The Legend Of Zodiak Girl

The Legend Of Zodiak Girl
Pembicaraan singkat


__ADS_3

"Gue mau pindah sekolah"ucap aqua sambil merebahkan dirinya di kasur usai selesai mencari pendamping.


"Kenapa?"tanya violet.


"Lo masih tanya kenapa?lo nggak denger kalo besok ada ujian dadakan"ucap aqua setengah sewot.


"Iya juga sih,gue juga belum nyiapin diri buat besok"kata violet.


"Ujian dadakan itu sebenarnya gimana sih?"tanya steva.


"Ujian dadakan itu biasanya di adakan sekali dalam sebulan dan bisa juga 3 kali dalam setahun,ujian ini untuk mengetes kemampuan murid maksudnya mengalami peningkatan atau enggak,dan di ujian inilah biasanya akan di ambil juara paralel di setiap kelas dan di hitung dengan kelas lain"jelas maudy.


"Oh gitu"ucap steva.


"Kita ke kantin yuk"ajak aqua.


"Boleh juga,gue juga lagi laper"ucap violet.


"Gue ikut deh"timpal maudy.


"Gue nggak deh,gue mau ke perpus aja"ucap steva.


"Tumben banget ke perpus ada apa?"tanya aqua.


"Nggak ada papa,yaudah gue ke perpus dulu"ucap steva lalu beranjak pergi.


■■■


Saat sampai di perpustakaan,steva di buat kagum karena perpustakaan itu sangat luas dan besar dan juga bagian dalamnya sangat artistis dan rapi,kalau di lihat-lihat sih besarnya setara atau bahkan lebih besar dari perpustakaan negara.


Steva berjalan di antara rak-rak buku dan mulai melihat genre setiap buku,mulai dari sejarah,elemen,bahasa,fisika,ramuan dan masih banyak lagi,sampai mata steva tertuju pada rak buku bagian sejarah.


Sebenarnya steva itu tidak terlalu suka membaca buku,tapi kali ini jiwa membacanya seakan meronta meminta buku untuk di baca.Steva menelusuri setiap judul buku yang ada di rak buku genre sejarah itu,sampai akhirnya netranya menangkap sebuah judul buku dan dia pun mengambilnya 'ophiuchus kingdom' itulah judulnya.


Dia pun ingin menarik satu kursi untuk duduk namun tiba-tiba tangannya di cekal oleh seseorang.Steva menatap orang itu dengan pandangan penuh tanya,sedangkan orang yang di pandang malah nyengir nggak jelas.


"Maaf,gue boleh kan duduk di sebelah lo?"tanya orang itu.


"Kenapa juga nggak boleh,ini kan bukan perpus gue"jawab steva lalu mendudukkan dirinya di kursi tadi yang belum sempat dia duduki.


"Berarti boleh kan?"pasti orang itu.


"Iya boleh"ucap steva.


Orang itu pun duduk di sebelah steva,dia juga memegang salah satu buku yang berjudul macam-macam ramuan dan cara membuatnya.


"Lo suka belajar soal ramuan ya?"tanya steva.


"Iya suka,secara kan zodiak gue mengajarkan untuk menguasai berbagai hal yang berhubungan dengan tanaman"jawab gino,ya memang orang itu adalah gino.

__ADS_1


"Oh begitu"ucap steva lalu kembali fokus kepada bukunya.


"Lo baca apa?"tanya gino.


Steva memperlihatkan judul bukunya pada gino,mata gino menyipit saat mengetahui judul buku itu.


"Ternyata lo tertarik juga ya sama zodiak satu ini"ucap gino.


"Zodiak?jadi ophiuchus ini termasuk dalam kategori zodiak?"tanya steva.


"Ya ophiuchus memang sebuah zodiak"jawab gino.


"Kalo di dunia gue,ophiuchus ini merupakan zodiak ke 13 tapi dia tak termasuk dalam kategori zodiak seperti kedua belas zodiak yang melegenda itu"ucap steva.


"Oh kayak gitu,berarti itu artinya cerita yang ada di dunia lo hampir sama dengan cerita di dunia ini"ucap gino.


"Gimana?ceritain dong,gue males banget baca buku yang super tebel ini"kata steva.


"Gue mulai darimana ya,emmm begini,dulu itu ophiuchus masuk dalam kategori zodiak yang menghiasi konstelasi di dunia ini,ketiga belas zodiak itu hidup secara berdampingan dan rukun,setiap perayaan bulan biru ketiga belas zodiak akan melingkar di bawah bulan biru untuk memperoleh kedamaian dan ketentraman dan di antara ketiga belas zodiak itu ophiuchus lah zodiak terkuat,karena kehebatannya yang membuat ophiuchus menjadi yang terkuat tapi hal itu menjadikannya sombong dan menganggap zodiak lainnya lemah.Malapetaka di mulai saat perayaan bulan biru kembali terjadi,pada saat itu entah mengapa ada dua bulan yang menggantung di atas langit yaitu bulan biru dan juga bulan hitam,para zodiak menyatukan kekuatan mereka agar bulan hitam itu bisa hilang dan tidak menimbulkan kehancuran,namun kerajaan ophiuchus saat itu tak mau membantu,dan hal itu membuat para zodiak murka dengan ophiuchus,di tengah keadaan terdesak ophiuchus akhirnya mau membantu kedua belas zodiak itu namun dengan satu syarat yaitu mereka harus mengabdi pada ophiuchus dan menjadikan ophiuchus satu-satunya zodiak yang ada di dunia ini,peperangan tak bisa terelekkan dan karena peperangan itu ophiuchus di hapus dari konstelasi zodiak karena tak mau mengikuti ritual bulan biru"jelas gino panjang lebar.


"Oh begitu,lalu apa yang terjadi dengan bulan hitam itu dan darimana asalnya?"tanya steva.


"Setelah di selidiki ternyata bulan hitam itu berasal dari aura kejahatan ophiuchus,seperti halnya peraturan di dunia ini yang mengharuskan setiap zodiak tidak boleh punya sikap sombong dan merasa paling kuat karena hal itu bisa mendorong bulan hitam muncul kembali dan setelah peperangan itu bulan hitam malah merasuk kedalam bulan biru itu dan aku tak tahu lagi apa yang terjadi karena para zodiak juga tak tahu kenapa bisa seperti itu"jawab gino.


"Oh begitu sayang sekali karena kerukunan malah berubah menjadi permusuhan hanya karena kekuasaan"ucap steva.


"Mungkin emang udah takdirnya"kata gino.


"Buku ini bagusnya apa sih"ucap steva sambil membolak-balikan buku itu lalu melemparnya ke sembarang tempat.Gino melihatnya sambil geleng-geleng kepala,memang benar jika sikap steva ini sering kali berubah tak tahu kapan waktunya.


"Ambil nggak"ucap gino.


"Enggak"kata steva.


"Ambil atauuuu____


"Atau apa?lo mau macem-macem sama gue"ucap steva mendadak galak.


"Mana berani gue sama lo"kata gino,sebenarnya dia ingin tertawa karena sikap steva yang berubah-ubah sedari tadi,mulai dari cuek,banyak nanya,usil dan sekarang mendadak galak.


"Males gue sama lo"ucap steva lalu beranjak berdiri dan mulai melangkahkan kakinya,namun baru saja satu langkah,pergelangan tangannya di cekal oleh gino.


"Mau kemana?di sini aja dulu,kita ngobrol bentar"ucap gino yang membuat steva duduk kembali.


"Mau ngobrol apa?"tanya steva.


"Berapa umur lo?"tanya gino.


"Apaan sih nanya-nanya umur nggak sopan banget"jengkel steva.

__ADS_1


"Nanya doang apa salahnya sih"kata gino.


"Enam belas tahun kayaknya eh bukan tujuh belas eh salah kayaknya enam belas setengah deh,tapi kayaknya tujuh belas tahun eh ralat enam belas tahun sebelas bulan,bingung gue"ucap steva.


"Umur sendiri aja nggak tahu,gimana sih"ucap gino sambil terkikik geli.


"Namanya aja orang lupa,udah ah gue mau balik ke asrama,dan jangan halangi gue lagi"ucap steva di sertai ancaman.


"Iya nggak bakal,silahkan tuan putri"ucap gino yang membuat steva memutar bola mata malas dan melanjutkan langkahnya meninggalkan perpustakaan.


"Lucu banget"gumam gino saat melihat steva meninggalkan perpustakaan.


■■■


Steva berjalan di sepanjang koridor menuju asrama sambil sesekali menatap langit dan memikirkan cerita dari gino barusan,ternyata masih banyak misteri dari dunia ini yang belum dia ketahui.


Karena tak terlalu memerhatikan jalan dia pun menabrak sesuatu yang menyebabkan dirinya terjerembab ke lantai dengan cukup keras.


"Kalo jalan liat-liat dong"ucap steva sambil mengelus bagian bawah tubuhnya yang menjadi korban akan kejadian barusan,padahal dia yang salah tapi dia juga yang sewot,dasar steva.


"Lo yang salah malah nyalahin orang"ucap orang itu,steva mendongakkan kepala menatap orang tersebut,giginya bergemeletuk marah saat tahu siapa orang itu.


"Lo?emang ya setiap gue ketemu sama lo bawaanya itu kesel melulu,dasar pembawa sial"tuding steva.


"Lo pikir gue juga nggak kesel,denger ya mulai dari pertama gue ketemu sama lo,gue udah eneg banget tau"ucap bryan.


"Heh dasar kadal gadungan,gue juga udah eneg banget sama lo,gue harap besok lo tanding lagi sama gue,biar gue cincang lo sampai lembut"ucap steva.


Tak mau lama-lama berdebat dengan steva karena ujung-ujungnya dia juga yang bakal kalah,bryan pun memutuskan untuk berlalu dari sana.


"Dasar kadal gadungan stres"teriak steva lalu dia pun meninggalkan tempat itu.


■■■


Steva sampai di pintu kamar asrama lalu membuka kasar pintu itu sehingga menimbulkan bunyi yang kerasa dan mengagetkan ketiga temannya.


"Ya ampun steva,lo mau bikin kita kena serangan jantung"omel aqua yang di balas tatapan tajam oleh steva.


"Kayaknya dia lagi marah deh"gumam violet yang tak mau berbicara keras-keras.


"Bryannnnnnnnn,dasar pangeran gadungan"teriak steva yang membuat ketiga temannya tahu bahwa bryan lah tersangka atas kasus ini.


"Kenapa sama bryan,steva?"tanya aqua.


Steva mengatur nafasnya untuk meredam kemarahannya.


"Gue mau cincang dia"ucap steva lalu melangkahkan kaki menuju kamarnya.


"Hahhh"ucap aqua,violet dan maudy bersamaan.

__ADS_1


Bersambung


jangan lupa kasih jempol


__ADS_2