Wasiat Cinta ( Ayah Untuk Putriku )

Wasiat Cinta ( Ayah Untuk Putriku )
Siasat dalam Kebaikan


__ADS_3

Alan dan Reina baru saja sampai di apartemen Alan, dan seperti biasa Alan langsung meletakan Reva di kamarnya sedangkan Reina kini sedang membersihkan diri seperti kebiasaanya jika sudah bepergian keluar.


" sayang " Alan berdiri di belakang Reina yang masih menghapus sisa make up yang sengaja iya aplikasi kan secara flawless.


" iya pah " jawab Reina yang hanya melihat sekilas lalu kembali melanjutkan pekerjaannya menghapus makeup yang memang belum selesai.


" kamu tau kan jika papa sangat mencintaimu " ucap Alan yang menurut Reina terdengar seperti seseorang yang sedang mengkhawatirkan sesuatu.


Reina langsung berdiri dan kini sudah berada di hadapan Alan yang juga sedang menatap padanya.


" papa kenapa ?" apa ada yang ingin papa ceritakan sama bunda ?" tanya Reina yang kini sudah menggenggam kedua tangan Alan berharap dengan melakukan itu bisa membuat Alan nyaman dan mau berbagi beban dengannya.


" papa tau jika kamu mungkin masih belum sepenuhnya menerima papa, atau mungkin juga rasa cinta di hati bunda juga masih belum ada untuk " belum selesai Alan menyelesaikan ucapannya Reina sudah menempelkan jari telunjuknya di bibir Alan sambil menggelengkan wajahnya jika apa yang dikatakan Alan tidak lah sepenuhnya benar.


" sini " ucap Reina sambil menuntun Alan menuju tepi tempat tidur agar mereka bisa lebih leluasa untuk berbincang.


" jika papa bertanya apa bunda sudah menerima papa sepenuh hati jawabnya ya " ucap Reina yang masih menggenggam tangan Alan berharap Alan percaya dengan semua yang iya katakan.


" tidak mungkin Reina mau melakukan kewajiban Reina pada papa jika Reina sendiri belum siap menerima papa menjadi suami Reina " ucap Reina yang lebih nyaman memanggil dirinya dengan sebutan nama saat berdua seperti ini.


" maaf Reina memanggil nama Reina sendiri karena menurut Reina saat ini yang kita butuhkan berbicara dari hati kehati sebagai Reina dan Alan bukan papa dan bunda atau kakak dan adik " ucap Reina yang tak ingin membuat Alan semakin salah paham dengan perubahan panggilan saat ini.


" bahkan asal kak alan tau jika rasa itu perlahan mulai tumbuh mungkin belum terlalu besar tapi Reina yakin tidak akan butuh waktu bagi Reina untuk benar benar mencintai Kaka "


" apa lagi kakak yang tak lelah menunjukan rasa cinta Kaka untuk Reina yang tentu saja membuat Reina mudah untuk luluh " ucap Reina mengungkapkan apa yang ada dalam hatinya.

__ADS_1


" jadi jangan pernah berpikir jika Reina terpaksa melakukan kewajiban Reina terhadap Kaka " ucap Reina.


" atau Kaka mau bukti jika Reina tidak pernah dengan terpaksa melayani kakak selama ini " ucap Reina yang kini dengan berani melakukan apa yang tak pernah iya lakukan selama ini baik dengan Dava maupun dengan Alan selama pernikahan mereka.


" sayang apa yang akan kamu lakukan " ucap Alan saat melihat Reina yang kini sudah berlutut di hadapan Alan berharap saat melakukan hal ini membuat Alan percaya jika dirinya tidak merasa terpaksa melayani Alan selama ini.


" jangan melakukan itu " ucap Alan saat menebak apa yang mungkin akan Reina lakukan padanya saat ini dimana kini Reina sudah berlutut di hadapan dan bersiap membuka kain yang menutupi tubuh bagian bawah Alan.


" kakak percaya jika kamu tidak terpaksa melakukan Semua itu sama kakak " ucap Alan yang tak ingin Reina melakukan apa yang baru saja ingin Reina lakukan.


" tapi " Reina yang masih enggan berdiri hanya menatap ke arah Alan yang kini sudah berdiri di hadapan Reina.


" sayang " Alan menuntun Reina agar bangun dari posisinya.


" kakak tau " ucap Alan yang kini sudah mengangkat dagu Reina dan mulai menyatukan kedua bi bir mereka dan tak segan Alan mulai memainkan indra perasa nya yang kini sudah bermain main di dalam rongga mulut Reina.


" I love you Reina " ucap Alan sambil menghapus sisa Saliva yang tersisa di sekeliling bibir Reina.


" I love you to Alan " setelah mengatakan itu Reina langsung memeluk Alan karena malu mengatakan semua yang tiba tiba saja keluar dari mulutnya apalagi saat mengingat apa yang di katakan Cecilia tadi di restoran jika ungkapan cinta itu memang sangat di perlukan dalam suatu hubungan.


" love you to, love you moreee" ucap Alan yang merasa sangat bahagia bisa mendengar kata cinta yang memang ingin sekali Alan dengar dari mulut Reina selama ini.


" terima kasih sayang sudah benar benar membuat Kaka bahagia malam ini " ucap Alan yang masih enggan melepaskan pelukannya dengan Reina.


" sama sama kak " ucap Reina yang kini sudah memeluk Alan tak kalah erat.

__ADS_1


Jika di kamar apartemen Alan sedang mengharu biru antara Alan dan Reina yang kini saling menyalurkan rasa cinta, lain halnya di rumah besar Brian dan Cecilia dimana mereka sedang berbincang tentang Alan dan Reina.


" gimana kak apa Kaka sudah menjalan kan rencana yang sudah kita bicarakan?" tanya Cecilia yang langsung mendapat anggukan dari Brian.


" lalu kamu ? Apa sudah mencoba mendekati Reina agar percaya jika kamu saat ini sudah berubah ?" tanya Brian yang memang memiliki cara untuk bisa membantu Cecilia mendapatkan Alan tapi kali ini dengan cara yang sangat halus dan di buat secantik mungkin agar Alan dan Reina tidak tau apa yang sedang mereka rencanakan.


" tapi kak ? Kenapa kakak begitu tertarik pada Reina ?" tanya Cecilia yang tau jika kakaknya tidak mudah luluh apalagi suka terhadap wanita tapi dalam sekali pandang kakaknya dengan mudah luluh pada Reina yang bahkan saat itu hanya melihat nya dari Poto yang Alan kirimkan saat pernikahan mereka.


" entah lah, tapi yang pasti Kaka sangat tertarik pada Reina dan Kaka harap Reina kelak bisa menjadi milik Kaka " ucap Brian sambil membayangkan wajah Reina yang terlihat sangat imut dan manis.


" tapi bagaimana cara kakak untuk bisa lebih dekat dengan Reina ? Sedangkan Reina itu hanya wanita rumahan yang memang sangat jarang keluar rumah jika tidak di barengi dengan Alan.


" pasti ada jalan, dan jika tidak ada maka Kaka akan membuat sendiri jalan untuk bisa memiliki Reina " ucap Brian yang lebih seperti orang yang terobsesi pada Reina dari pada mencintai Reina.


" lalu kamu bagaimana ? Apa rencana kamu untuk bisa meyakinkan Alan jika Reina itu tidak mencintainya dan Alan akan menyerah dalam pernikahan mereka "


" entahlah, Cecilia sendiri tak yakin apa masih ada cela bagi Cecilia mendapatkan Alan ? dimana Cecilia bisa melihat jelas tatapan penuh cinta Alan untuk Reina istrinya "


✍️✍️✍️ lah .... kirain benar benar sadar 😒😒ngga taunya cuma siasat untuk mengelabui Alan dan Reina 😤😤


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Love you moreee 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2