The Legend Of Zodiak Girl

The Legend Of Zodiak Girl
Elemen


__ADS_3

Setelah kejadian tak menyenangkan antara steva dan sandra,mereka berempat pun melanjutkan langkahnya menuju kelas diamond,mereka hampir saja telat kalau saja mereka tadi tidak mengambil langkah seribu,untungnya guru yang mengajar belum datang sehingga mereka berempat terbebas dari hukuman.


Saat sampai di kelas,banyak pasang mata yang melihat steva dan aqua,steva sih biasa-biasa saja,sedangkan aqua,dia mendadak gugup saat menjadi pusat perhatian seperti ini.Di kelas itu juga tampak para murid yang berasal dari athena school,rupanya mereka sudah lebih dulu datang.


Segera saja mereka mengambil tempat duduk,tempat duduk yang di idam-idamkan steva adalah kursi paling pojok belakang,di lain sisi aqua sebenarnya ingin duduk berjejer steva,namun dia ingin merasakan suasana baru,dia ingin duduk di depan agar lebih dekat dengan meja guru.


"Violet,maudy,kalian duduk dimana?"tanya aqua.


"Kita berdua duduk di situ"jawab violet lalu menunjuk bangku nomor 2 dari depan dekat jendela.


"Ohhhhh,gue sih pengennya duduk di depan tapi nanti sendirian"ucap aqua dengan bibir agak di manyunkan.


"Ajak steva dong"usul maudy.


"Dia mah walau di bujuk di kasih uang satu triliun juga nggak bakal mau duduk di depan"ucap aqua.


"Yaudah sendiri aja"ucap violet.


"Tapi gue nggak berani".


"Aelah,gitu aja nggak berani,tenang aja disini nggak ada yang doyan daging manusia kok"ucap maudy.


"Yaudah deh kalo kayak gitu"putus aqua pada akhirnya dan langsung menuju bangku yang ada di depan dan tepat di depan meja guru.


Selang beberapa menit tampaklah para pangeran dan putri yang memasuki kelas tersebut tak terkecuali sandra dan antek-anteknya.Steva hanya membuang muka malas saat melihat sandra dan antek-anteknya memasuki kelas tersebut,semenjak kejadian tadi pagi,dia menjadi malas berhubungan dengan sandra itu,sandra juga menjadi geram sendiri saat mendapati bahwa gadis kurang ajar yang tadi pagi membuatnya kesal ternyata satu kelas dengannya.


Para pangeran dan putri mulai mengambil tempat duduk dan siapa sangka bahwa pangeran mahen,mengambil tempat duduk di sebelah aqua,tentu saja hal itu membuat aqua senang bukan main.


"Permisi,aku boleh kan duduk di sini"ucap mahen dengan senyum ramahnya yang membuat aqua jadi gugup sendiri.


"Bbboleh kok"ucap aqua gugup.


Setelah itu pangeran mahen pun duduk di samping aqua dan hal itu membuat jantung aqua ingin melompat keluar.


Sementara itu,keberuntungan tak berpihak pada steva kali ini,bukan apa-apa tapi pangeran bryan yang terkenal sadis itu menatap tajam ke arah steva,seakan steva adalah bakteri yang harus di basmi.


"Ngapain lo liat-liat"semprot steva yang membuat seluruh penghuni kelas menatapnya ngeri.


"Minggir nggak,ini tempat gue"ucap bryan dengan mata melototnya.


"Gue yang duluan di sini"tegas steva sambil bangkit dari duduknya.


"Tapi ini tempat gue"ucap bryan ngotot.


"Gue yang duluan disini"teriak steva geram.


"Minggir atau gue hajar"ancam bryan.


"Mau hajar?silahkan gue nggak takut"tantang steva lalu memajukan badannya menantang.


Bryan benar-benar tak habis pikir dengan gadis di depannya itu,selain galak ternyata dia juga keras kepala,bahkan dia tak takut dengan ancamannya sama sekali.


"Udahlan bryan,kamu ngalah dong sama cewek"ucap maurin sambil menenangkan bryan yang terbakar emosi,bryan pun menarik nafas panjang lalu menghembuskannya dengan kasar guna menenangkan dirinya.


"Lo pacarnya?"tanya steva pada maurin.


"Bukan"jawab maurin dengam senyumnya yang ramah.


"Kirain,bagus deh kalo kayak gitu,soalnya lo kan baik tapi dia galaknya minta ampun"ucap steva sambil menuding bryan.


"Lo jangan nyalain api lagi ya"ucap bryan geram.


"Siapa juga yang nyalain api,buktinya gue nggak bawa korek"ucap steva dengan tampang watadosnya.


"Lo ittttt_____


Ucapan bryan terhenti saat melihat seorang guru memasuki kelas tersebut.


"Udahlah,kamu duduk aja sama dia"ucap maurin lembut lalu melangkahkan kakinya menuju tempat duduknya yang berada di belakang aqua.Dengan ogah-ogahan dia pun mendudukkan dirinya di kursi sebelah steva,tak lupa steva menggeser kursi bryan agar menjauh darinya.

__ADS_1


Guru wanita yang baru saja memasuki kelas tersebut menatap seluruh penjuru kelas dengan pandangan tajam,di lihat dari tampangnya sepertinya dia seorang guru killer tingkat dewa.


"Selamat pagi murid-murid"ucapnya dengan nada datar.


"Pagi bu"jawab semua murid kecuali dua orang yang sedang perang dunia ke 3 di bangku pojok.


"Nama saya mrs.jessica,saya adalah wali kelas kalian dan saya yang akan mengajar kalian tentang elemen,saya tidak suka main-main,jadi berusahalah untuk tidak main-main dengan saya"ucapnya dengan nada datar namun tegas.


Para murid meneguk salivanya dengan susah payah saat kata-kata itu keluar dari mulut mrs.jessica.


"Hari ini kalian akan praktek tentang elemen yang kalian miliki,kalian harus mempraktekkannya satu-satu dan harus berhasil,nanti akan saya panggil secara acak"ucap mrs.jessica dengan nada tak bersahabat seperti tadi.


"Saya beri waktu 5 menit untuk latihan,boleh berpasangan boleh individu"ucap mrs.jessica yang langsung membuat semua murid bergegas untuk latihan.


Steva sih diam saja,secara dia sudah bisa mengendalikan kekuatannya,namun ide usil itu kini hinggap di pikirannya saat tahu bahwa pria rese di sampingnya ini berelemen api.


"Heh lo"ucap steva yang tak terdengar ramah sama sekali.


"Apaan?"ucap bryan dengan nada yang sama tidak bersahabatnya.


"Gue pengen tahu kekuatan lo"ucap steva.


"Idih,emang lo siapa nyuruh-nyuruh gue keluarin kekuatan"ucap bryan.


"Gue cuma pengen tahu seberapa besar kekuatan lo,dan lagi lo kan seorang pangeran"ucap steva memulai rencana busuknya.


"Oke deh kalo lo maksa"ucap bryan.Dia pun mulai mengeluarkan kekuatannya namun anehnya kekuatannya tak mau keluar,sebenarnya steva sudah memasangkan sihir pengunci sihir dalam diri bryan,itulah sebabnya dia tak bisa mengeluarkan kekuatannya.


"Mana?ternyata lo nggak hebat-hebat amat ya"ucap steva sambil terkikik pelan.


Tenang pangeran galak,gue masih punya kejutan lain,batin steva berkata.


Sementara itu di sisi lain,aqua nampak malu-malu kucing saat dirinya berlatih dengan pangeran mahen,memang sih dia tak mengajak tapi pangeran mahen lah yang mengajaknya,tak mungkin kan dia menolak kesempatan emas ini.


"Tangannya jangan terlalu kaku,di lemesin aja"ucap pangeran mahen lalu membantu aqua memposisikan tangannya,tentu saja hal itu membuat jantung aqua ingin terbang melayang ke angkasa.


"Ma-makasih ya pangeran mahen"ucap aqua malu-malu.


"I-iya"ucap aqua.


Latihan yang sangat singkat itu pun telah berakhir,mrs.jessica menatap semuanya tajam lalu pandangannya kini menelusuri buku absen yang berisikan 150 nama itu,perlu kalian tahu,setiap kelas di zodiak academy berisikan 120-150 siswa,jadi wajar saja jika murid di sini sangatlah banyak.


"Violet manda natasha"ucap mrs.jessica yang membuat violet menegang di tempat.


Dengan tangan yang berkeringat dingin,violet pun maju ke depan dan pandangan semua murid kini beralih padanya.


"Cantik juga"gumam bryan yang masih dapat di dengar oleh steva.


Ni orang ternyata playboy ya,hii amit-amit tampang kek gitu di buat modal playboy.batin steva berkata.


"Apa elemen dan zodiakmu?"tanya mrs.jessica.


"Elemen saya tanaman dan zodiak saya virgo"jawab violet yang nampaknya gugup.


"Tunjukkan"perintah mrs.jessica penuh penekanan.


Violet nampak menarik nafas lalu menghembuskannya dengan perlahan,dan detik berikutnya tampaklah sulur-sulur tanaman yang tumbuh di sampingnya,kelamaan sulur itu membesar dan memanjang,tumbuhlah daun-daun yang lebat dan detik selanjutnya bunga lily putih tampak bermekaran dan mengeluarkan bau semerbak.Para murid bertepuk tangan atas penampilan violet yang cukup mengagumkan.


"Bagus,saya beri nilai B+"ucap mrs.jessica yang membuat violet tersenyum bangga akan keberhasilannya.


Para murid mulai di sebutkan satu-satu,dan sebagian dari mereka juga sudah menunjukkan kekuatan mereka,sampai akhirnya tibalah giliran sandra.


"Cassandra lecca piscesaria"panggil mrs.jessica yang membuat sandra langsung maju ke depan dengan tatapan angkuhnya terutama untuk steva.Steva hanya memandang malas pada sandra yang nampaknya ingin memamerkan kekuatannya.


"Silahkan tunjukkan kekuatan kamu"ucap mrs jessica.


Sandra lalu memejamkan matanya berusaha mencari konsentrasi dan detik selanjutnya tampaklah air mancur dari dalam lantai tempatnya berpijak,dia menggerakkan tangannya ke kanan dan ke kiri yang mengakibatkan air itu menari dengan indahnya di udara,setelah di rasa cukup dia pun mengakhiri pertunjukkannya itu.


"Bagus,A- buat kamu"ucap mrs.jessica yang membuat sandra tersenyum sombong ke arah steva.

__ADS_1


"Selanjutnya lolita walston aquariusa"ucap mrs.jessica yang membuat aqua terlonjak kaget,dengan langkah pelan dia pun maju ke depan kelas.


"Apa elemen dan zodiakmu nona?"tanya mrs.jessica.


"Elemen saya air dan tanah dan zodiak saya aquarius"jawab aqua dengan pelan hampir berbisik.


"Tunjukkan"ucap mrs.jessica.


Aqua memejamkan matanya mencari konsentrasi dan setelah konsentrasinya terkumpul dia pun memulai pertunjukkannya,tampaklah sebuah aliran air di dekat aqua,kemudian dia mengarahkan tangannya ke atas dan air tersebut juga mengarah ke atas seperti gletser,dia pun mengakhiri pertunjukkan sederhananya itu dengan membentuk sebuah air melengkung mirip pelangi.


"Bagus,A untukmu"ucap mrs.jessica yang membuat aqua tersenyum riang.


"Selanjutnya,pangeran bryan"panggil mrs.jessica,dengan lanngkah yang di cool-coolin dia pun maju ke depan jelas,padahal kekuatannya masih di kunci oleh steva.


"Tunjukkan"


"Maaf,mrs,kekuatan saya tidak bisa di gunakan,entah apa sebabnya"ucap bryan dengan jujur.


"Kenapa bisa seperti itu?kamu jangan membohongi saya ya"ucap mrs.jessica galak.


"Saya tidak bohong mrs,ini buktinya"ucap bryan sambil menggerakkan tangannya namun tak terjadi apa-apa.


"Kemarikan tangan kamu"ucap mrs.jessica yang membuat bryan menyerahkan tangannya pada mrs.jessica.


Steva pun tersenyum senang saat rencananya berjalan mulus sampai detik ini,dia pun membacakan mantra untuk melepas sihir pengunci itu dari bryan,dan detik itu juga api muncul di tangan bryan dan membakar sedikit rambut mrs.jessica.


Steva ingin tertawa seperti nenek lampir namun hal itu di tahannya,alhasil dia pun tertawa dalam hati.


"Kamu membohongi saya pangeran"ucap mrs.jessica lalu menatap tajam ke arah bryan.


"Bukan begitu mrs"kata bryan.


"Ke lapangan sekarang juga"tegas mrs.jessica tanpa pembantahan.


Dengan hati dongkol,bryan pun berjalan meninggalkan kelas dan berjalan menuju lapangan untuk berjemur,jangan salah ya walaupun dia ini seorang pangeran tapi di dalam zodiak academy tidak mengenal sistem kasta.


"Selanjutnya stevani gilbert piscessa"panggil mrs.jessica dengan muka yang masih nampak marah karena kejadian barusan.


Dengan langkah santai tanpa beban dia pun maju ke depan kelas,banyak siswa laki-laki yang melihat ke arahnya saat dia maju ke depan,mungkin karena steva itu cantik.


"Elemen dan zodiakmu?"


"Es dan pisces"ucap steva dengan santai tanpa menyadari hampir seluruh penghuni jelas menatapnya tak percaya.


"Jangan bermain-main,kamu tidak mungkin punya elemen es"sanggah mrs.jessica.


"Saya tidak bermain-main karena saya memang memilikinya"ucap steva.


"Cih,coba saja tunjukkan"ucap mrs.jessica yang nampaknya masih tak percaya.


Steva pun menggerakkan telunjuknya dengan memutarnya,tak lama kemudian muncullah seperti pusaran salju kecil yang bergerak indah di depannya,makin lama salju itu semakin banyak dan kini sudah memenuhi seluruh ruangan kelas sehingga terjadilah hujan salju mendadak di kelas itu,steva pun mengakhiri pertunjukan kecilnya dengan tepuk tangan yang membahana dari hampir seluruh penghuni kelas.


"Anda percaya?"tanya steva pada mrs.jessica.


"Ya saya percaya,tapi dari mana kamu mendapatkannya?"tanya mrs.jessica.


"Entahlah,kekuatan itu sudah ada sejak saya lahir"jawab steva.


"Kamu berasal dari mana?"tanya mrs.jessica.


"Dunia manusia"jawab steva yang membuat semuanya kembali menatapnya tak percaya.


"Saya pikir kamu ada hubungannya dengan kerajaan pisces"kata mrs.jessica.


"Saya bahkan tak tahu apa itu kerajaan pisces"ucap steva.


"Yasudah kamu boleh duduk dan kamu mendapat nilai A+"ucap mrs.jessica yang membuat steva tersenyum penuh kemenangan pada sandra yang menatapnya tak suka.


Cih,dia pikir dia siapa?aku akan cari tahu semua tentangmu dan aku akan menjatuhkanmu gadis es.batin sandra berkata.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2