
Alan tak tau jika apa yang iya putuskan salah atau tidak tapi menolak apa yang di inginkan Brian atasannya membuat Alan tak tega.
" baiklah, tapi saya harus menanyakan dulu pada Reina apa dia mau bertemu atau tidak karena yang saya tau jika Reina sedikit sungkan dengan laki laki selain saya dan mendiang suaminya " ucap Alan saat mengingat bagaimana sikap Nanda ke setiap laki laki yang mendekatinya.
" baiklah, saya tunggu kabarnya " ucap Brian yang tak mungkin memaksa keinginan dirinya pada Alan.
" terima kasih pak " ucap Alan saat Brian bisa memahami maksudnya sebelum Alan bilang pada istrinya.
Sedangkan di apartemen Alan, Reina masih tetap harus menghadapi Nabila yang seperti ya enggan untuk meninggalkan Reina entah agar Reina tidak betah menjadi istri Alan atau Nabila punya maksud lain terus menekan Reina.
" saya ingin tidur siang jadi tolong kamu siapkan kamar untuk saya tidur di sini " ucap Nabila tanpa rasa bersalah.
" maaf mah Reina tak bisa mengijinkan mama disini terlalu lama karena kak Alan sendiri tidak tau jika mama ada di sini " ucap Reina.
" jadi Reina harap mama balik lagi nanti saat kak Alan ada di sini " ucap Reina karena yang Reina tau jika Apartemen ini hanya memiliki dua kamar satu untuk dirinya dan Alan dan satu lagi sudah Alan design untuk Reva bahkan nuansa kamar pun di buat nyaman untuk Reva.
" jadi kamu berani mengusir saya ?" tanya Nabila yang tak percaya jika Reina berani mengusir dirinya dari rumah putranya sendiri.
" terserah mama mau mengatakan Reina mengusir mama atau seperti apa, tapi yang pasti semua yang terjadi di apartemen ini harus atas seizin kak Alan " ucap Reina yakin.
" dan bahkan Reina juga tau jika selama ini mama tidak pernah di perbolehkan masuk oleh Kaka alan " ucap Reina yang kini sudah bangkit dari duduknya.
" dasar mantu kurang ajar " ucap Nabila yang kini sudah ikut berdiri bahkan Nabila langsung berjalan ke arah Reina dimana tadi dirinya terhalang meja.
plakk
" ini yang pantas untuk mu, menantu tak tau diri " ucap Nabila yang kini sudah benar benar di liputi rasa amarah terhadap Reina.
" akan ku pastikan Alan akan menceraikan mu dan menikah dengan Cecilia" ucap Nabila yang kini sudah berjalan menuju pintu apartemen tapi sapa sangka saat Nabila membuka pintu apartemen Alan di hadapan nya kini ada wanita yang Nabila anggap musuh sedang kan laki laki di hadapannya ini masih di harapkan oleh Nabila agar bisa kembali padanya.
" mas " Nabila mencoba tersenyum di hadapan sultan tapi tidak saat melihat Agnia yang kini sudah bersiap masuk tanpa memperdulikan Nabila yang menatap penuh permusuhan padanya.
__ADS_1
" mas, Agnia masuk dulu gatel ada ulat bulu " ucap Agnia sambil jalan dengan gaya bergidik di hadapan Nabila yang tentu saja membuat sultan lucu dengan tingkah yang di tunjukan istrinya.
" dia pasti tidak mandi hingga badannya gatal gatal seperti tadi " ucap Nabila yang sebenarnya tau makna Sindiran Agnia untuknya.
Baru saja Agnia masuk dan bertemu dengan Reina sedetik kemudian terdengar suara teriakan Agnia yang memanggil suaminya.
" mas, mas... " Agnia memanggil manggil sultan saat melihat pipi Reina yang masih terlihat jelas jejak lima jari di pipinya.
Sultan yang tadi sempat tertahan oleh Nabila langsung bergegas masuk saat mendengar teriakkan Agnia yang begitu keras.
" dasar lebay " ucap Nabila yang langsung pergi meninggalkan apartemen Alan tanpa rasa bersalah.
" ada apa sayang ?" tanya sultan yang kini sudah ada di samping Agnia yang sedang memegang pipi Reina yang di tutupi oleh Reina
" lihat mas perbuatan mantan istrimu itu " ucap Agnia yang sejujurnya tak terima dengan penolakan yang Nabila lakukan yang langsung menyakiti Reina secara fisik.
" Reina tidak apa apa bun" ucap Reina yang tak ingin keadaan menjadi semakin runyam jika kedua keluarga ikut campur.
" pipi kamu sampai merah seperti ini kamu bilang tidak apa apa ?" tanya Agnia yang masih berkobar emosinya.
" yah tolong jelaskan sama bunda jika Reina tidak apa apa " ucap Reina sambil melihat ke arah sultan yang sebenarnya sama marahnya dengan Agnia melihat apa yang di lakukan Nabila pada Reina putra sambungnya.
" sayang kamu dengar apa yang Reina katakan " ucap sultan sambil memegang pundak Agnia yang masih terdengar deru nafa menandakan jika Agnia masih belum bisa tenang dengan semua yang terjadi pada Reina.
" bunda pikir Alan sudah meminta izin pada mamanya untuk bisa menikahi kamu ?" ucap Agnia yang tentu saja membuat Reina bingung dengan jawaban seperti apa yang Reina berikan.
" sayang kamu harus tenang, ayah yakin jika Reina wanita yang kuat yang bisa mengatasi semua permasalahan dalam rumah tangganya.
" ini semua karena mas Haikal yang tega menampar wajah anak perempuan satu satunya dulu " ucap Agnia menyesali apa yang sudah di lakukan Haikal dulu.
" jangan pernah menyesali apa yang sudah terjadi, karena itu sama saja kita menyalahkan takdir yang sudah Tuhan gariskan " ucap sultan yang berhasil membuat Agnia.
__ADS_1
" untuk kali ini bunda diam tapi jika nanti hal ini terjadi lagi jangan salahkan bunda jika Bunda bersikap tegas pada wanita itu sekalipun dia itu mertua mu " ucap Agnia yakin dan jika Agnia sudah berkata seperti itu maka tidak akan ada yang bisa membantah nya lagi.
" iya Bun " ucap Reina yang langsung bangkit dia duduk nya.
" nek " Reva langsung mendekat ke arah Agnia yang secara perlahan emosi yang ada di hati Agnia berangsur turun.
" cucu nenek sudah cantik ' ucap Agnia yang langsung memangku Reva yang baru saja bermain di temani bi Lilis.
' bibi pamit dulu ya Bu " ucap bi Lilis yang memang sudah selesai mengerjakan semua tugasnya.
" iya bi, terima kasih untuk hari ini " ucap Reina.
Setelah menyelesaikan pekerjaan nya Alan kembali mengecek cctv untuk memantau apakah ibunya masih ada di rumah atau tidak tapi apa yang di lihat membuat Alan ingin sekali langsung berlari menuju apartemennya untuk mengobati luka yang di berikan mamanya pada hari Reina.
" mama memang tidak pernah berubah " ucap Alan yang sudah tidak bisa mentolerir apa yang di lakukan ibunya pada Reina di tambah Nabila menggunakan kekerasan pada Reina membuat Alan tidak bisa membendung rasa kecewa nya.
" jangan salahkan Alan jika Alan benar benar menjauh dari mama karena mama sendiri yang membuat Alan seperti ini "
" maaf jika Alan akan lebih memilih Reina dibandingkan mama yang sudah melahirkan "
" bahkan dengan tega mama masih menutupi siapa ayah kandung Alan hingga saat ini "
" jadi jangan salahkan Alan jika Alan melakukan apa yang Alan anggap benar "
✍️✍️✍️ terlukanya seorang anak iyalah ketika di kecewakan olah orang yang paling iya sayang dalam hidupnya yaitu ibu nya sendiri, apa Reina akan mengatakan semuanya pada Alan tentang semua yang Nabila lakukan atau Reina akan menutupi semuanya demi membuat hubungan Alan dan Nabila tidak semakin memburuk 🤔🤔
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘😘😘
__ADS_1