Wasiat Cinta ( Ayah Untuk Putriku )

Wasiat Cinta ( Ayah Untuk Putriku )
Sekilas kisah Nabila dan pak Edric


__ADS_3

Tak pernah Nabila bayangkan jika dunia ini bisa sesempit ini dimana anak anak Edric adalah orang yang sangat Nabila kenali bahkan sudah dua kali Nabila coba bantu untuk mendapatkan putranya meski semuanya tidak berjalan mulus.


" ya, Brian dan Cecilia " ucap pak Edric mengulang nama anak anaknya.


" tunggu, apa kamu mengenal Brian dan Cecilia ?" tanya pak Edric karena jika Alan yang mengenali Brian dan Cecilia karena ketiganya berada dalam satu perusahaan yang sama, tapi jika Nabila yang mengenali Brian dan Cecilia adalah suatu hal yang menurut pak Edric adalah bukti jika tuhan memang sengaja mendekatkan semuanya agar bisa lebih mudah saling mengenal.


" ya bisa di bilang seperti itu " ucap Nabila yang kini sudah melihat ke arah jalanan karena tak lama lagi mereka sudah sampai di depan rumah Nabila.


degg


Nabila melihat mobil Cecilia yang sudah terparkir di depan rumahnya dan pak Edric pun bisa melihat itu semua tapi pak Edric malah tersenyum setidak nya iya tidak akan susah mengenalkan Cecilia pada Nabila wanita yang beberapa bulan ini iya cari.


" ayo turun " ajak pak Edric pada Nabila yang malah memilih diam di dalam mobil pak Edric dan hal itu membuat pak Edric tau jika Nabila merasa kurang nyaman jika harus bertemu dengan Cecilia saat ini.


" ada aku " ucap pak Edric meyakinkan Nabila jika dirinya tidak sendiri menghadapi Cecilia.


Nabila pun turun dari mobil Edric berbarengan dengan pak Edric yang juga baru saja turun dari mobilnya dan hal itu tak luput dari pantauan Cecilia yang sangat mengenali mobil papanya.


" papa ? Tante ? " Cecilia langsung menghampiri keduanya yang juga sedang berjalan ke arahnya.


" hai sayang " sapa pak Edric dengan santainya, tapi lain halnya dengan Nabila yang terlihat gugup di hadapan Cecilia.


" papa dan Tante Nabila saling kenal ?" tanya Cecilia yang tak ingin berpikiran terlalu jauh pada keduanya.


" ya, papa dan Tante Nabila saling kenal "


" bahkan papa sangat mengenal Tante Nabila lebih dari dua puluh lima tahun lalu " ucap pak Edric yang tak ingin menyembunyikan apapun dari putrinya.


" maksud papa apa ?" tanya Cecilia yang mulai curiga dengan kedekatan keduanya.

__ADS_1


" jangan bilang jika wanita ini yang selama ini papa cari ?" tanya Cecilia sambil menunjuk ke arah Nabila yang dari tadi hanya diam.


" sayang, papa bisa jelaskan semuanya " ucap pak Edric yang tak ingin Cecilia tak merestui hubungannya dengan Nabila.


" apa yang ingin papa jelaskan " ucap Brian yang baru saja datang setelah tadi sempat pergi minimarket untuk membeli ro kok.


" sebaiknya kita bicara di dalam " ajak pak Edric yang tak mungkin menjelaskan semuanya di luar rumah Nabila, mendengar apa yang di katakan pak Edric membuat Nabila bergegas membuka pintu rumah nya dan mempersilahkan semuanya untuk masuk dan Nabila pun memasrahkan semuanya pada takdir yang akan membawanya entah ke mana.


Pak Edric, Cecilia dan Brian pun langsung masuk ke dalam rumah Nabila, sedangkan Nabila memilih masuk ke dalam untuk menyiapkan minuman untuk pak Edric dan anak anaknya.


" silahkan di minum " ucap Nabila yang terdengar sangat formal dan hal itu membuat Cecilia dan Brian curiga pada papa dan Nabila.


" langsung saja pah, apa yang ingin papa jelaskan pada kami " ucap Brian yang tak ingin membuang banyak waktu lagi karena hari sudah semakin malam.


" kalian masih ingat siapa yang sedang papa cari selama satu tahun ini " tanya pak Edric yang memang sudah bercerita jika dirinya sedang mencari wanita dari masa lalunya untuk menjadi ibu sambung untuk keduanya.


" ya kami masih ingat " ucap Cecilia yang sudah tak sabar mendengar kelanjutan cerita papanya.


" apa wanita itu adalah Tante Nabila ?" tanya Brian mencoba bersikap tenang.


" ya " ucap pak Edric yakin tapi tidak dengan Nabila yang sudah terlihat sangat gugup di hadapan Cecilia dan Brian.


" dan asal kalian tau jika Alan adalah anak papa dengan Tante Nabila " ucap pak Edric yang masih tetap menggenggam tangan Nabila agar Nabila yakin jika ada dirinya yang akan membela apapun yang akan Brian dan Cecilia lakukan padanya.


Brian dan Cecilia pun terdiam mendengar penjelasan yang sangat mengejutkan dari papanya tentang siapa sebenarnya Alan, bahkan Cecilia pun hanya bisa menyandarkan tubuhnya sambil menarik nafas begitu dalam karena kini tidak akan ada lagi kesempatan baginya untuk bisa memiliki Alan.


" tunggu " Brian yang sudah mulai mencerna apa yang di katakan papanya pun mulai berpikir kritis dengan apa yang terjadi dua puluh lima tahun lalu.


" jadi dengan kata lain dia " tunjuk Brian pada Nabila.

__ADS_1


" dia wanita perusak rumah tangga papa dan Alan adalah anak haram papa dengan wanita ini iya ?" tanya Brian dengan suara yang di buat setenang mungkin.


" apa mama tau apa yang papa dan wanita itu lakukan ?" tanya Brian yang sudah sangat kecewa dengan takdir yang sedang iya hadapi dan harus iya terima.


" mama mu tau, bahkan mamamu yang memintaku untuk pergi dari sisi papamu jika aku ingin melindungi anak yang ada dalam kandunganku saat itu " ucap Nabila membuka tabir yang selama ini iya tutup rapat dari siapapun.


" apa papa percaya begitu saja dengan apa yang wanita ini katakan ? Tanya Brian yang merasa ada yang rancu dari cerita yang di sampaikan Nabila.


" jika Alan itu anak papa kenapa ada laki laki yang Alan akui sebagai papanya selain papa " ucap Brian yang sudah beberapa kali bertemu dengan sultan.


" karena memang setelah Tante pergi dari sisi papamu, Tante menikah dengan om sultan bahkan om sultan sendiri tidak tau jika Alan bukan lah anaknya " ucap Nabila jujur karena tak ingin status Alan di ragukan oleh saudaranya sendiri apa lagi oleh pak Edric.


" apa papa percaya ? Tanya Brian yang masih belum percaya dengan apa yang di katakan Nabila.


Pak Edric pun kini terdiam karena kini dirinya menjadi bimbang dengan semua penjelasan yang Nabila ceritakan pada Brian, tapi tak lama keraguan pak Edric pun hilang kala mengingat wajah Alan yang lebih mirip dirinya saat muda dulu.


" jika Cecilia dan Alan bersaudara jadi kami tidak bisa bersama ?" tanya Cecilia yang lebih memikirkan perasaan nya dan obsesi nya pada Alan dari pada status yang ada di antara keduanya.


" jika kalian tidak percaya itu adalah hak kalian, tapi yang pasti Tante berani bersumpah jika Alan adalah anak dari papa kalian yang berarti juga saudara kalian meski lain ibu " ucap Nabila.


" dan jika memang kalian tidak merestui kami untuk bersama, Tante tidak akan memaksa tapi satu yang pasti jika Alan akan tetap jadi saudara kalian meski kalian mau mengakuinya atau tidak "


✍️✍️✍️ beuhhh Nabila dewasa amat.. Di episode ini kita fokuskan pada Nabila dan pak Edric dulu ya.


Apa yang akan Brian dan Cecilia lakukan dengan permintaan papanya ? Dan apa bisa mereka menerima Nabila dan Alan sebagai bagian dari keluarga nya ? Dan bagaimana dengan Alan apa bisa iya menerima semuanya ??


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya dan jadikan juga R-kha author favorit kalian ya.


jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya

__ADS_1


Love you moreee 😘😘😘


__ADS_2