
Dari pagi gadis cantik itu telah duduk di meja belajar samping ranjangnya. Dia memikirkan bagaimana cara membaca buku aneh yang telah di berikan ibunya kemarin. Buku itu sangat tua dan telah menguning. Seharusnya tidak ada apa-apa dalam kertas kosong itu, tapi tidak mungkin ada orang yang membuat buku kosong seperti ini, dan ibunya tidak mungkin mengatakan omong kosong.
Judul bukunya telah menghilang, tapi ada beberapa huruf yang tersisa, Pertama huruf P lalu terakhir T. Tidak ada petunjuk lainnya.
Untuk memecahkannya, Xuan Yi membaca berbagai buku, dan Buku-buku itu sekarang berserakan di lantai. Telah ada beberapa cara untuk memecahkannya, seperti menyinarinya dengan matahari dan menyiramnya dengan air, tapi tidak ada apa-apa yang terjadi, malah sebaliknya buku itu menjadi rusak.
Dia sudah bosan, oleh karenanya mengambil setangkai bunga mawar yang ada di vas bunga dekat jendela.
Dia menikmati sebentar cahaya matahari sore dengan bukit bagaikan mahkluk agung, dan matahari bersembunyi di belakangnya.
Tiba-tiba tangannya terus mendingin. Saat melihatnya, tangkai bunga mawar itu mulai membeku perlahan-lahan dan menjadi bunga mawar es.
Tuan putri mendelik dan terkagum melihatnya. Bunga itu memantulkan cahaya matahari dan terlihat sangat berkilauan.
Bunga itu kemudian berkembang dan akhirnya pecah. Xuan Yi terkejut dan pecahannya telah menggores jarinya. Satu tetes darah terjatuh di buku itu tanpa dia sadari.
Dia cepat mengusap dan membersihkan es-es yang berhamburan.
Sesaat kemudian, dia merasakan aura dingin dari belakangnya. Aura itu sangat dingin, seperti dia sekarang berada di daerah es. Xuan Yi cepat berbalik, dan dia terkejut dengan kemunculan sosok di depannya.
“Anda siapa?”
Tang Yihua berdiri sambil menatapnya. “Aku berasal dari Sekte White Clouds Fairly.”
Xuan Yi berpikir sebentar. “Anda... Apakah anda adalah Ketua Sekte White Clouds Fairly, yang bernama Tang Yihua?!”
Dari berbagai informasi yang telah di dapatkannya, seorang wanita cantik bernama Tang Yihua telah menjadi pemimpin sekte White Clouds Fairly. Sosok cantik dan elegannya telah mengikat Xuan Yi.
Katanya, dia sangat cantik, memiliki kulit sangat putih, rambut hitam yang panjang hingga ke kaki dan sering memakai Han fu berwarna biru muda. Aura yang terpancar dari tubuhnya, seperti dewi ilahi yang sangat kuat.
__ADS_1
Dia tidak percaya akan bertemu dengannya sekarang.
Setelah sadar gadis itu menundukkan kepala. “Xuan Yi memberi hormat kepada dewi Tang Yihua.”
“Apa kamu telah memilih sekte?”
“Sudah ketua, aku ingin bergabung dengan sekte yang anda pimpin.”
“Tiga hari lagi akan ada perwakilan sekte yang datang, kamu harus menyiapkan semuanya.”
“Baik ketua sekte.”
“Ujian kali ini akan lebih sulit dari sebelumnya, Tuan putri harus mempersiapkannya dengan baik.”
Tang Yihua kemudian mendekatinya dan sedikit berjongkok hingga wajahnya sangat dekat dengan Xuan Yi. Gadis itu menatap dengan kekaguman. Bau nafas yang di miliki Tang Yihua seperti bau bunga teratai dan wajah putih halus tidak ada cacat sama sekali.
Tangan kanannya bergerak ingin memeluk Xuan Yi.
Tang Yihua kemudian memeluknya dan tersenyum. Di tangannya kemudian muncul asap hitam kental dengan aura jahat yang tidak ada bandingannya. Kemudian dia langsung mengarahkan ke punggung Xuan Yi. Namun, tiba-tiba tangannya membeku.
Tang Yihua terkejut dan mundur tiga langkah.
Xuan Yi bingung. “Ada apa ketua Tang?”
“Tuan putri, anda seharusnya menghormatiku bukan dirinya.” Tiba-tiba suara yang sama terdengar dari sampingnya. Ternyata Tang Yihua ada dua, mereka memiliki aura dan wajah yang sama, seperti dua orang kembar.
Xuan Yi menjadi bingung. Tapi setelah Tang Yihua yang mundur berubah menjadi seorang pria berpakaian hitam, dia baru menyadari jika Tang Yihua yang pertama kali datang adalah orang palsu.
Tang Yihua yang ada di samping Xuan Yi melangkah maju dan menarik selendang di pinggangnya. Sebelum lentera yang sangat indah muncul, dia berkata dengan dingin. “Orang-orang sepertimu harus di musnahkan.”
__ADS_1
Tiba-tiba semuanya membeku dan ruangan Xuan Yi menjadi ruangan es. Gadis itu kemudian kedinginan.
Tang Yihua menyadarinya, kemudian bergerak cepat.
Dia menyerang pria itu dengan lenteranya. Tapi pria itu mampu menghindar dengan menjadi asap.
Pria itu terus menghindar dan menghindar. Hingga akhirnya dia kelelahan dan kembali dalam wujud semula. “Tang Yihua, kita akan bertemu lagi.”
Dia kemudian menusuk dinding es degan tombaknya, setelahnya berubah menjadi asap lagi kemudian pergi.
Tang Yihua ingin mengejarnya, tapi dia menyadari dengan kekuatannya sekarang, tuan putri dari kekaisaran Su itu tidak dapat menahannya. Dia menarik kembali aura esnya dan semuanya kembali normal.
“Apa kamu baik-baik saja?” tanyanya dan mendekati Xuan Yi
Xuan Yi mengangguk dan akhirnya dia menutup mata, tapi sebelum sepenuhnya tidak sadarkan diri, dia merasa tubuhnya terangkat dan di baringkan.
Bau yang lebih wangi dan kenyamanan serta kelembutan dari sosok peri itu ternyata memang benar adanya.
...----------------...
...----------------...
Dia sadar di malam hari, dan Tang Yihua tidak ada di sana lagi.
Dia mendekati jendela dan di sana, ada tiga surat. Semuanya tentang instruksi di mana dia akan melakukan ujian masuk dan apa yang harus di persiapkan. Namun tidak ada petunjuk apa pun mengenai apa yang akan di ujikan dan di lakukan.
Xuan Yi kemudian membaca surat ke dua, yang berisi apa yang akan dia dapatkan jika bergabung dengan Sekte itu. Untuk semuanya, dia tidak perlu membacanya, karena dia telah mengetahui semuanya dari awal. Surat-surat itu hanya penegas, membuat calon murid tertarik untuk bergabung.
Kemudian dia mengambil buku yang sebelumnya ingin dia pecahkan. Kala dia membukanya, buku itu tiba-tiba bersinar dan cahaya emas keluar darinya. Lalu setetes cahaya terbang di depannya.
__ADS_1
Xuan Yi heran sekaligus kagum apa yang ada di depannya.
Cahaya itu bergerak menelusuri tubuh Xuan Yi kemudian masuk ke dalam dahinya. Dia merasa nyaman dan bahagia. Kemudian tidak sadarkan diri lagi.