True Love Bad Boy

True Love Bad Boy
Cerita Semalam


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul 01.00 dini hari saat aku tiba di rumah nenek. Nenek tampak kesal aku bangunkan jam segitu, beliau yang membukakan pintu untukku. Aku hanya meringis memperlihatkan deretan gigiku padanya sebagai ungkapan permintaan maafku karena membangunkan jam segitu.


"Dari mana..?" Tanyanya sinis.


"Rumah Yudi,nek..."Jawabku lalu berlalu menuju kamar.


"Tidak mabuk-mabukan kan?" Tanyanya menyelidik.


Ternyata nenek mengikutiku hingga di depan pintu kamar yang sengaja aku biarkan terbuka.


"Tidak,nek...Niih coba cium.." Kataku sambil mebuka mulut di depannya.


"Hhm... mulutmu bau,Aby..anak ini benar - benar,,kamu tidak gosok gigi yah..?Yaa ampun baunya..." Katanya yang langsung menutup hidung dan menjaga jarak denganku.


"Haahhh....masa sih nek...??" Ucapku sambil meniupkan nafas di telapak tangan dan menciumnya, penasaran.


"Biasa aja,nek.. wangi kok...." Ucapku percaya diri.


"Sikat gigi sana...." Perintahnya dengan ekspresi masih jijik.


"Iya,nenek...nanti..." Jawabku sambil bermain hp.


"Nanti..nanti..nanti lupa..Ansel mana?" Omelnya lagi masih setia pada posisinya.


"Katanya tadi sudah kesini...?" Tanyaku balik.


"Iyaa,tadi pinjam motor ommu..katanya sebentar sampai sekarang belum kembali.." Keluhnya nenek lagi.


"Mungkin mengantarkan Roy dan Dion,nek...." Jawabku sambil membenarkan posisi tidurku.


"By,sikat gigi dulu...Malah rebahan...Nanti kamu ketiduran belum sikat gigi..." Kata nenek lagi.


"Iya,nek..nanti,tanggung ini gamenya.... " Jawabku smbil masih serius bermain hp.


'tok..tok...,tok...'


"Nek..nek ..nenek..." Terdengar ketukan pintu dan seruan dari pintu depan.


"Itu Ansel nek..." Seruku seraya buru-buru menuju ke pintu depan dan membukanya. Nenek hanya mengikutiku dengan pandangannya.


"Bagaimana sih kak,tadi aku mau jemput loh..malah pulang sama Beny..." Omel Ansel padaku.


"Kelamaan..." Jawabku singkat.


"Sudah,tidak usah ribut..bersih - bersih lalu tidur...sudah hampir pagi...." Kata nenek sambil berlalu, menghentikan keluh kesah Ansel. Aku kembali ke kamar dan merebahkan tubuhku di kasur tanpa merespon ucapan Ansel lagi.


"Kak...." Panggil Ansel pelan.


Kenapa lagi?" Tanyaku mulai kesal daritadi terganggu oleh nenek maupun Ansel.


" Aku pikir tadi kakak tertangkap...." Katanya masih pelan,ada kekhawatiran dalam ucapannya.


"Bagaimana bisa lolos kak?" Tanyanya lagi penasaran.


" Bisa lah..."Jawabku cuek.


" Bagaimana bisa kak?Cerita dulu..." Serunya Ansel,tidak puas dengan jawaban singkatku.

__ADS_1


Aku menarik nafas panjang sebelum menjawab pertanyaannya. Aku menatap Ansel intens, terlihat sekali bila dia sangat menunggu apa yang akan aku katakan.


" Pak polisi tadi bertanya apa kamu yang namanya Aby... Aku jawab saja nama aku Byan pak...." Jawabku sambil tersenyum.


" Kakiku juga sudah terasa berat untuk melangkah dari sana.... Lagian pertanyaannya hanya itu..." Kataku masih senyam senyum mengingat kejadian tadi, aku serasa membod*hi para polisi tadi.


Ansel memasang ekspresi tak percaya dengan apa yang aku katakan bahkan mulutnya terbuka lebar tanpa dia sadari.


" Biasa saja,sel...tuh di tutup nanti nyamuk masuk lagi..." Ucapku sambil menunjuk ke arah mulutnya yang masih terbuka.


Ansel menggeleng sambil berkata "Serius kak... Sumpah kami semua tadi deg-degan pas saling menghubungi dan kamu tidak ada...."


" Untung kakak sempat berpikir seperti itu coba tidak kita semua sudah di kantor polisi mungkin malam ini...." Katanya sambil bernafas lega.


" Tapi tunggu deh,.benar polisi - polisi itu tidak ada yang curiga sama kakak...?" Tanya Ansel masih tidak percaya.


" Entah...yang jelas setelah bertanya seperti itu mereka belalu karena mereka juga mendapat laporan arah lari sahid.." Jelasku lagi.


" Eh,coba hubungi mereka...tanya dimana mereka sekarang..?" Tanyaku sedikit khawatir.


" Mereka sudah aman di rumah masing-masing kak.. tadi kami bertemu di rumah Yudi saat mengambil motor."Jelas Ansel lagi dan ikut merebahkan badannya di sampingku.


" Oh, syukur lah..."Jawabku sambil menutup mata bersiap hendak tidur. Kepalaku sudah terasa sangat berat,jam juga sudah menunjukkan pukul 2.30 dini hari.


***


Keesokan harinya kami sudah berkumpul di rumah Beny,membahas kejadian semalam.


"Hahahaha..... hahaha....."


" Serius,By.. kamu bilang begitu ke pak polisi..?" Tanya Riyan di ujung tawanya, masih tidak percaya dengan apa yang aku ceritakan.


" Iya,Yan... Semalam aku juga benar-benar tidak habis pikir saat kak Byan cerita.." Ujar Ansel pula cengengesan.


" Mantap..bro,,,kamu memang paling top lah..." Kata Sahid sambil terus bertepuk tangan.


" Aku juga bingung kenapa tiba - tiba kakiku terasa berat, tidak bisa di gerakkan waktu Sahid teriak sambil berlari..." Keluhku pula.


" Untungnya kamu bisa berpikir cepat,By.. kalau Beny sudah pasti kencing di celana itu dan sudah tertangkap pastinya.." Kata Riyan pula sambil meledek Beny.


" Belum tentu.. Aku kan tak salah kenapa harus takut.." Ujar Beny tak terima.


" Tapi sepertinya namaku yang paling di ingat sama bapak-bapak kita itu..." Ucap Sahid khawatir.


" Cuma di ingat,Hid..Tidak dikenali.. Nama Sahid juga banyak.. Jangan berkecil hati dulu.." Ucap Yudi menenangkan.


" Iya,Hid.... Lagian kan kondisi kifly juga sudah baik.. Para tetua juga sedang melakukan jalan damai dengan keluarganya, semoga berhasil lah..." Kata Roy pula.


" AAmiin...." Ucap kami serentak.


" Aku lagi tidak berdoa..." Keluh Roy.


" Setiap kata yang keluar dari mulut itu adalah doa,jadi kalau kata - katanya yang baik-baik,yaahh harus diaamiinkan lah...."Jelasku senyam - senyum.


" Iyaa,pak Ustadz.......!!!" Seru semuanya sambil tertawa. Aku hanya tersenyum kecut dibuatnya.


" Selanjutnya bagaimana niihh?" Tanya Beny lagi.

__ADS_1


" Apanya..?" Sahut Ansel pula.


" Yaahh, Siapa tahu pak polisinya akan kesini lagi..." Ucap Beny kembali.


" Tuh kan belum apa-apa sudah ketakutan.... Sok - sokan berani. Ketemu polisi, gagap pastinya..." Ledek Riyan pula.


"Hahahahahaa......"


Beny yang diledek tampak cemberut," Bukan begitu...Aku kan hanya bertanya..." Sungutnya pula.


" Semoga saja mereka hanya menggretak saja semalam..." Kata Yudi pula di sela-sela tawanya.


"Jadi rencana kalian apa?" Tanya Roy pula saat suasana sudah tenang.


" Yaa, seperti sekarang...kerja kalau ada kerjaan santai kalau lagi tidak ada.." Ucapku santai.


" Nah,itu maksud pertanyaanku tadi..." Seru Beny gemes.


" Pertanyaanmu beda lah,Ben...beda kata-katanya..." Kata Riyan tak bosan membuat Beny kesal.


" Iyalah,Yan..Suka-suka kamu lah...Aku maahh apa atuh..." Omel Beny cemberut lagi.


" Kalau aku masih ragu keluar rumah deh,masih was - was..." Ucap Sahid kembali, masih merasa was-was.


" Iyaa, pilah - pilah dulu deh kerjaan yang diterima, mungkin banyakin kerjaan luar kampung dulu untum sementara..."Ucapku juga membenarkan ucapan Sahid, cari aman dulu.


" Iya,aku juga setuju,kak.... kerjaan disini jangan dulu deh.. takut ada jebakan betmannya..." Seru Ansel pula.


" Kalau aku,siih ngikut aja lah...." Kata Riyan pula.


" Kebetulan niih ada kerjaan yang di tawari sama om Riwan... kalian mau tidak..?" Ucap Yudi pula.


" Mau tuuhh,Kangen sama adik Danti...Pasti sudah makin cantik.." Ucap Riyan berninar.


" Dia sepupuku yaa,Yan....." Tegas Yudi sinis pada Riyan,yang ditanya hanya senyam senyum memamerkan deretan giginya sambil mengacukan dua jarinya pada Yudi.


" Kenna deh,Yan....Yud,aku ikut yah..? Pengen cari suasana baru, bosan di kampung terus...." Kata Beny tertawa senang.


" Ikut apa,Ben.... kita mau kerja bukan jalan-jalan.." Kata sahid pula.


" Kalian kerja,aku liburan....Hahaha... " Ucap Beny tertawa senang.


"Biarkan saja Beny ikut..toh, kita memang butuh chef dan tukang cuci piringkan.." Ucupku pula tersenyum senang meledek Beny.


" Enak saja, aku itu mau jalan-jalan, bukan mau urus kalian..sorry yah,," Kata Beny sombong.


" Iyaa,deh..Jomblo lagi mencari cinta..." Ledek Ansel pula disambut gelak tawa kami semua.


"Hahahahahaa......"


Happy Reading.....


'' Maaf bilaa Upnya terlalu lama,masih sibuk banget niih aku nya.....''


...***please dukung aku yach,aku harap karyaku bisa memuaskan reader semua.. terimakasih dan maaf bila masih banyak typo nya.***...


...###jangan lupa tinggalkan jejak yach,koment,like, dan jangan lupa vote nya juga terimakasih. ###...

__ADS_1


__ADS_2