Wasiat Cinta ( Ayah Untuk Putriku )

Wasiat Cinta ( Ayah Untuk Putriku )
Legowo


__ADS_3

Tak pernah Reina bayangkan akan menikah lebih cepat dari waktu yang di tentukan dengan Alan, laki laki yang katanya mencintainya begitu lama, bahkan juga mencintai putri nya.


" bunda cantik " ucap Reva yang sedang duduk di hadapan Reina dengan gaun yang sudah alan siapkan.


" Reva juga cantik " ucap Reina yang kini masih di rias oleh MUA yang Alan kirim.


" sayang ayo di depan sana nenek " ajak Bu Nina pada Reva yang masih betah melihat bundanya.


" ayo nenek " ucap Reva yang kini sudah berdiri menyambut uluran tangan Bu Nina.


" mba tolong di percepat ya, soalnya pengantin pria sebentar lagi sampai " ucap Bu Nina yang mendapat kabar jika Alan dan rombongan sudah dalam perjalanan menuju rumahnya.


" baik Bu " ucap MUA yang memang hanya tinggal finishing memoles wajah Reina yang memang sudah cantik dari sananya.


Dan benar saja tak lama sejak Bu Nina memberitahu, Alan dan keluarga nya kini sudah datang begitu juga dengan penghulu yang sudah Haikal hubungi untuk bisa menikah kan Reina dengan Alan.


" assalamualaikum " ucap sultan yang di ikuti Agnia, cahaya dan juga Alan yang akan menjadi raja sehari atau mungkin lebih tepatnya raja semalam.


" waalaikum sallam ayo masuk " ucap Bu Nina yang merasa sangat bahagia malam ini karena sudah lebih dari lima tahun Agnia tidak pernah datang berkunjung ke rumah ini bukan karena di larang oleh sultan tapi sikap Haikal yang membuat Agnia malam untuk datang ke rumah ini.


" sehat Bu " sapa Agnia yang begitu sangat merindukan mantan ibu mertuanya meski mereka masih sering bertukar kabar lewat telepon tapi rasa rindu itu selalu hadir di hati keduanya.


Haikal yang merasa canggung dengan kedatangan Agnia dan sultan hanya menyapa seadanya tanpa ingin tau lebih tentang kehidupan Agnia dan sultan saat ini.


" apa semuanya sudah datang ? "


" dan apakah semua persyaratan pernikahan sudah lengkap " ucap penghulu yang memang tau jika acara pernikahan ini di adakan secara mendadak.

__ADS_1


" insyaallah siap " ucap Alan penuh keyakinan sambil mengeluarkan mas kawin yang sudah iya siapkan jauh hari bahkan mas kawin itu Alan beli satu hari setelah Dava meninggal dan memintanya untuk menikahi Reina.


" baiklah mana ini sang pujaan hatinya " ucap pak penghulu yang sengaja ingin menggoda Alan yang terlihat sangat tegang.


" tuh sang pujaan hati baru saja keluar dari kamarnya " ucap sultan yang malah menimpali gurauan penghulu yang tentu saja membuat Alan refleks berbalik tapi apa yang di lihat hanya ada Reva yang sedang berjalan ke arahnya.


" papa " ucap Reva yang langsung memeluk Alan yang masih berbalik menghadapnya.


" hai sayang, aduh putri papa cantiknya " ucap Alan yang tak sabar ingin melihat Reina yang sudah bisa di bayangkan betapa cantiknya Reina malam ini.


" Bun cepat susul Reina, ayah ngga tega liat Alan yang sudah tidak sabar menunggu Reina keluar dari kamarnya " ucap sultan yang langsung di kerjakan oleh Agnia di ikuti cahaya yang ingin melihat Reina yang sebentar lagi akan menjadi istri Alan.


" huh... " cahaya yang masih beat mengijinkan Reina hanya bisa menarik nafasnya begitu dalam, sedangkan Agnia yang tau perasaan kakak iparnya hanya bisa mengusap punggung cahaya berharap dengan melakukan itu bisa membuat cahaya merasa jauh lebih baik.


" kakak harus ikhlas, karena ini juga bagian dari amanat yang Dava inginkan sebelum dia meninggal " ucap Agnia mengingatkan agar kakaknya bisa legowo menerima keputusan yang di ambil Reina dan Alan.


" kakak tau, hanya saja kakak teringat pernikahan Reina dan Dava Sulu yang hanya di gelar secara sederhana bahkan tampilan Reina saat itu juga sangat sederhana " ucap Bu cahaya yang tak bisa menutupi rasa sedihnya dari Agnia.


" Bun " Reina langsung berdiri saat pintu di buka dan ada bunda Agnia dan juga bunda cahaya.


" cantiknya " ucap Bu cahaya yang sudah tak bisa membendung air matanya.


" terima kasih bunda " ucap Reina sambil menghapus air mata cahaya yang masih mengalir di pipinya.


" Bunda ikhlas kan Reina menikah dengan Kak Alan ?" tanya Reina memastikan, sedangkan cahaya langsung mengangguk yakin yang membuat Reina dan Agnia tersenyum lega.


" ayo, bunda yakin Alan pasti sudah tak sabar nunggu kamu datang " ucap Agnia yang langsung mengapit Reina menuju ruang keluarga yang akan menjadi saksi pernikahan Reina dan Alan.

__ADS_1


" nah ini dia yang kita tunggu tunggu " ucap pak penghulu tapi tak lama langsung di ralat oleh nya lagi.


" eh salah, bukan sama kita ya tapi sama yang punya yang sebentar lagi akan menjadi pasangan yang sah secara agama " ucap penghulu yang berhasil membuat Alan tersenyum meski dengan malu malu.


Akad nikah pun terjadi dan berjalan dengan sangat lancar, bahkan Alan mengucapkan ijab kabul dalam satu tarikan nafas yang membuat semuanya merasa lega.


" selamat ya sayang, semoga kalian selalu bahagia dan selalu bisa saling melengkapi satu sama lain " ucap Agnia yang sangat lega melihat putrinya yang kini sudah memiliki pendamping lagi.


" terimakasih bunda " ucap Reina yang sudah tidak bisa membendung rasa bahagia nya bukan hanya karena kini dirinya sudah menikah lagi tapi karena berhasil mengikuti apa yang di inginkan Dava.


" lalu malam ini kalian akan tidur dimana ?" tanya Haikal karena memang baik Alan dan Reina tidak membahas masalah ini dari awal niat mereka akan menikah.


" jika di ijinkan Alan ingin membawa Reina dan Reva ke apartemen Alan " ucap Alan sambil melihat ke semua yang ada di sana dan terakhir pada Reina yang ada di sampingnya.


" bagaimana sayang, apa yang kamu inginkan " tanya Agnia sedangkan cahaya hanya bisa mengarahkan semuanya pada Reina karena bagaimanapun kini Reina sudah punya suami baru yang mungkin akan tidak pantas jika dirinya memaksa Reina untuk tetap tinggal di rumah yang sebenarnya Dava beli untuk Reina dan Reva.


" Reina terserah pada bunda cahaya ? " ucap Reina karena tak tau harus memutuskan apa.


" tinggallah dimana suami kamu tinggal saat ini, lupakan semua masa lalu dan buka lah lebaran baru yang kini sudah ada di hadapan mu " ucap Bu cahaya sambil menatap ke arah Reina dan juga Alan.


" terima kasih bunda " ucap Alan yang merasa lega karena sikap legowo yang Bu cahaya tunjukan malam ini.


" Alan janji akan sering sering mengunjungi bunda dan Alan juga akan terus mengingatkan Reva tentang Dava ayah kandungnya, karena bagaimanapun Dava akan selamanya menjadi ayah untuk Reva meski saat ini Reina sudah menjadi istri Alan "


✍️✍️✍️ semoga samawa Alan Reina...apa setelah malam ini Cecilia tidak akan membuat ulah lagi bagi Alan dan Reina ??🤔🤔 kita lihat saja nanti..


Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya

__ADS_1


Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya


Love you moreee 😘😘😘


__ADS_2