kalau begitu aku beri dua pilihan lagi,anakmu yang mati atau istri kesayanganmu itu yang mati?"


"Tak akan ku biarkan kau melukai mereka berdua"ucap raja emiliano sambil mengacungkan pedangnya pada hercules.


Pertarungan pun tak terelakkan lagi dan raja emiliano melawan raja hercules seorang diri karena raja dan ratu para kerajaan zodiak juga sedang bertarung melawan pasukan kegelapan.


Setelah beberapa lama akhirnya pertarungan sengit itu di menangkan oleh raja hercules,memang kekuatan raja kegelapan satu ini tidak bisa di anggap main-main.


Setelah merasa menang,raja hercules segera melesat meninggalkan raja emiliano yang terbaring lemah dan dia langsung menuju kamar ratu calista.


Tampak ratu calista mendekap putrinya seakan tak mau siapapun mengambilnya,para pengawal yang bertugas di sana segera menghadang raja hercules,namun kekuatan mereka tidak ada apa-apanya di banding raja kegelapan satu ini.


"Jangan ambil putriku"teriak ratu calista sambil berderai air mata.


"Berteriak lah sesuka hatimu calista,sebentar lagi anakmu yang cantik ini akan menjadi santapan lezatku,karena anak inilah yang di ramalkan akan menghancurkanku,jadi sebelum dia membunuhku,aku yang terlebih dulu akan membunuhnya"ucap hercules santai tanpa memikirkan perasaan ratu calista yang terasa di cabik-cabik.


"Kau boleh membunuhku tapi aku mohon jangan sakiti putriku"ucap ratu calista memohon.


"Sayangnya putrimu ini sangat berharga bagiku,jangankan dirimu,seribu wanita cantik tak akan bisa menggantikan posisi putrimu dari ambang kematian"ucap raja hercules.


"Ayo sayang,ucapkan selamat tinggal pada ibumu"ucap raja hercules pada bayi yang tak mengerti apa-apa itu.


Setelah itu pun dia langsung melesat pergi dari sana sambil membawa bayi tak berdosa itu.


"Putrikuuuu"teriak ratu calista sambil berderai air mata.


■■■


"Putriku,putriku,putriku"ucap sang ratu dalam mimpinya,sang raja yang mendengar itu pun langsung terbangun dan membangunkan istrinya dari mimpinya itu.


"Ada apa denganmu sayang?"tanya raja emiliano.


"Aku bermimpi bahwa putri kita sudah kembali"jawab ratu calista.

__ADS_1


"Itu hanya mimpi sayang,putri kita tidak akan pernah kembali"ucap raja emiliano mencoba manyadarkan istrinya dari mimpinya itu.


"Tidak itu tidak benar,putri kita pasti akan kembali,aku yakin itu"ucap ratu calista penuh keyakinan.


"Ini sudah 17 tahun sayang,dan itu sangat mustahil"ucap raja emiliano.


"Firasatku mengatakan jika putri kita sudah berada di dekat kita tapi kita saja yang mungkin tidak menyadarinya"


"Mungkin itu hanya firasatmu saja sayang"ucap raja emiliano.


"Tidak,aku yakin ini bukan hanya sekedar firasat,karena hampir setiap malam aku memimpikannya"ucap ratu calista.


"Mimpi itu hanya bunga tidur,mungkin kamu terlalu rindu dengannya sehingga kamu memimpikannya"kata raja emiliano.


"Mungkin benar apa katamu,karena aku memang sangat merindukannya,apakah kamu juga demikian?"


"Iya aku juga,aku sangat merindukan putri kita,putriku ayah dan ibu merindukanmu,apakah kamu bisa merasakannya?"ucap raja emiliano yang memancing air mata ratu calista.


"Sudahlah jangan menangis,kita sudah punya sandra dan kita tidak boleh terlalu mengingat putri kandung kita,karena itu akan membuat sandra sedih"ujar raja emiliano.


"Kamu benar sayang,walau sandra bukan anak kandung kita tapi aku sangat menyayanginya,ngomong-ngomong kapan kita mengunjungi sandra?aku sudah sangat merindukannya"ucap ratu calista.


"Bagaimana jika minggu depan kita adakan kunjungan mendadak?sekali-kali memberinya kejutan"ucap raja emiliano yang membuat perasaan ratu calista berubah ceria.


"Aku setuju dengan idemu,aku juga ingin melihat bagaimana reaksi sandra saat tau kedatangan mendadak kita"ucap ratu calista.


"Baiklah kalau begitu kita tidur lagi"ucap raja emiliano yang di tanggapi dengan anggukan kepala oleh ratu calista.


■■■


Jam sudah menunjukkan pukul setengah satu dini hari,namun steva masih belum bisa memejamkan matanya,alhasil dia kini sedang berada di atap kamar asrama sambil merenung jauh.


Bukan tanpa sebab dia menjadi seperti ini,dia tiba-tiba teringat oleh ucapan kedua orang tua angkatnya bahwa jati dirinya yang sebenarnya ada pada dunia ini.Mengingat itu steva menjadi bingung sendiri,tapi kalau di pikir-pikir memang benar ucapan kedua orang tua angkatnya itu,karena mana mungkin orang yang berasal dari dunia manusia mampu memiliki kekuatan berbagai elemen zodiak seperti dirinya.


Lain halnya dengan aqua dan kelima temannya yang masuk academy ini bersama dirinya,karena para orang tua mereka sebagian besar adalah imigran dari dunia ini yang pergi saat peperangan berlangsung.


"Sebenarnya siapa aku?kenapa aku begitu familiar dengan dunia ini?apakah aku memang berasal dari dunia ini?"gumam steva bertanya pada dirinya sendiri.


Karena bosan steva memilih untuk berjalan-jalan di academy itu,tak lupa dia mengaktifkan sihir pendeteksi aura miliknya untuk mengetahui kondisi sekitar.Setelah di rasa aman dia pun memilih untuk melanjutkan langkahnya.


■■■


Sudah hampir setengah jam dia berkeliling academy ini dan jam menunjukkan pukul satu lebih lima belas dini hari,mungkin malam ini dia akan begadang.


Karena merasa lelah steva pun memilih untuk beristirahat di taman academy yang baru saja dia datangi,ternyata taman ini begitu cantik jika di lihat lebih dekat,karena selama ini steva hanya melewatinya saja tanpa memerhatikan secara detail.


Sembari menikmati keindahan taman academy ini,steva memilih untuk mengeluarkan elemennya yang lain,karena selama ini dia hanya menggunakan elemen esnya saja.Tak lupa dia masih mengaktifkan sihir pendeteksi aura supaya dia lebih waspada pada keadaan sekitar,kalau-kalau ada yang mengintip secara diam-diam.


Kali ini dia mengeluarkan elemen apinya dengan membuat bola api kecil yang dia putar-putar seperti pertunjukan sirkus,ngomong-ngomong soal elemen api,steva jadi teringat pada bryan,bagaimana kira-kira reaksi bryan saat dia tahu bahwa musuh bebuyutannya ini mempunyai elemen api?mungkin dia akan langsung mengajak steva bertarung?steva jadi geli sendiri jika membayangkannya.


Saat di rasa cukup,steva pun menghentikan aksinya tersebut dan memilih kembali ke asrama karena tiba-tiba rasa kantuk menguasai dirinya,tanpa berlama-lama lagi,steva pun menggunakan sihir teleportasinya untuk kembali ke asrama dan langsung merebahkan dirinya.

__ADS_1


Bersambung.


jangan lupa kasih jempol


__ADS_2