
"Jaga bicara mu Marwah!!" bentak Alif dengan sangat keras.
Semua yang berada di meja makan begitu kaget mendengar bentakan Alif.
"Kenapa kau membentak ku Mas?" tanya Marwah heran.
"Apa pantas kau berkata seperti itu, kau juga seorang ibu dan seorang wanita, hargailah wanita apapun pekerjaannya!!" kata Alif dengan suara yang masih meninggi.
"Apapun pekerjaannya Mas? pekerja sebagai wanita malam apa harus di hargai juga? wanita yang tidak bisa menjaga harga dirinya apa harus di hargai juga Mas? apa pantas untuk di hargai wanita seperti itu?" kata Marwah dengan tegas.
"Aku tidak ingin berdebat dengan mu!!" kata Alif yang langsung meninggalkan meja makan.
Marwah membanting sendok nya dengan kasar, perasaannya sudah tidak enak sejak malam.
Sejak menangani kasus Sarah, Alif memang berubah.
"Aku sudah tidak berselera makan," gumam Marwah.
"Benar kata Alif, kau harusnya menghargai Sarah," bela Abah Husein.
"Apa abang juga ikutan membela pelac*r itu?" kata Marwah dengan nada yang emosi.
"Abang tidak membela siapapun, bukankah harusnya kita sesama manusia harus saling menghargai," kata Abah Husein lembut
"Percuma berbicara dengan Abang, otak abang sudah di cuci sepertinya oleh wanita malam itu," kata Marwah yang langsung masuk ke kamarnya.
"Astagfirullah," kata Abah Husein sambil mengusap dadanya.
"Jangan di dengarkan El, Tante Marwah memang seperti itu," kata Umma Zakiah
Elvira hanya menangis, ingin rasanya ia melawan Tante Marwah, namun ia tau diri..
__ADS_1
"Ya sudah, ayo kita berangkat sekolah El," kata Tantry sambil memapah Elvira.
"Aku akan pulang ke rumah ku Tan," kata Elvira.
"Jangan El, kamu sendirian di sana, aku takut nanti kamu malah kenapa kenapa," kata Tantry khawatir.
"Aku bisa jaga diri Tan," kata Elvira.
"Tidak El, lagi pula nanti Tante Marwah akan pulang kan," kata Tantry mencoba menahan Elvira.
El hanya terdiam, ia cukup trauma dan takut jika harus kembali pulang, tapi jika berada di rumah Tantry, ia merasa tidak nyaman.
***
Aliff sudah berada di kantornya, ia sedang duduk termenung di ruangannya, pikirannya sangat bercabang.
"Aku tidak bisa bekerja, apa Sarah akan bebas," gumam Alif.
"Tok tok tok"
"Maaf Pak, di luar ada orang yang memaksa ingin masuk dan menemui Bapak," kata Sekertaris Alif.
"Siapa?" kata Alif.
"Namanya Randi Pak," kata Sekertaris tersebut
"Oh Randi, biarkan dia masuk," kata Alif.
Tak lama kemudian Randi pun masuk ke dalam ruangan Alif.
"Permisi Pak," kata Sekertaris tersebut, lalu menutup pintunya.
__ADS_1
"Silahkan duduk," kata Alif yang mempersilahkan Randi duduk di sofa di dalam ruangannya Alif.
"Baik," katanya singkat
"Jadi bagaimana? apa kamu menyetujui nya?" kata Alif tanpa berbasa basi.
"Saya setuju akan mengeluarkan Sarah dari penjara, tapi.. " kata Randi
"Tapi apa?" kata Alif
"Saya ingin Pak Alif mau menandatangi deposit ini dulu, agar saya percaya bahwa bapak tidak akan berbohong, bukankah Pak Alif bilang cairnya akan bertahap?" kata Randi dengan senyum liciknya.
"Pintar juga dia," batin Alif.
"Oke, saya akan menandatangi nya, saya harap setelah dana nya cair kamu langsung membebaskan Sarah," kata Alif.
"Tentu," kata Randi singkat.
"Kamu tau, kamu sedang berurusan dengan siapa bukan?" kata Alif dengan tatapan tajamnya.
"Tentu saya tau Pak Muhammad Aliff Pramudja," kata Randi sambil tersenyum
"Jadi, jangan pernah bermain main dengan saya, jika kamu tidak segera membebaskan Sarah setelah dana ini cair, kamu seharusnya tau apa yang bisa saya lakukan," kata Alif masih dengan tatapan tajam dan dinginnya.
"Ya saya tau, terimakasih sebelumnya Pak Alif," kata Randi yang langsung pergi meninggal kan ruangan Alif.
"Jika tidak cepat kau keluarkan Sarah, kau tentu akan bernasib sama seperti ayahmu," gumam Alif.
Aliff Pramudja, lelaki yang di kenal sebagai anak kiyai terpandang kini sangat berbeda dari dulu, setelah kepergian Sarah hidupnya sangat hancur, Sarah adalah cinta pertamanya. Wanita biasa yang mampu membuat dunia Alif menjadi jungkir balik.
Aliff Pramudja, lelaki yang sekarang jadi seorang CEO di perusahaan ternama, namun kehancuran di masa lalunya membuat ia cukup di takuti dan di segani
__ADS_1
Menurut orang orang Aliff adalah orang yang sangat berbahaya, ia akan mendapat apapun yang ia mau tanpa terkecuali, apapun caranya akan ia gunakan..
Aliff di luar rumah bagai singa yang kelaparan, tapi di dalam rumah dan di keluarganya ia orang yang sangat lembut serta penyayang.