The SMK

The SMK
The SMK•|28


__ADS_3

Ayu mengganti gaun pesta dengan piyama tidur. Menselonjorkan kaki ia memijit kakinya yang terasa pegal, mana pernah gadis itu memakai heels jadi ya begini jadinya. Varo yang baru memasuki kamar melepas dan meletakkan jasnya disamping Ayu memijit kaki istri kecilnya, ia tau betapa betapa pegalnya selama 4 jam berdiri memakai heels.


" Mas Lo ngapain?" reflek Ayu yang tak menyangka Varo tiba-tiba memangku kakinya dan memijat pelan bagian yang pegal.


"Udah diem aja"


Ayu menunduk tak menyadari bahwa selama empat bulan ini ia bersama dengan Varo, orang yang telah mengucapkan ijab qobul atas namanya. Yang selama ini menjaganya dengan baik " Mas,..." panggil Ayu yang dipanggil pun langsung menoleh.


" Apa?"


" Lo nggak punya cewek yang bener-bener Lo cintai?, kalo lo mau Lo bisa kok ngejar cewek itu lagi!" Varo menghentikan aktivitasnya mendengar perkataan Ayu seperti ada yang aneh.


" Lo ngomong apaan si?"


" gue cuma tanya".


" Tapi pertanyaan Lo itu seakan Lo berharap gue sama Lo pisah"


" Lo berhak bahagia mas, gue tau Lo kesiksa hidup sama gue,bahkan gue belum bisa memenuhi kewajiban gue sebagai istri"


Varo menempelkan telunjuknya pada bibir Ayu "Sssttt jangan terusin lagi, bagi aku setelah ijab qobul selesai dan kamu sah jadi istri aku, cuma kamu satu-satunya wanita yang ada dihidup aku, kalo kamu belum bisa memenuhi kewajibanmu sekarang aku bakal nunggu sampai kamu lulus sekolah, asal aku tetap bisa sama kamu" ucap Varo tenang.


Ayu langsung memeluk Varo, ia seperti cerminan dari diri sang Ayah. " Makasih mas"


**


" Maaass...... Lo kemana Woi?" teriak Ayu untung para ibunya sedang berolahraga pagi hanya ada ART dan beberapa satpam dirumah itu.


Sampai di dapur niatnya ia ingin minum namun malah melihat Varo yang ragu-ragu memasukkan cabai dalam wajan " Lo ngapain Pak Dokter yang merangkap sebagai CEO Aquins Group" tanya Ayu dengan nada sedikit menggoda.

__ADS_1


" Mau buat sambel, tapi minyaknya ganas, panas ew"🤣 Kata Varo yang masih setia pasang kuda-kuda jika saja minyak itu tiba-tiba muncrat.


Ayu melirik di sampingnya sudah ada tempe yang hampir gosong namun masih bisa terselamatkan mungkin suaminya itu ingin membuat sambal tempe namun karena ia tak mau merepotkan orang akhirnya ia sendiri turun tangan, dalam kamusnya selagi ia bisa mengatasi itu sendiri untuk apa meminta bantuan orang lain.


" Sini biar gue yang urus, tu api matiin dulu" Ayu mengambil alih, ia menyeseti cabainya terlebih dahulu memanaskan minyak dan memasukkan cabai itu.


" kok anteng, kagak muncrat sana sini minyaknya?"


" ya ini triknya kalo mau goreng cabe biar nggak muncrat sana sini" Tak membutuhkan waktu lama sambat tempe pun siap dihidangkan bersama nasi anget dan kerupuk sang pelengkap sarapan mereka sudah.


Randy yang baru saja datang pun langsung disuruh bergabung oleh Ayu " Gue tau Lo belum sarapan kan ye, kasian jomblo kagak ada yang ngurus😅" renyah banget tu mulut mentang-mentang dah punya laki.


" Enak banget kayaknya ni siapa yang buat?" ucap Randy yang membuat Varo merasa aneh, biasanya Randy selalu memakai bahasa formal terhadapnya dan ibunya.


" Bos Lo lah, siapa lagi" datar Ayu mengambil kerupuk lagi seakan ia belum makan selama beberapa hari.


Randy menarik kursinya mengambil piring dan memasukkan nasi serta sambal tempe baru suapan pertama yang akan masuk dalam mulutnya namun Varo menanyakan keberadaanya dirumah ini.


" Berapa lama sampai kelar semu?" tanya Ayu yang langsung tertarik dalam pembahasan ini.


" 3 bulan udah paling cepat, dan itu mungkin memerlukan waktu lagi untuk bisa beres keseluruhannya"


" 3 bulan?


**


" Aku berangkat, jangan ngadi-adi buat bisa ganjen sama Fa" Tegas Varo sebenernya ia khawatir meninggalkan Ayu dalam waktu yang cukup lama namun jika ia tidak berangkat reputasi perusahaan yang menjadi taruhannya.


" Apaan si, nggak boleh su'udzon sama istri nanti dosa"

__ADS_1


" Aku bakal kasih tau kamu siapa Andin setelah aku sampai disana, dan aku harap kamu hati-hari sama dia selama aku pergi kamu harus bisa jaga diri, boleh Zahra sama Viara nemenin tapi nggak boleh sama tiga cowok itu ngerti!"


Ayu mengangguk, Ia sudah menduga jika ada sesuatu yang disembunyikan oleh suaminya. Randy yang menyimak obrolan mereka hanya senyum-senyum sendiri membayangkan rasanya berada diposisi mereka.


" Awah aja kalo Mas macem-macem disana pintu rumah nggak akan pernah kebuka sedikitpun"


" Kan ada jendela"


" Mau maling?"


" Ehhhremm, Maaf menyela pembicaraan uwwu kalian tetapi sebentar lagi pesawat akan berangkat dan saya tidak mau lagi memesan tiket untuk keduakalinya gara-gara keterlambatan"


Varo mencium kening Ayu dengan penuh kelembutan " Assalamualaikum, jaga diri ya baik-baik ya"


Sampai dirumah Ayu dikagetkan dengan Andree yang tiba-tiba berlutut dihadapannya dan meminta maaf atas yang terjadi di ulang tahun Zahra " Sepet sory"


" Om nggak kayak gitu,kalo minta maaf itu yang iklas bial Allah juga maafin om" Ayu tersenyum melihat Andree tak berdaya didepan Khai, mau tak mau pemuda dengan kaos hitam itu menurutinya " ok ok, om bakal ngelakuin, Ay gue minta maaf sama Lo gue bener-bener nyesel"


" Nggak gue maafin" ujar Ayu yang langsung mendapat tatapan tajam dari Andree, sudahlah harga dirinya makin anjlok dimata Ayu.


" Khai om kan udah minta maaf baik-baik tapi Tante Ayu nggak maafin om kan yang dosa Tante Ayu ya" Andree berdiri menebah celananya yang terkena tanah kering.


" Ya enggak lah, itu calah om cendili kenapa campe tente Ayu nggak maafin om pasti om punya calah yang lebih gede kan" Ayu membopong Khai melirik Andree dengan muka kesalnya terlihat lucu masa ia dikerjai oleh anak umur 3 tahun kan nggak etis.


Andree duduk diteras memainkan ponselnya memangku Khai yang memainkan game Pou anak itu terlihat senang. Ayu membawa beberapa camilan dan minuman " ni diminum dulu"


" Pet, cepat atau lambat semua bakal tau hubungan Lo sama Dokter Varo sekeras apapun Lo nyembunyiin itu"


" Emang gue ada hubungan apa sama dia?" elak Ayu tak mau Andree tau kebenarannya.

__ADS_1


" Lo nggak bisa nutupin itu dari gue, gue udah tau dari awal, kalo Lo udah nikahkan sama Dokter Varo"


__ADS_2