The Legend Of Zodiak Girl

The Legend Of Zodiak Girl
Misi penyelamatan


__ADS_3

Steva hanya bisa menatap pantulan dirinya di cermin saat dirinya di rias oleh seorang perias yang ada di istana buaya itu,nyatanya omongan xander tidak dapat di percaya,dia bilang bahwa steva akan di tumbalkan kepada sang buaya,tapi ternyata sang buaya itu adalah xander sendiri.


Dia pura-pura bicara seperti itu agar mendapat bantuan dari para penyihir untuk membantu dirinya menangkap steva,dan selama ini dia pura-pura menjadi seorang penyihir,agar mendapat keterampilan membuat ramuan dari para penyihir di desa itu.


"Tidak salah raja xander menjadikanmu permaisuri,karena dirimu sangatlah cantik"ucap perias itu.


"Diam,jangan memuji diriku jika itu berkaitan dengan raja buaya darat itu"ucap steva geram.


"Maafkan aku,tapi memang dirimu sungguh cantik nona,aku saja sampai iri"kata perias itu.


"Iri dengan diriku?apa kau mencintai raja buaya darat itu?"tanya steva.


"Tidak nona,aku hanya iri dengan kecantikanmu"jawabnya.


"Sudahlah jangan bohong,katakan yang sebenarnya padaku"ucap steva.


"Emmm,tapi aku takut di hukum oleh raja xander nona,dia sangat kejam"kata perias itu.


"Aku yang akan bertanggung jawab jika dia menghukummu,percayalah"kata steva meyakinkan.


"Sebenarnya aku adalah salah satu dari puluhan istri raja xander nona"ucapnya yang membuat steva tercengang.


"Apa?puluhan istri?ceritakanlah secara jelas"ucap steva.


"Jadi begini,raja xander sebenarnya sudah memiliki banyak istri dan apabila dia sudah bosan,dia akan menikah lagi dan istrinya yang lama akan dia jadikan pelayan di istana ini"jelasnya.


"Oh begitu,tapi kenapa dia malah pergi ke desa penyihir itu?aku yakin dia bukan hanya sekedar belajar membuat ramuan?"tanya steva.


"Memang bukan hanya itu tujuannya,sebenarnya para istrinya yang lain itu adalah hasil dari merebut istri atau pacar orang lain,sehingga para pasangan mereka yang tidak terima akan menyerang istana ini,dan waktu itu raja xander mendengar kabar bahwa para penyihir di desa itu mampu membuat ramuan yang sangat ampuh,sehingga raja xander tertarik untuk mempelajarinya,dan sejak saat itulah dia meninggalkan istana ini dan kembali dengan membawa dirimu"jelasnya.


"Dasar raja buaya darat,apakah kau bisa membantu diriku?aku sangat membutuhkan pertolonganmu kali ini"ucap steva.


"Emmm sepertinya bisa,apa yang bisa ku bantu?"tanyanya.


"Tolong bantu aku untuk mendapatkan ramuan penawar untuk membebaskanku dari ramuan pemati saraf ini,aku tidak mau jika aku harus menjadi istri raja buaya darat itu,karena aku sedang dalam perjalanan mencari ayah dan ibuku,apakah kamu bisa melakukannya?"ucap steva.


"Tapi aku tidak tahu dimana dia meletakkan ramuan penawarnya,dan juga aku tidak tahu apa ramuan penawarnya,karena aku tidak tahu apa-apa soal ramuan"ucapnya.


"Bagaimana ini?kalau aku tidak bisa membebaskan diri,aku pasti akan menjadi istri raja buaya darat itu,dan juga kedua temanku tidak mungkin menolongku,karena mereka juga sama sepertiku saat ini"ucap steva.


"Maafkan aku nona,tapi aku tidak bisa menolongmu"ucapnya sambil menunduk.


"Sudahlah jangan meminta maaf,kamu tidak salah,yang salah adalah raja buaya darat itu"ucap steva.


Sebenarnya istri dari xander yang saat ini bersama steva,sangat kasihan dengan steva,karena di usia mudanya,dia harus di paksa menjadi seorang istri dari seseorang yang bahkan baru saja di kenalnya,dia ingin menolong,tapi apalah dayanya,dia hanya seorang istri yang di buang oleh suaminya sendiri dan bahkan di jadikan pelayan.


Namun tanpa sengaja sebuah ide hinggap saat dia melihat sebuah peti yang tergeletak di sudut ruangan itu.


"Mungkin aku bisa membantumu"ucapnya.


"Benarkah?apa itu?"tanya steva.


"Aku akan memasukkanmu kedalam peti itu sembari menunggu temanmu datang menolongmu,dan aku akan berpura-pura menjadi dirimu dengan memakai gaun pengantin yang lain"ucapnya.


"Apakah kau yakin ini akan berhasil?dia pasti bisa melihat wajahmu?"tanya steva.


"Aku akan menutupi wajahku dengan selendang,dan jika dia bertanya,kenapa aku menutupi wajahku?aku tinggal menjawab,jika aku malu dilihat orang"ucapnya.


"Tapi apa kau yakin jika kedua temanku akan datang menolongku?"tanya steva.


"Percayalah jika seorang teman tidak akan membiarkan temannya kesusahan dan menghadapi masalahnya sendiri"ucapnya yang membuat hati steva menjadi agak tenang.


"Terima kasih sudah menolongku,ngomong-ngomong bolehkah aku tau siapa namamu?"tanya steva.


"Tentu saja boleh nona,namaku adalah bella,dan siapa namamu kalau boleh tahu?"jawabnya sambil bertanya.

__ADS_1


"Namaku steva"jawab steva.


"Kalau begitu,aku akan memasukkanmu kedalam peti itu sekarang,apakah kau tidak keberatan?"ucap bella.


"Tentu saja tidak,justru aku malah berterima kasih padamu"kata steva.


"Kalau begitu aku akan membantumu masuk kedalam sana"ucap bella yang diiyakan oleh steva.


■■■


Di sisi bryan dan gino.


"Gue nggak sanggup lagi kalau harus ngesot terus"ucap gino dengan nafasnya yang terengah-engah,saat ini ngesot adalah perkara yang sulit bagi mereka berdua,bagaimana tidak?dengan saraf mereka yang masih terkunci,menggerakkan seujung jari saja rasanya sangat sulit,apalagi jika menggerakkan seluruh tubuh mereka,rasanya adalah hal yang mustahil,tapi mereka tetap melakukannya dan hal itu demi steva.


"Kita nggak boleh nyerah gino,lo mau steva kawin sama tuan buaya?"ucap bryan.


"Ya nggak sih tapi kita udah nyoba dari tadi,dan nggak pernah berhasil,lagian disini juga nggak ada benda buat lukain ujung jari kita"kata gino.


"Mau gimana lagi,kita harus nyari pisau buat lukain jari kita"kata bryan.


"Tapi gimana caranya bryan?kita gerakkin kepala aja susah,masak kita harus ngesot lagi"kata gino.


"Demi steva,kita harus lakuin apapun"kata bryan.


"Yaudah demi steva,ayo kita ngesot lagi"ucap gino.


Mereka pun kembali melakukan adegan ngesot itu lagi walaupun sangat susah dan menguras tenaga,namun keberuntungan tampak berpihak pada mereka kali ini,saat bryan secara tidak sengaja jarinya tergores oleh potongan kayu yang meruncing dari lantai kayu itu,dan melukai jarinya sehingga mengeluarkan darah dan membuat tubuhnya seketika bisa bergerak kembali.


"Gue bisa gerak"sorak bryan lalu bangkit berdiri.


"Hebat,gimana caranya?"tanya gino.


"Jari gue nggak sengaja kena potongan kayu waktu gue ngesot tadi"jawab bryan.


"Yaudah kalo gitu,sekarang giliran lo yang bebasin gue"ucap gino.Bryan pun segera mengambil potongan kayu itu untuk melukai jari gino.


"Yang namanya di lukai ya pasti sakitlah,cemen banget sih jadi cowok"kata bryan.


"Iya iya cepetan"ucap gino,bryan pun segera melukai gino dengan kayu itu dan akhirnya gino pun bisa bebas dari penjara ramuan pemati saraf itu.


"Kalo gitu ayo kita nyelametin steva"ucap gino,namun belum sempat gino melangkahkan kakinya,tangannya sudah di cekal oleh bryan.


"Apa lagi?kita nggak punya banyak waktu bryan?"tanya gino.


"Emangnya lo tahu,dimana tempatnya raja buaya itu?kita harus tanya dulu sama penyihir disini"ucap bryan.


Mereka berdua pun segera berlari untuk mencari penyihir yang ada di dekat situ,namun hal itu nampaknya sulit,karena di dini hari begini,mana mungkin ada penyihir yang bangun.


"Kok nggak ada satu pun penyihir yang bangun sih,apa mereka nggak denger tentang keributan tadi"ucap gino.


"Walaupun mereka denger,mereka pasti pura-pura nggak denger,soalnya kan steva di tumbalin buat keabadian mereka"kata bryan.


"Terus kita harus gimana?kasihan steva dong kalo begini"ucap gino yang mulai frustasi.


"Gue juga nggak tau"ucap bryan sembari mengacak-acak kepalanya,namun kemudian ada seekor kupu-kupu yang terbang di dekat mereka dan hal itu memancing mata bryan untuk melihatnya.


"Eh gin,ada kupu-kupu"ucap bryan.


"Yaelah bryan,dalam keadaan kayak gini,masih sempat-sempatnya lo bicarain kupu-kupu"kata gino.


"Tapi liat deh,kupu-kupunya beda dari yang lain,dia bercahaya"ucap bryan.


"Masih aja bicarain kupu-kupu,sekarang itu yang harus kita pikirin adalah,gimana caranya buat nyelametin steva"ucap gino,namun tiba-tiba kupu-kupu itu hinggap di rambut gino dan mengakibatkan rambut gino terbakar sedikit.


"Kupu-kupu laknat,gue ikat lo baru tau rasa"ancam gino pada kupu-kupu itu.

__ADS_1


"Aku adalah kupu-kupu penjagal,dan aku adalah salah satu pendamping tuan putri steva,aku disini akan membantu kalian menemukan tuan putri steva"ucap kupu-kupu itu.


"Benarkah?tunjukkan dimana steva berada"ucap bryan.


"Ikuti aku"ucap kupu-kupu itu lalu terbang menjauh dan kemudian di ikuti oleh bryan dan gino.Sampai akhirnya mereka sampai di sebuah danau yang menjadi tempat masuk ke kerajaan buaya itu.


"Ayo masuklah ke danau itu dan selamatkan tuan putri steva"ucap kupu-kupu itu.


"Tapi bagaimana caranya kami bernafas di dalam air,sedangkan kami ini bukan ras mermaid?"tanya gino.


"Oh iya aku sampai lupa,buka mulut kalian dan aku akan memberi kalian madu agar bisa bernafas dalam air,tapi ingat!ini hanya berlaku untuk satu jam saja,jadi cepatlah,dan juga maduku ini akan memulihkan elemen kalian"ucap kupu-kupu itu dan langsung di patuhi oleh bryan dan gino.


"Aku percayakan keselamatan tuan putri steva pada kalian berdua"ucap kupu-kupu itu dan di balas anggukan oleh bryan dan gino.


■■■


Di kerajaan buaya.


"Hai calon istriku,apakah kau sudah siap?"tanya xander saat memasuki kamar tempat steva berada.


"Sudah yang mulia"jawab bella dengan suara yang di buat-buat.


"Tapi kenapa kau menutupi wajah cantikmu dengan selendang?"tanya xander.


"Aku hanya malu jika di lihat orang banyak"jawab bella.


"Oh begitu,yasudah mari kita ke ruang pernikahan,semua rakyat sudah menunggu dirimu"ucapnya yang diiyakan oleh bella yang dikira steva itu.


Di dalam peti itu,steva hanya bisa berbaring diam sambil berharap kedua temannya itu datang menolongnya,karena saat ini harapan satu-satunya adalah mereka berdua.


"Semoga bryan dan gino bisa bebas dan menyelamatkanku,aku sangat berharap pada mereka berdua,tapi jika tidak,mungkin ini sudah takdirku menjadi istri raja buaya darat itu"gumam steva.


Sementara itu di ruang pernikahan,acara pernikahan itu berlangsung meriah setelah raja buaya itu resmi mengumumkan bahwa steva adalah istri barunya,dan hal itu di sambut antusias oleh rakyat kerajaan buaya,namun tidak dengan bekas istri raja xander,mereka nampak tak suka dengan istri baru dari mantan suami mereka itu,apalagi sepanjang acara dia selalu menggunakan penutup muka.


Kemegahan acara pernikahan itu terhenti saat tiba-tiba dua orang pemuda datang dan merusak kemeriahan acara itu.


"Lepaskan steva sekarang"ucap bryan menantang raja buaya itu.


"Rupanya kalian bisa bebas juga,sungguh mengagumkan,dua pahlawan kepagian datang untuk menyelamatkan tuan putri mereka yang sudah menjadi istriku"ucap xander sambil tersenyum miring.


"Kau?rupanya kau menipu kami semua,bebaskan steva"ucap bryan dengan lantangnya.


"Kan sudah ku bilang kalau steva sudah menjadi istriku,jadi kalian tidak ada hak untuk mengambilnya dariku"kata xander.


"Kami tidak peduli,kau yang mengambil steva dari kami dan kau harus mengembalikannya"kata gino.


"Mengembalikan?enak saja,dia terlalu cantik dan berharga untuk aku kembalikan pada kalian"kata xander.


"Kau sudah mengambilnya secara paksa dari kami dan kami juga akan mengambilnya kembali secara paksa darimu"ucap bryan.


"Baiklah jika kalian menginginkannya"ucap xander lalu mengacungkan pedangnya yang menandakan bahwa dia siap bertarung melawan bryan dan gino.


"Gino,kita harus membagi strategi,lo lawan raja buaya darat itu dan gue bakal nyelametin steva"ucap bryan yang sepertinya membuat gino keberatan.


"Keenakan lo dong,bisa-bisanya lo mencari kesempatan dalam kesempitan"kata gino.


"Dalam kondisi begini lo masih mentingin ego,elemen lo itu yang paling sesuai buat ngelawan raja buaya darat itu,lo bisa gunain tanaman racun lo buat bikin dia lengah,dan dengan itu kita bisa kabur dari sini sambil membawa steva"terang bryan.


"Yaudah,kita mulai misi menyelamatkan tuan putri kita"ucap gino yang diangguki oleh bryan.


Mereka berdua pun mengambil posisi masing-masing,gino yang sudah siap dengan pedang beracunnya dan bryan yang sudah siap menyelamatkan steva.mereka berdua berlari ke arah yang berbeda,bryan kekanan dan gino kekiri,mereka sengaja menggunakan taktik itu untuk mengecoh raja xander.


"Kalian habisi pemuda berambut merah dan aku akan menghabisi pemuda berambut hijau daun itu"ucap xander pada prajuritnya.


"Baik yang mulia"ucap para prajurit.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2