The War Of Gemstone : Owl & Flower

The War Of Gemstone : Owl & Flower
Gadis yang Mencintainya


__ADS_3

Beberapa hari setelahnya, Archie sering bertemu Anna saat malam harinya secara rahasia di bukit tempat mereka menyatakan cintanya. Archie selalu mencuri waktu dan merahasiakan hubungannya dengan Anna. Mereka terus melakukan hubungan rahasia mereka selama 4 bulan semenjak pertama bertemu, meskipun mereka tahu hubungan mereka adalah hal yang terlarang dan aib bagi keluarga Lanvinder. Bagi Archie hukuman yang di dapatnya akan lebih ringan namun bagi Anna yang merupakan hanya seorang warga desa akan mendapat hukuman yang lebih parah.


Di malam yang agak dingin itu, di sebuah bukit, Anna dan Archie duduk di bawah pohon memandangi bulan. Archie melingkarkan lengannya pada pundak Anna dan mendekatkan tubuh Anna pada dirinya. Saat itu, dibalik kain hangat yang menyelimuti mereka berdua, sang gadis ingin mengatakan sesuatu, namun dia kesulitan untuk membuka bibirnya. Archie yang menyadarinya bertanya, “Ada apa Anna?”


Anna menarik nafasnya dalam-dalam, berusaha merilekskan dirinya. “Aku sudah dengar.”


“Dengar apa?”


“Pertunanganmu.”


“Maaf. Aku tidak memberitahumu dulu.” Archie merendahkan suaranya dan sedikit menunduk.


“Tak apa. Lagipula bukan itu yang ingin aku bicarakan.”


“Apa maksudmu?”


“Aku rasa, sebaiknya hubungan kita selesai disini.”

__ADS_1


Saat itu, suara lembut Anna berubah menjadi suara dingin yang penuh kesedihan. Archie tidak bisa melihat kilauan biru yang terpancar di matanya lagi. “Kenapa?” tanya Archie penasaran.


“Dari awal seharusnya aku sudah tahu. Seharusnya aku sadar bahwa kita tidak bisa memiliki hubungan ini.” Anna berdiri dan menjauh dari Archie.


Archie pun perlahan mendekati Anna, dia menggenggam tangan lembut gadis tersebut. “Maafkan aku. Aku masih mencintaimu, Anna.”


“Bagaimana dengan tunanganmu? Apa kau akan meninggalkannya?” Anna memunggungi Archie. Gadis itu tidak berani untuk melihat wajah lelaki yang dicintainya.


“Aku bersedia. Kita bisa pergi dari sini dan tinggal bersama di tempat yang jauh.”


“Tapi aku tak bisa.” Gadis itu menggelengkan kepalanya. “Aku tak bisa meninggalkan tempat tinggalku dan orang tuaku disini. Lagipula aku sudah mendapatkan pekerjaan yang cukup untuk memenuhi kebutuhanku.”


“Aku masih sangat mencintaimu, tapi ini sudah berakhir.” Anna pun meninggalkan Archie di bukit pada malam itu.


Tanpa mereka sadari, seseorang dengan niat buruk mengintip mereka dari kejauhan. Dia memiliki nama, Pembunuh Raja. Dengan bekas luka di pipi kiri dan lehernya, dia menatap dengan ambisi penuh akan balas dendam. Pembunuh Raja berpikir jika saudara-saudaranya di penjara karena ulah para keluarga bangsawan, kini menyisakan dirinya sendiri serta keinginan untuk membalas perbuatan bangsawan pada saudara-saudaranya.


Beberapa hari kemudian sebuah kabar menyedihkan ramai diperbincangkan para warga hingga sampailah ke telinga Archie yang membuatnya sangat terpukul. Seorang gadis desa bermata biru dan orang tuanya telah terbunuh. Dan gadis yang menjadi korban tersebut tak lain adalah Anna. Sementara Archie berpikir jika karena perhiasan mewah dan segala kebutuhan yang ia berikan membawa malapetaka bagi keluarga sang gadis. Hal ini yang membuat seseorang dengan niat jahat menjarah rumah Anna setelah mengetahui bahwa Anna memiliki hubungan dengan bangsawan.

__ADS_1


Archie tenggelam dalam penyeselan, dia meyakini dirinya yang salah, karena keberadaannya lah yang justru membuat gadis itu terancam dan kehilangan nyawanya. Dirinya lah yang sebenarnya membunuh kekasihnya sendiri. Setelah mendengar kabar itu, Archie sering mengurung diri di kamarnya.


Ayah dan Ibu Archie yang keheranan datang, mengetuk pintu kamar Archie. “Archie, kau kenapa?” tanya Brialla, Ibu Archie.


Abery dengan keras mendobrak pintu kamarnya. “Kau begini karena pernikahan ini!? Hentikan tingkah kekanak-kanakkan ini! Mau tidak mau kau harus menikah. Ayah tidak ingin kau menghancurkan keluarga.”


Sudah berhari-hari lamanya Archie mengurung di kamar tanpa jendela yang terbuka dan tampangnya yang selalu terlihat sedih. Sekali-kali Meredith datang dan dia menawarkan diri untuk menanggung kesedihan yang Archie bawa, tapi lelaki yang terpuruk itu selalu menolaknya.


Sudah berhari-hari Archie meratapi kesedihannya. Selagi dia mengingat kenangannya bersama Anna, saat pertama kali dia melihatnya, saat pertama kali gadis tersebut menyapanya dan saat bunga Amoria berguguran di bukit. Saat dia menjelajah alam ingatannya, terlintas sebuah ingatan semenjak kecil yang sering diceritakan, sebuah dongeng di sebuah hutan yang memiliki sihir yang luar biasa. Konon, pemilik sihir yang tinggal di tengah hutan itu dikatakan bisa mengabulkan segala keinginan. Dengan hanya pegangan ingatan masa lalunya, Archie memutuskan untuk pergi ke hutan tersebut secara diam-diam.


Pada malam harinya Archie bergegas menuju ke hutan dengan memakai jubah bertudung yang menutupi wajahnya. Ia membawa sebilah pedang di pinggangnya dan sebuah lentera. Di tengah jalannya, Meredith diam-diam mengikutinya dan muncul tepat di hadapannya. Archie mengalihkan pandangannya, tidak berani melihat wajah Meredith yang penuh kekesalan.


“Akhirnya kau keluar juga. Apa yang kau rencanakan?” Meredith melipat tangannya.


Wajah Archie layu. Tak ada keceriaan yang tergambar di wajahnya, hanya kesedihan dan sedikit harapan. “Jangan ganggu aku, Meredith.”


“Untuk terakhir kalinya. Archie, bisakah kau mengizinkanku membantumu? Meski hanya sekali saja.”

__ADS_1


“Maaf, Meredith.”


Archie melewatinya tanpa saling menatap layaknya orang asing di jalan yang ramai. Namun, sesungguhnya Archie tidak menyadari kenyataan yang sebenarnya. Saat malam pesta, Meredith sedang berbohong, dia sebenarnya tidak menerima pertunangannya dengan paksaan melainkan dengan keinginan hatinya yang terdalam untuk bersama lelaki yang dicintainya sejak lama. Meredith mungkin gadis yang pemalu, dia tidak bisa mengungkapkan perasaan yang sebenarnya namun bantuan yang dia berikan kepada sang lelaki sangatlah tulus. Saat Meredith melihat Archie dan Anna di pasar, yang dia rasakan hanyalah rasa sakit di hatinya. Dia sadar bahwa Archie tidak merasakan hal yang sama, keinginan Meredith hanyalah berdiri disampingnya meskipun senyuman yang Archie berikan bukan untuknya.


__ADS_2