
“A-Aliff, kamu .. kamu ngapain ?” Ucap Sarah kaget
“Ikut aku,” ucap Aliff sambil menarik tangan Sarah
“Gak bisa Lif, aku lagi ..” ucap Sarah sambil mencoba menahan tangan Aliff
“Sudah ikut aku, aku sudah membayar kamu,” ucap Aliff dengan nada yang keras
“Liff please jangan kayak gini, aku lagi ..”
“Loh siapa kamu, Sarah sedang melayani saya,” ucap Om - Om yang tersebut
Aliff tak menghiraukan Om tersebut, ia terus menarik Sarah .
“Om.. Om Anwar bisa cari yang lain ya, cari yang lebih muda dari Sarah, saya kasih dengan harga Sarah, Om gak usah bayar lagi ya,” ucap Mami tersebut
“Oke baik,” ucap Om Anwar
“Om bisa bawa Sarah, sampai pagi juga gak apa - apa,” ucap Mami
Alif menarik tangan Sarah dengan kencang, perasaanya campur aduk
“Ki-kita mau kemana Lif,”
Aliff tak memperdulikan pertanyaan dari Sarah
“Masuk,” bentak Aliff
Sarah pun masuk ke dalam mobil tanpa bertanya lagi.
Mobil di kemudikan Aliff dengan kecepatan tinggi, tak ada pembicaraan apapun di dalam mobil.
__ADS_1
“Kita mau kemana Liff, rumah ku sudah terlewat jauh,” tanya Sarah
“Liff..” panggil Sarah lagi
Sarah menarik nafas dalam dan membuangnya perlahan, bila sudah marah begini Aliff memang susah untuk diajak berbicara .
“Turun,” bentak Aliff
“Kita mau ngapain ke apartemen kamu,”
Aliff hanya diam membisu tanpa menjawab satu pertanyaan pun dari Sarah.
“Liff kita mau ngapain?” Ucap Sarah takut
“Melakukan apa yang kau lakukan tadi,” ucap Aliff sambil membuka kancing kemeja nya
“Maksud mu?” Tanya Sarah bingung
“Kamu apa - apaan si Lif,”
“Loh kenapa ? Aku sudah membayarmu mahal, harusnya kamu layani aku seperti kamu melayani lelaki tua itu,”
Aliff mencoba mendekatkan diri ke Sarah, namun berkali - kali Sarah menolaknya
“Kenapa kamu menolak ku Sar? Kamu mau melakukannya pada laki - laki yang sudah tua, kenapa kamu tidak mau melakukannya pada ku? Bukannya itu pekerjaan mu? Aku sudah membayar mu dengan bayaran yang mahal,” bentak Aliff
“A-aku tidak bisa melakukannya dengan mu Liff,”
“Kenapa ? Kenapa tidak bisa melakukannya dengan ku ?”
“Aku .. aku tidak bisa,” ucap Sarah sambil membuang muka
__ADS_1
“Kenapa ? Jawab aku kenapa ?” Bentak Aliff
“Liff kamu sudah beristri, bagaimana dengan istri mu?” Ucap Sarah
“Hah? Istri? Kau bilang apa istri?” Ucap Aliff sambil merapikan pakaiannya
“Lihat aku Sar, bagaimana dengan laki - laki yang tidur dengan mu? Apa kau fikir mereka tidak punya istri? Mereka sudah berkeluarga bukan ? Kenapa sekarang kau menolak ku hanya karena aku sudah punya istri?”
Sarah hanya terdiam, fikirannya sangat kacau, bagaimana mungkin Ia melakukan hubungan seperti itu dengan Aliff.
Aliff merebahkan diri di sofa, ia menarik nafas dalam dan mengeluarkannya perlahan.
“Apa yang selama ini kamu cari Sar, uang? Kepuasan ? Atau apa ?”
“Maksud mu ?” Tanya Sarah bingung
“Sar, coba lihat aku.. apapun akan ku berikan untuk mu, aku bisa mencukupi apapun yang kamu mau, tapi kamu lebih memilih menjadi wanita malam? Apa yang kamu cari ?” Ucap Aliff
“A-aku, tak bisa menerima apapun dari mu Lif,” ucap Sarah lirih
“Kenapa ? Kenapa kamu selalu menolak ku? Bahkan pemberian dari ku pun kamu gak mau,”
Sarah duduk di samping Aliff, fikirannya menerawang jauh, entah apa yang di cari nya, uang pun rasanya tak pernah cukup untuk biaya hidupnya, menghancurkan dirinya sendiri? Merasa kecewa dengan diri sendiri? Mungkin itu yang ada dalam benak nya .
Sarah menangis dalam diam, hatinya serasa kosong dan hancur .
“Aku tak pernah tau apa yang aku cari Liff, hidup ku hancur berantakan, anak ku lahir tidak sempurna karena diri ku, orang tua ku meninggal karena ulah ku, aku .. aku wanita yang gagal dan hancur dalam segala hal,” Sarah menutup wajahnya dengan kedua tangannya, tangisnya pecah ..
“Aku .. aku hanya ingin membunuh diri ku sendiri, aku wanita pel*cur, wanita murahan, wanita yang tak punya harga diri, bahkan aku membenci diri ku sendiri Liff,”
Aliff memeluk erat Sarah, menciumi pucuk rambutnya dan mencoba menenangkannya .
__ADS_1
“Aku ada di sini, aku akan selalu ada untuk mu, jangan pernah merasa dirimu rendah, aku mencintai mu Sar, aku sangat mencintai mu,”