Wasiat Cinta ( Ayah Untuk Putriku )

Wasiat Cinta ( Ayah Untuk Putriku )
Sengaja membuat kecewa


__ADS_3

Cecilia dan Brian pun baru saja sampai di depan lobi rumah sakit harapan dimana Nabila langsung turun karena memang Cecilia dan Brian tidak akan ikut turun seperti yang mereka katakan.


" terima kasih ya untuk hari ini, nanti Tante kasih kabar apapun hasilnya " ucap Nabila sebelum turun dari mobil Brian.


" sama sama Tante, dan saya harap Tante tidak sampai gagal karena saya benar benar akan memberikan bayaran seperti yang saya katakan " ucap Brian mengingatkan tentang bayaran yang lumayan fantastis.


Nabila pun turun dari mobil Cecilia tanpa menjawab apa yang di katakan Brian karena baginya tak akan mudah membujuk Alan untuk meninggalkan Reina, bahkan demi menikahi Reina Alan tidak memperdulikan jika dirinya tak merestui pernikahan nya dengan Reina.


Tak susah bagi Nabila menemukan ruang rawat Alan dan kini dirinya pun sudah ada di depan ruang rawat Alan, perlahan Nabila mendorong pintu ruangan Alan yang tentu saja membuat Alan dan Reina menatap ke arahnya.


" mama !!" panggil Reina dan Alan berbarengan, Nabila pun langsung berjalan mendekati Alan yang kini sedang duduk di atas tempat tidur nya sedangkan Reina ada di sisi kiri tempat tidur Alan.


" apa yang terjadi sama kamu Alan ! " tanya Nabila saat sudah sampai di dekat Alan.


" Alan baik baik saja mah " ucap Alan dingin dan Nabila bisa merasakan sikap dingin putranya padanya itu.


" kenapa kamu jadi seperti ini Alan ? Apa karena wanita itu sikap kamu berubah ? " ucap Nabila sambil melihat ke arah Reina yang kini sudah menunduk tak berani menatap ke arah Nabila.


" apa kamu ingin menjadi anak yang durhaka yang lebih memilih wanita itu dari pada ibu mu sendiri ?" ucap Nabila yang sudah mulai meninggikan suaranya yang tentu saja membuat Alan menjadi malu karenanya.


" mah cukup "


" mamah sendiri tau Alan tidak seperti itu " ucap Alan yang mencoba menahan nada suaranya karena bagaimanapun Alan masih ingat yang di hadapi nya saat ini masih lah ibu nya yang harus iya hormati bagaimana situasi nya.


" tapi sekarang kamu lebih memilih wanita itu dari mama mu sendiri " ucap Nabila yang masih mencari perhatian dari orang yang berlalu lalang hanya untuk membuat malu Reina dan akhirnya Reina pun memilih mundur.


" mah Alan mohon, ini di rumah sakit " ucap Alan.


" mah.. Reina tau jika mama tidak suka sama Reina "


" tapi Reina mohon jangan ribut di sini, kasihan kak Alan " ucap Reina akhirnya membuka suara.


" DIAM KAMU !! "

__ADS_1


" SAYA TIDAK BICARA SAMA KAMU "


" SAYA SEDANG BICARA SAMA ANAK SAYA " ucap Nabila yang malah memancing Alan untuk bisa bersikap tegas pada ibunya.


" Alan tau jika ada yang meminta mama untuk datang kesini dan membuat rusuh di sini " ucap Alan,


deh


Nabila pun terdiam dan itu malah membuat Alan dan Reina yakin jika apa yang akan katakan memang benar adanya.


" apa Cecilia yang meminta mama untuk memisahkan Alan dengan Reina ?


" atau pak Brian yang meminta mama memisahkan Alan dengan Reina menggunakan Uang yang mereka miliki ? Ucap Alan yang malah membuat wajah Nabila semakin pucat pasi karena tebakan Alan memang tepat sasaran.


" apa mama ingin merusak kebahagiaan anak mama sendiri hanya demi uang yang tak seberapa yang mereka tawarkan pada mama ?" tanya Alan yang sudah benar benar kecewa dengan sikap Nabila yang terlalu mengagungkan uang di atas segalanya bahkan di atas kebahagiaan anaknya sendiri.


" jika memang seperti itu Alan akan membayar kebahagiaan yang ingin Alan miliki tapi dengan satu syarat " ucap Alan yang kini sudah tak ingin lagi bersikap lemah di hadapan ibunya.


" kak " Reina pun menggeleng seolah tak setuju dengan apa yang di katakan Alan suaminya yang berkata seperti itu pada ibunya sendiri.


" kakak sudah sangat lelah menghadapi mama yang seperti gila akan uang " ucap Alan.


" biarkan saja seperti ini, agar mama tau dan mama bisa berpikir apa yang bisa uang itu lakukan saat nanti mama menua dan membutuhkan seseorang untuk menemaninya nanti " ucap Alan yang tak ingin menatap mamanya lagi.


Mendengar apa yang di katakan putranya membuat Nabila termenung karena merasa jika kali ini Alan benar benar kecewa dan marah padanya.


" baiklah, mama pergi dan mama harap kamu menepati janji kamu untuk memberikan mama bayaran dari kebahagiaan yang kamu miliki saat ini " ucap Nabila.


" dan asal kamu tau jika mereka akan memberikan mama 1M jika mama bisa memisahkan kalian " ucap Nabila sebelum pergi dari ruang rawat Alan.


Jujur Alan sangat sedih melihat sikap mamanya tapi ada yang lebih membuat Alan malu dimana Reina melihat semua itu hingga Reina bisa melihat bagaimana rendahnya pemikiran ibunya tentang kebahagiaan putranya sendiri.


" kak " Reina yang tau Alan sedang membutuhkan pelukan pun langsung mendekat dan memeluk Alan yang masih terduduk di pinggir tempat tidur rumah sakit.

__ADS_1


" terima kasih karena tetap bersama Reina " ucap Reina yang tak tau harus berkata apa pada Alan.


" tapi kita harus terus mendoakan mama nabila agar mama Nabila bisa di berikan kesadaran jika yang iya lakukan selama ini adalah salah " ucap Reina.


" Hem.. " Alan hanya bisa mengeratkan pelukannya pada Reina yang bisa memberikan ketenangan pada hatinya yang sedang terluka dengan sikap yang di berikan ibunya.


" kakak mau pulang " ucap Alan setelah melepaskan pelukannya dari Reina.


" tapi kak, kakak masih butuh perawatan " ucap Reina yang mengerti jika Alan sudah tidak nyaman berada di rumah sakit di tambah kedatangan Nabila membuat Alan semakin ingin pergi dari sini.


" nanti Reina tanya dokter ya, kalo bisa nanti kita pulang "


" mudah mudahan bisa pulang " ucap Reina yang tak ingin Alan memaksakan diri padahal dirinya masih membutuhkan perawatan.


" ya " ucap Alan yang kini sudah kembali merebahkan tubuhnya dan mulai memejamkan matanya sedangkan Reina hanya bisa mengusap kening sampai rambut Alan agar Alan merasa nyaman.


Setelah keluar dari ruangan putranya Nabila pun terduduk di kursi tunggu tak jauh dari ruangan Alan tak terasa satu bulir air mata mengalir di kedua pipinya, bagaimana tidak lagi lagi dirinya membuat Alan semakin kecewa dan hilang respect padanya.


" maafkan mama Alan " ucap Nabila sambil menghapus air mata yang terus mengalir di pipinya.


" mama terpaksa melakukan itu semua demi membayar pengobatan mama yang membutuhkan banyak uang " ucap Nabila.


" Nabila ? apa kamu Nabila ? " ucap seorang laki laki yang tak sengaja melihat Nabila yang terduduk seorang diri di ruang tunggu.


" kamu ?? Sedang apa kamu disini ? jangan bila kamu ingin menemui Alan ??


✍️✍️✍️kira kira siapa yang di temui Nabila di rumah sakit ? Dan ada hubungan apa Nabila dengan laki laki itu ? Kenapa Nabila seolah ingin menjauhkan Alan dari nya ?


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Love you moreee 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2