The Legend Of Zodiak Girl

The Legend Of Zodiak Girl
seleksi


__ADS_3

Pagi ini,tepatnya di athena school,para murod nampak bersiap-siap untuk seleksi yang akan segera dilakukan,jangan tanya soal steva,dia bersantai sambil menenggelamkan kepalanya diatas lipatan kedua tangannya,walaupun dia sudah setuju untuk masuk dalam zodiak academy,tapi apakah dia akan lebay seperti temannya yang sedari pagi tak berhenti berlatih?.


Ada sedikit perbedaan,dalam pengumuman kemarin di catat semua murid kelas 11 harus ikut,namun setelah di tinjau lebih lanjut akhirnya diambil keputusan bahwa hanya murid yang memiliki kemampuan khusus yang di perkenankan untuk mengikuti seleksi tersebut,tercacat ada 50 murid.


"Steva,latihan yuk"ajak aqua dengan senyum cemerlang seperti biasanya,sedangkan steva,seperti biasa dia menjawab segala ajakan dan ucapan aqua hanya dengan tatapan dan bahasa isyarat.


"Yaudah kalo nggak mau,nih gue tunjukin kekuatan gue"ucap aqua,dia mulai mengayunkan tangannya di udara,bergerak ke kanan dan ke kiri,lalu muncullah sebuah aliran air yang melayang di udara dengan indahnya,para murid yang melihat itu pun tak berhentinya berdecak kagum.


"Keren kan"ucap aqua yang di hadiahi tatapan yang artinya biasa aja tuh.


"Tunjukin dong kekuatan lo"pinta aqua pada steva.


"Nggak"ucap steva.


"Pelit amat sih"gerutu aqua.


"Hmmm"


Pengumuman bagi seluruh murid yang akan mengikuti seleksi harap segera ke lapangan sekarang juga.


Pengumuman barusan membuat para murid yang mengikuti lomba menjadi kalang kabut sendiri,mereka segera berlari menuju lapangan sesuai dengan pengumuman tersebut.Tak mau kalah aqua menarik tangan steva tanpa persetujuan pemiliknya dan langsung berlari menuju lapangan,bahkan steva tak sempat protes.


Saat mereka sampai di lapangan,tampaklah puluhan manusia yang sudah memadati lapangan tersebut,sebenarnya steva sudah muak dengan ini semua,suara berisik,pengap dan panas,itu yang paling di bencinya,tapi demi mencapai tujuannya dia harus rela mengorbankan kenyamanan dirinya.


Tak lama kemudian tampaklah seorang pria dengan wibawanya dan sebuah jubah berwarna ungu yang menjuntai ke bawah,menambah kesan bahwa pria ini sangatlah berkarisma naik ke atas podium.


"Selamat pagi anak-anak sekalian,saya selaku kepala sekolah zodiak academy berterima kasih karena kami sudah di berikan kesempatan untuk mengadakan seleksi tahunan di sekolah ini,saya harap kalian akan sungguh-sungguh dalam seleksi nanti,supaya kalian bisa lulus dan masuk ke zodiak academy,selamat berjuang dan semoga berhasil"ucap kepala sekolah dengan suaranya yang berat dan berwibawa.


Setelah kepala sekolah dari zodiak academy yang belum di ketahui namanya turun,barulan mr.jack,kepala sekolah athena school naik ke podium.


"Kalian akan di panggil sesuai dengan nomor seleksi yang sudah di bagikan,kalian semua bisa duduk di kursi penonton"ucap mr jack yang langsung di patuhi oleh murid-murid,lapangan yang hampir mirip stadion itu kini di penuhi oleh berbagai perasaan,ada yang takut,senang,sedih dan masih banyak lagi.


"Lo nomor berapa stev?"tanya aqua.


Steva menyerahkan name tagnya pada aqua dan setelah aqua membacanya ternyata mereka sama-sama mendapat bagian paling akhir,bersabarlah.

__ADS_1


"Kita ternyata satu paket ya,gue 49 lo 50 hehe"ucap aqua yang tak di respon oleh steva.


"Sekali-kali balas dong omongan gue,lo pikir ngomong sama lo nggak capek"kata aqua yang membuat steva mengernyitkan dahinya.


Kalo capek ya nggak usah ngomong,susah amat hidup lo,batin steva berkata.


Karena bosan menunggu giliran dan bosan mendengar ceramah aqua,steva pun memilih untuk memejamkam matanya,mencari ketenangan di alam bawah sadarnya,pikirannya juga sekarang sedang penuh berisi tentang alibi yang mungkin terjadi di kehidupannya setelah ini,lebih tepatnya saat dia memasuki sekolah yang bernama zodiak academy,apakah sekolah itu menyenangkan atau menyedihkan seperti sekolahnya sekarang?ntahlah dia pusing sendiri memikirkannya.


Detik berlalu,menit berlalu dan jam berlalu,kini sudah lebih dari 40 siswa yang sudah mengikuti seleksi,dan sepanjang itu juga steva memejamkan matanya dan jangan tanya soal aqua,dia sudah pasti ikut berteriak mendukung murid dari sekolahnya dengan heboh.


"Steva,bangun ini udah masuk giliran kita"ucap aqua sambil menggoyangkan tubuh steva,belum ada sedetik,steva sudah membuka matanya dan memasang wajah dinginnya,melihat itu aqua jadi berpikir,apakah benar bahwa sahabatnya itu makhluk asing dari sebuah planet yang sampai saat ini belum di temukan oleh ilmuwan?.


"Peserta nomor 49,lolita walston aquariusa"ucap sang pembawa acara memanggil nama aqua.


"Doain gue ya,biar menang"ucap aqua kepada steva sebelum dia turun kelapangan.


Gugup,cemas,takut dan khawatir,itulah yang di rasakan aqua saat ini,bagaimana jika lawannya susah?apakah dia akan kalah?atau lebih parahnya dia mati?oh tidak,perjalanan masih sangat jauh,aqua.


Seorang pemuda berambut biru laut seperti dirinya datang memasuki arena dan langsung memberikan seringai yang menakutkan menurut aqua.pemuda itu tampak menggerakkan tangannya dan mulutnya juga berkomat-kamit,membaca mantra mungkin,tak lama kemudian muncullah sesosok monster yang terbuat dari air dan kalau tidak salah itu sejenis kraken.


Monster itu mulai mendekat ke arah aqua dan akan menyerangnya,namun dengan sigap aqua membuat water shield yang melindungi dirinya dari serangan monster itu.


"Water arrow"ucap aqua,lalu puluhan anak panah dari air yang dikendalikannya muncul secar tiba-tiba dan langsung menyerang monster di hadapannya.Monster yang terkena panah air milik aqua tampak melemah,inilah saatnya aqua menghabisi monster di hadapannya.


"Twister"ucap sissy,lalu muncullah sebuah pusaran air yang memutar-mutar tubuh monster itu sampai hancur,dan pertandingan ini di menangkan oleh aqua,sorak sorai penonton menyambut kemenangan aqua,di tambah lagi aqua menang tanpa adanya luka.


"Gue berhasil"ucap aqua saat dia sudah kembali ke tempat duduknya.steva hanya menanggapinya dengan isyarat matanya yang mungkin mengatakan selamat.


"Peserta selanjutnya,stevani gilbert piscessa"ucap sang pembawa acara,dengan langkah santai dia pun menuju arena,tak ada perasaan gugup dan cemas seperti yang murid lain rasakan.Saat dia sudah sampai ke arena,tampaklah seorang pemuda dengan rambut berwarna silver yang memandang tajam ke arahnya,dia pun membalas tatapan tajam itu dengan tatapan yang jauh lebih tajam,sehingga membuat pemuda itu menghentikan tatapan tajamnya.


Pemuda itu merentangkan kedua tangannya dan mulutnya berkomat-kamit membaca mantra,tak lama kemudian muncullah sesosok harimau dari udara,mungkin pemuda itu berelemen angin.


"Monster harimau level 15 buatanku,semoga kau tidak mati nona"ucap pemuda itu yang membuat steva ingin mencekiknya sampai tewas.


Harimau itu mendekat ke arah ke arah steva,namun anehnya steva masih melipat tangannya di depan dada sedangkan murid lain terkejut dengan tindakan steva yang belum mengambil ancang-ancang sama sekali,apakah steva akan bunuh diri?.

__ADS_1


Saat harimau itu sudah hampir mencapainya,dia menyeringai seakan harimau itu adalah santapan segarnya,tidak ada rasa takut di wajahnya.


"Mass freeze"ucap steva yang langsung membuat harimau yang sudah berada beberapa inci di depannya membeku seketika dan langsur hancur tak bersisa.


Semua murid tentu saja kaget akan hal itu,darimana dia belajar kemampuan hebat seperti itu?pemuda yang menantangnya hanya bisa membuka mulutnya mendapati dirinya kalah telak dari gadis di depannya.


Sebelum pergi,steva tersenyum sinis pada pemuda tadi yang mungkin apabila di artikan akan menjadi sebuah kalimat jangan terlalu percaya diri,kalau kau meremehkanku,bukan hanya harimau mu saja yang hancur tapi juga dengan dirimu


■■■


Sekarang adalah saat yang mendebarkan bagi seluruh murid yang ikut seleksi kecuali steva,gadis itu nampak biasa-biasa saja,tak ada raut khawatir dalam wajahnya,berbeda dengan aqua yang sedari tadi meremas ujung roknya saking gugupnya.


"Baik adik-adik sekalian,sekarang adalah saatnya pengumuman hasil seleksi yang baru saja kita lakukan,dan hanya akan 7 peserta yang akan lolos"ucap seorang pemuda tampan yang sepertinya adalah seorang guru.


Para murid yang ikut seleksi semakin tegang saat pemuda tadi mengumumkan bahwa hanya akan 7 orang yang alan lolos.


"Yang ketujuh,pemuda ini berhasil mengalahkan monster kelabang level 3 dengan kekuatan petirnya,kita sambut arnold steffan suviann"ucap laki-laki itu,arnold adalah salah satu laki-laki most wanted di sekolah ini,jadi kepergiannya akan membuat fansnya menggila.


"Yang keenam,perempuan ini berhasil mengalahkan monster kucing api level 5,kita sambut isabella michelle swith",isabella pun maju ke depan.


"Makin panas saja suasana,selanjutnya perempuan ini berhasil mengalahkan monster ular level 6,kita sambut monicca alva smith",monicca pun maju ke depan,tampak semua murid kecuali steva semakin tegang.


"Yang keempat,laki-laki ini berhasil mengalahkan monster kura-kura level 7 dengan kekuatan anginnya,kita sambut william bryan jeft",william maju ke depan.


"Kita sudah masuk tiga besar rupanya,selanjutnya pemuda dengan kemampuan apinya berhasil mengalahkan monster rajawali level 10,kita sambut loenardo federick",para murid perempuan lalu menjerit histeris saat nama leo di sebutkan,sedangkan steva dari ekspresinya dia nampak tidak suka.


"Selanjutnya,perempuan tangguh yang mampu mengalahkan monster kraken dengan kekuatan airnya,kita sambut lolita walston aquariusa"ucap laki-laki itu,tampak aqua menjerit heboh saat namanya di sebutkan,sambil meloncat-loncat gembira,dia pun maju ke depan.


"Ini yang terakhir dan nomor satu,perempuan ini sangat hebat,dia bahkan bisa mengalahkan monster harimau level 15 dengan sekali serangan,kita sambut stevani gilbert piscessa",para murid nampak heboh sedangkan steva dia malah biasa-biasa saja.


"Besok kalian akan di jemput menggunakan mobil menuju zodiak academy,dan pengumuman lainnya bisa kalian lihat besok,semoga hari kalian menyenangkan"ucap laki-laki itu kepada murid yang lulus seleksi.


Perjalanan panjang akan di mulai besok.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2