Wasiat Cinta ( Ayah Untuk Putriku )

Wasiat Cinta ( Ayah Untuk Putriku )
Ijin Mempercepat...


__ADS_3

Alan benar benar menepati ucapannya dimana Alan tidak akan menganggap Nabila sebagai ibunya lagi, bahkan Alan tidak memberitahu ibunya jika malam ini Alan akan menikah dengan Reina.


" kakak pulang dulu ya " ucap Alan sambil mencium kening Reina meski di sekitar mereka ada Bu Nina dan Haikal.


" iya kakak hati hati " ucap Reina meski dirinya malu di perlakukan manis seperti itu oleh Alan.


" iya bunda "


" Alan pamit " ucap Alan yang langsung pergi meninggalkan rumah Haikal untuk menuju rumah sultan baru setelah itu ke rumah bunda cahaya.


" apa kamu sudah siap menikah dengan Alan ?" tanya haikal karena bagaimanapun sikapnya pada Reina tetap saja Haikal ingin yang terbaik untuk putrinya.


" insyaallah siap yah " ucap Reina yang kini sudah tak terlihat keraguan di wajah Reina.


" ayah hanya bisa mendoakan semoga apa yang pernah ayah lakukan tidak akan pernah kamu alami " ucap Haikal saat mengingat segala kesalahan yang pernah iya perbuat di masa muda saat pernikahan dirinya dengan Agnia.


" aamiin, Reina yakin kak Alan tidak akan pernah mengkhianati Reina dan akan selalu menjaga Reina sepanjang hidupnya " ucap Reina penuh keyakinan.


" syukurlah jika kamu memiliki keyakinan seperti itu dan semoga saja itu menjadi doa untuk mu agar terhindar dari hal hal yang tidak di inginkan " ucap Bu Nina yang ikut mendengarkan apa yang di katakan Reina setelah berhasil menidurkan Reva.


Lain halnya dengan Alan yang baru saja sampai di rumah ayah sultan yang kebetulan ayah sultan sedang ada di rumah karena memang hari ini akhir pekan.


" yah, bunda mana ?" tanya Alan yang seperti nya sangat tidak sabar bertemu dengan Agnia sambil mengulurkan tangannya pada sultan.


" ada di dalam " ucap sultan dan tak lama keduanya pun masuk ke dalam rumah untuk menemui Agnia yang sedang bersama si kembar Ghani dan ghavi.


" kak Alan.. " Ghani dan ghavi yang memang dekat dengan Alan langsung berlari menghampiri Alan yang baru saja menyalami Agnia.


" Reina sama Reva mana ?" tanya Agnia saat melihat Alan datang sendiri ke rumahnya.

__ADS_1


" Reina ada di rumah ayah Haikal agar bisa menyiapkan semuanya di sana " ucap Alan yang malah membuat sultan dan Agnia saling tatap karena tidak tau apa yang di bicarakan Alan tadi.


" memang ada acara apa di sana ?" tanya Agnia yang sudah duduk di samping sultan suaminya sedangkan ghavi dan Ghani kembali bermain seperti sebelum Alan datang.


" Alan ingin menikahi Reina malam ini "


" dan untuk nikah resminya seperti yang sudah kita tentukan "ucap Alan penuh keyakinan.


Agnia tau jika ada hal yang menyebabkan Alan mengambil keputusan yang sangat mendadak seperti ini tapi Agnia tidak tau apa itu.


" apa Reina baik baik saja ?" tanya sultan karena jika menanyakan tentang Alan sudah dapat di pastikan jika Alan baik baik saja.


" Reina dan Reva baik baik saja, hanya Alan tak ingin terjadi hal hal yang tidak kita inginkan kedepannya" ucap Alan yang bingung apa harus jujur pada ayah sultan dan bunda Agnia atu tidak dengan apa yang terjadi pada dirinya dan Reina semalam.


" jelaskan secara garis besarnya saja agar ayah mengerti dan setuju dengan keputusan yang kamu ambil " ucap sultan yang tak ingin gegabah dalam mengambil keputusan.


" bunda ingat wanita yang datang bersama Alan saat Dava meninggal waktu itu " ucap Alan yang akhirnya memilih berkata apa adanya pada Agnia dan sultan.


" ya, lalu ?" Agnia menjawab seperlunya karena tidak tau arah pembicaraan Alan tentang Cecilia.


" kini Cecilia seperti terobsesi pada Alan dan Cecil pernah melakukan hal yang menurut Alan di luar batas kewajaran dan Alan tidak bisa menunda pernikahan Alan dengan Reina lagi " ucap Alan yang malah membuat Agnia semakin tidak mengerti.


" Reina sampai harus mengorbankan harga diri dan kehormatan hanya untuk menolong Alan dari pengaruh obat yang sengaja Cecilia masukan kedalam minuman yang Alan minum " ucap Alan dengan wajah tertunduk karena bagaimanapun yang Alan ceritakan adalah aib yang seharusnya di tutupi rapat rapat oleh nya.


Agnia sampai menutup mulut dengan kedua tangannya tak percaya dengan apa yang di alami oleh Reina dan Alan karena ulah seorang wanita yang begitu terobsesi pada Alan.


" memang ada hubungan apa kamu sama Cecilia? Tanya Agnia karena tak ingin putrinya kelak mengalami nasib buruk seperti nya.


" Alan akui jika selama satu tahun sebelum Dava meninggal Alan dan Cecil cukup dekat tapi kedekatan kami hanya sebagai partner kerja tidak lebih dari itu "

__ADS_1


" dan Alan tidak pernah memberi harapan pada Cecil, tapi mungkin Cecilia berpikir lain dengan kedekatan kami itu " ucap Alan apa adanya.


" Alan hanya mencintai Reina dan selamanya akan selalu seperti itu " ucap Alan sambil berlutut di hadapan Agnia karena sultan tidak terlalu banyak berkomentar apapun seolah memasrahkan semuanya pada Agnia sebagai ibu kandung Reina.


" yah.. " Agnia menatap kearah sultan berharap sultan bisa memberikan pendapat nya demi kebaikan semua nya karena bagaimanapun baik Reina maupun Alan keduanya anak anak mereka.


" ayah setuju dengan apa yang Alan putuskan karena baik sekarang ataupun nanti toh mereka akan tetap menikah jadi kenapa harus menundanya " ucap sultan.


" dan untuk urusan kak cahaya biar ayah yang berbicara " ucap sultan yang tentu saja membuat Alan dan Agnia lega.


" baiklah jika seperti itu biar Alan telepon orang yang akan merias Reina karena Alan tidak ingin Reina tampil biasa saja karena bagaimanapun Alan ingin Reina merasa jadi wanita istimewa di hari spesial ini " ucap Alan yang langsung menghubungi rekan yang selalu bisa di andalkan dalam hal seperti ini.


" ayah yakin mulai saat ini Reina akan selalu di liputi kebahagiaan meski mungkin saja masalah akan menghiasi pernikahan mereka tapi Alan dan Reina pasti bisa melewati nya " ucap sultan sambil merangkul pinggang Agnia setelah Alan pergi meninggalkan rumah mereka.


" Agnia harap seperti itu, sudah cukup bagi Reina mengalami kesedihan dalam hidupnya dan mungkin ini saatnya Reina untuk bisa bahagia " ucap Agnia yang sudah menyandarkan kepalanya di pundak sultan laki laki yang begitu mencintainya.


" kita ke kamar dulu yu, masih ada waktu untuk memberitahu kak cahaya tentang rencana pernikahan Alan dan reina " ucap sultan sambil menarik tangan Agnia menuju kamar mereka yang memang sengaja sultan buat kedap suara agar anak anaknya tidak mendengar suara suara surga yang tercipta dari mulut Agnia.


" tapi Agnia heran bagaimana cara Alan meyakinkan ibunya untuk merestui hubungan nya dengan Reina ?" tanya Agnia yang pasrah dengan ajakan sultan padanya toh sultan selalu bisa membuatnya terbang melayang ke langit ke tujuh.


" biar itu jadi urusan Alan, dan jika nanti Nabila mencoba merusak atau mengganggu kebahagiaan Alan dan Reina maka itu akan menjadi urusan kita terutama ayah "


✍️✍️✍️ Di dunia ini masih banyak orang baik hanya saja tertutupi oleh oknum oknum jahat yang malah merusak citra ibu sambung atau ayah sambung, tinggal bagaimana kita melihat dan dari sudut pandang mana kita melihatnya 😅😅


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya.


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Love you moreee 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2