
"AAAAHHHHH.....TOOOLLOOONNNGG!!!!"
Suara teriakan Nuri membuat kami semua menoleh kepadanya. Danti dan yang lain ternyata mengerjai Nuri dengan menyeret secara paksa untuk diceburkan ke dalam air.
Sepertinya aku dan Ansel kalah cepat nih, Sahid dan Beny juga lama sekali. Padahal sejak tadi aku berusaha mengalihkan perhatian Yudi, Riyan dan Roy agar salah satu dari mereka bisa kami seret basah - basahan.
Ansel juga bukannya membantuku malah bergabung dengan Danti dan Winda yang masih tertawa - tawa setelah menghempaskan tubuh Nuri di air.
" Curang ini.. Kenapa aku? Perjanjiannya tadi kan Cherly.." Kata Nuri bersungut - sungut sambil beberapa kali mengusap wajahnya.
" Hahahaha... Iyaa, Maaf... Maaf... Habisnya kamu lagi dalam mode off siih.." Ucap Ranti tertawa senang.
"Maksudnya apa tuh mode off?" Kata Nuri mendekat ke arah Danti bingung.
" Nur, kamu kan daritadi kebanyakan diam. Biasanya kamu paling ramai. Ada apa?" Kata Danti sambil tersenyum.
" Oohh... Tidak apa - apa, hanya merasa tidak nyaman dengan saudara - saudaramu itu." Bisik Nuri sambil melirik ke arah Riyan, Roy, dan yang lain.
Nuri tidak tahu kalau sejak tadi aku berada tak jauh dari tempatnya berada bersama Danti karena ingin memanggil Ansel melanjutkan misi kami tadi.
" Jaim gitu?" Cerocos Tania pula sambil tersenyum genit.
" Huuuttsss, jangan keras - keras." Tegur Nuri lagi.
" Hahahaha, iya... Iyaa..." Kata Tania lagi sambil memperagakan isyarat mengunci mulutnya.
" ANSEL....!!" Teriakku seraya melambaikan tangan,membuat para gadis itu terkejut karena posisiku tepat di belakang mereka.
" Eh,kak Aby.. Bikin kaget saja." Seru Danti sambil mencipratkan air dari baskom yang dia pegang.
" Maaf, habis ngobrolnya seru sekali kelihatannya sampai tidak sadar dengan keberadaanku." Ucapku seraya tersenyum.
" Mau bantu kakak tidak?" Tanyaku kembali, melihat mereka membuatku memiliki ide untuk mengerjai Yudi dan yang lain, pasti akan lebih seru bila para gadis ini ikut serta.
"Apa kak?" Tanya Tania antusias.
" seperti yang kalian lakukan pada Nuri, ayoo bantu kakak melakukan juga pada mereka." Kataku sembari menunjuk ke arah keberadaan Yudi serta yang lain.
Sahid dan Beny kulihat mulai bergabung dengan Riyan dan Yudi disana. Sepertinya kebingungan mencari keberadaanku dan Ansel.
" Iyaa, bantu kami yah?" Ucap Ansel pula memohon.
" Tapi... Apa tidak akan ada yang marah kak?" Tanya Winda Ragu.
" Tidak akan, kalau pun marah.. Tuh Ansel bakalan tanggungjawab." Ucapku tersenyum jahil.
" Yah,kakak.. Kenapa aku? Aku kira kakak yang tanggungjawab, idenya kan dari kak Aby." Protes Ansel.
" Hehehe, biasa saja deh Sel... Sudah biasa ini kamu yang handle.." Ucapku tetap tersenyum jahil.
"Iya,deh.. Ayoo.." Ucapnya pasrah.
" Semuanya maukan?" Tanyaku sekali lagi pada parah gadis - gadis itu.Mereka hanya mengangguk pasrah.
"Kalau marah, kak Abyan dan kak Ansel yang tanggungjawab yah?" Nego Danti lagi, masih ragu.
" Iya, tenang saja..." Ucapku makin semangat.
__ADS_1
" Caranya bagaimana?" Tanya Tania pula.
" Ooh, iyaya... Aku belum ada ide, cuma niat saja." Ucapku meringis.
" Ya,, aku kira kakak sudah ada ide tinggal eksekusi." Kata Cherly pula gemes. Aku tersenyum kecut, sambil memamerkan deretan gigiku.
Kami pun tenggelam dalam pikiran masing - masing mencari ide yang pas untuk mengerjai Yudi, Riyan dan Roy agar mau ikut basah - basahan.
" Aku ada ide?" Seru Ranti setelah beberapa menit berlalu.Tepat saat itu Riyan meneriaki Aku dan Ansel.
" By.... Sel.... curang itu namanya, pakai curi start." Suara Riyan dari kejauhan.
" Apa idenya? Cepat,sebelum mereka kemari." Tanyaku tidak sabaran.
" Bagaimana kalau Winda pura - pura keram kaki saat sedang asyik bermain air, supaya mereka mau menolong?" Tanya Ranti.
" Bagus sih tapi kurang menarik, Pasti mereka akan lebih memilih menyuruh kami yang sudah basah." Jawab Ansel pula.
"Jadi bagaimana?" Tanyaku putus asa.
" Bagaimana kalau pakai game tantangan?" Seru Nuri ragu - ragu.
" Gamenya apa?" Tanyaku dan Ansel bersamaan.
" Hhmm...." gumam Nuri sambil memamerkan deretan gigi putihnya. Yaa, Allah manisnya.
" Jangan bila kamu juga tidak ada ide?" Tebak Ansel.
" Ada, tapi.. Apa bisa di terima?" Ucapnya ragu.
" Main putar botol, nanti ada pilihannya lagi. Mau pilih tantangan atau membuka aib sendiri." Kata Nuri bersemangat.
"Yaa, Allah.. Nur.. ide mu cemerlang sekali. Aku setuju.. Ayoo, main." Kata Ranti sambil menarik Nuri dan Danti tergesa - gesa.
" Eeh, tunggu dulu.. Aku belum mengerti." Seru Ansel menahan langkah Ranti.
" Iya, tadinya kan kita mau ngerjain mereka. Kenapa malah jadi main game?" Protesku pula.
" Kenapa kak, takut yah aibnya terbongkar?" Ledek Winda senyum - senyum penuh maksud.
" Enak saja.. Kami itu adalah cowok paling baik di kampung kami." Seru Ansel sombong meyakinkan.
" Jangan percaya.. Biang kerok,iya.." Seru Roy.
"Hahahaha....." Tawa mereka semua pecah. Kami tidak menyadari sejak tadi mengobrol sambil terus berjalan dan ternyata sudah berada dekat mereka.
"Bagaimana?" Tanya Nuri dan Danti padaku sambil berbisik.
" Baik. Jelaskan aturannya." Jawabku sambil berbisik pula. setelah minta persetujuan Ansel pula yang di jawab dengan anggukan.
" Apa judul ini?" Tanya Yudi sambil memperbaiki posisi duduknya.
" Mereka ingin mengajak kita memainkan sebuah permainan." Jelasku pasrah.
"Permainan apa?" Tanya Riyan tampak antusias.
" Baik karena semuanya sudah berkumpul. Silahkan Nuri menjelaskan." Kataku lagi sambil mempersilahkan Nuri untuk berbicara.
__ADS_1
" Eehmm... Begini.. Mana botol yang tadi,cher...?" Ucapnya sambil meminta botol yang di pegang Cherly.
" Kita buat lingkaran, terus botol ini akan berpindah tangan searah jarum jam di iringi nyanyian. Saat nyanyian berhenti, pergerakan botol juga berhenti. Hingga, saat botol berhenti, yang memegang botol akan mendapatkan dua pilihan. Pilihannya adalah tantangan atau menceritakan rahasianya,atau aibnya, semacam itu lah." Jelas Nuri panjang lebar.
" Aku saja yang menyanyi. Ben.. Mainkan gitarnya." Ucapku ingin menghindari permainan.
" Bukan begitu kak, kita semua yang akan menyanyi bersama - sama." Tolak Nuri.
" Aku saja Jurinya. Kan tidak ada yang akan bertanya mau pilih apa." Sahut Yudi pula.
" Tidak begitu kakak.. Kita semua harus main. Saat botol berhenti pada tangan seseorang, biar adil yang mau memberikan pertanyaan acukan tangan saja." Jelas Nuri kembali.
" Ok, aku setuju.. Ayoo, mulai.. Ucap Tania tidak sabaran.
" Semangatmu,Ni... Slow baby, slow..." Kata Ranti mengejek Tania,yang di ejek langsung cemberut.
" Bagaimana? Setuju?" Tanya Nuri lagi pada kami sedikit ragu.
Kami hanya saling memandang satu sama lain. Kenapa aku merasa malah terjebak yah, tadi kan rencananya mau mengerjai Yudi, Riyan dan Roy.
" Aduh, malah main game begini."gumamku dalam hati.
" Lah,kok pada diam? Setujukan?" Tanya Tania tidak sabaran.
" Iya, Setuju.." Kata Yudi mewakili kami. Aku dan Ansel hanya bisa saling menatap pasrah.
" Baik lah.. Semuanya perbaiki posisinya dulu, lingkarannya di perbesar. Bagaimana kalau duduk di pasir saja. Pasti makin seru... " Ucap Nuri bersemangat.
Kami pasrah mengikuti perintah Nuri sebagai yang punya ide untuk bermain.
" Bagaimana, semuanya siap? Mau lagu apa?" Tanya Nuri lagi sambil menggerak - gerakkan botol dalam genggamannya.
" jangan lagu yang pendek, nanti botol baru pindah tangan sudah berhenti." Usul Roy pula sedikit merasa tegang.
" Baik, ada ide lagu?"
" Sahabat sejati _ Sheila on7 saja." Saranku setelah berpikir cukup lama.
"Tapi tanda lagu berhenti apa?" Tanya Riyan pula.
" Tepuk tangan dari Danti." Kata Nuri pula.
" Curang dong.. Nanti malah sengaja lagi botolnya berhentikan sama siapa yang diinginkan." Protes Riyan lagi.
" Tidak lah.. Danti tuh orang paling adil selama kami berteman. Percaya deh.." Kata Nuri lgi meyakinkan.
" Baik gaeezz... Segera di mulai. Aku tidak bisa nyanyi dan tidak hafal lagunya. Jadi yang tahu lagunya saja yang menyanyi yah.." Kata Ranti pula menengahi.
...***maaf Slow Up reader cantik N ganteng.....akibat kesibukan di dunia nyata yang tidak bisa dihindari,maaf yaahh.....***...
Happy Reading......
...***please dukung aku yach,aku harap karyaku bisa memuaskan reader semua.. terimakasih dan maaf bila masih banyak typo nya.***...
...###jangan lupa tinggalkan jejak yach,koment,like, dan jangan lupa vote nya juga terimakasih. ###...
~Jangan lupa di jadikan favorit juga yah~
__ADS_1