
Reina baru saja mendudukkan diri setelah berhasil membuat Cecilia pergi dari apartemen Alan, sedangkan Reva yang memang masih balita masih asik bermain di ruang bermain yang sudah Alan siapkan.
Ting tong
Ting tong
Reina bangkit dari duduk nya untuk melihat siapa yang datang karena bi Lilis masih membersihkan apartemen nya.
" mama " Reina terdiam saat melihat Bu Nabila kini ada di depan apartemen Alan bahkan Reina pun tidak tau apa harus membiarkan Nabila masuk atau tidak karena menurut Alan hanya dirinya yang boleh masuk ke dalam apartemen ini.
" apa kamu tidak membiarkan saya masuk ?" tanya Nabila yang masih berdiri di depan apartemen milik putranya.
" silahkan masuk " ucap Reina yang tidak mungkin membiarkan ibu dari suaminya berdiri di depan apartemen nya.
" bagus lah, kamu tau setiap saya ke sini Alan tidak pernah membiarkan saya masuk ke dalam sini " ucap Nabila yang merasa takjub dengan interior yang ada di dalam apartemen putranya yang sangat jauh berbeda dengan rumahnya yang terlihat tua dan tak terawat.
" seperti nya sangat asik jika saya bisa tinggal di sini " ucap Nabila yang kini sudah mendudukkan diri di sofa keluarga yang terasa halus dan empuk .
" maaf tapi mama harus minta izin dulu pada kak Alan " ucap Reina yang tak ingin gegabah membiarkan Nabila tinggal di apartemen Alan.
" kenapa ? Ini juga kan rumah Alan yang tentu saja mama berhak tinggal di rumah ini " ucap Nabila tanpa ras malu mengatakan itu semua.
" kecuali kamu " tunjuk Nabila pada Reina yang kini sudah menunduk tak percaya dengan apa yang di ucapkan Nabila mamanya Alan.
" dan satu lagi anak kamu yang pastinya bukan anak Alan tidak berhak tinggal di apartemen ini " ucap Nabila semakin menjadi.
" tapi Reina istri kak Alan " ucap Reina yang tak ingin diam saja mendengar semua yang di ucapkan Nabila.
" tapi istri yang tidak saya restui yang bahkan saya yakin jika Alan masih belum menikahi kamu secara sah di KUA" ucap Nabila yang membuat Reina terdiam karena apa yang di katakan Nabila benar adanya.
Reina yang tak tau harus menberi jawaban apa pada Nabila hanya bisa menghela nafasnya begitu dalam seolah membantah pun percuma karena Nabila akan selalu mencari pembenaran dari setiap kalimat yang iya lontarkan.
__ADS_1
" sebaiknya kamu buatkan saya minuman "
" kamu tuh katanya istri anak saya tapi memberi minum pada saya pun harus saya suruh, mantu macam apa kamu ?" ucap Nabila sengaja menyakiti Reina dengan semua kata katanya.
" mama mau minum apa ?" tanya Reina berusaha bersikap baik pada Nabila.
" jangan panggil saya mama tapi panggil saya nyonya " ucap Nabila yang lagi lagi menggores luka di hati Reina.
" asal kamu tau, yang pantas mendampingi Alan itu hanya Cecilia wanita terhormat yang memiliki banyak harta yang bisa membuat Alan menjadi semakin sukses dan di segani " ucap Nabila.
" tidak seperti kamu janda satu anak yang pasti akan menjadi beban untuk Alan kedepannya "
Deggg
Mata Reina kini sudah berkaca kaca mendengar semua yang di lontarkan Nabila tentang dirinya dan statusnya saat ini, Reina mencoba menahan air mata yang siap meluncur hanya dengan satu kedipan mata Reina tapi Reina tak ingin terlihat lemah di hadapan Nabila.
" maaf " ucap Reina yang tentu saja membuat Nabila bingung maksud kata maaf Reina itu untuk apa.
" tapi asal mama tau jika kak Alan bisa seperti sekarang ini hanya kerena usaha dan kerja kerasnya selama ini " ucap Reina.
" dan Reina yakin jika tanpa bantuan Cecilia dan keluarga nya sekalipun Kak Alan akan mampu berhasil tanpa campur tangan Cecilia dan keluarga nya " ucap Reina yang berhasil membungkam mulut besar Nabila.
" dan satu lagi " ucap Reina yang kini sudah tersenyum penuh kebanggaan dan itu terlihat jelas di mata Nabila.
" kak Alan mencintai saya dan juga Reva, bahkan saya tidak harua mengemis cinta seperti yang Cecil lakukan pada Kak Alan"
" dan saya yakin tidak akan sulit bagi saya mencintai kak Alan dan Dava juga tidak akan keberatan atau marah jika saya membuka hati untuk kak Alan karena bagaimana kak Alan saat ini dan selamanya akan menjadi suami sekaligus papa untuk Reva dan adik adiknya kelah " ucap Reina.
Sedangkan jauh di sebuah perusahaan atau lebih tepatnya di ruang kerja, Alan sedang tersenyum melihat pembelaan yang di lakukan Reina untuk dirinya lewat cctv rumah yang sengaja iya stel di handphone nya dimana iya pasang jauh sebelum dirinya menikah dengan Reina.
" Kakak juga yakin bisa menaklukan hati kamu yang sudah mulai terbuka tanpa kamu sadari " ucap Alan yang saat ini masih memantau rumah nya.
__ADS_1
" kamu sedang melihat apa Alan ?" tanya Brian yang kini sudah masuk ke dalam ruangan Alan yang di biarkan sedikit terbuka.
" pagi pak " sapa Alan yang merasa tak enak harus menceritakan masalah pribadi pada atasannya.
" coba aku lihat apa yang sedang kamu lihat hingga membuat kamu bergumam seperti tadi " tanya Brian sambil berjalan ke balik meja Alan untuk melihat apa yang di lihat Alan.
" apa dia istrimu ?" tanya Brian yang memang di beritahu oleh Alan jika kemarin Alan sudah melangsungkan pernikahan dengan seorang wanita pilihan hatinya.
" ya, dia istri saya Reina Anggraeni wanita yang saya cintai sejak saya masih duduk di bangku smp hingga saat ini "
Brian tak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar dari mulut Alan, mencintai wanita dengan begitu lama tak menyurutkan cinta Alan untuk tidak berpaling mencari cinta yang lain.
" apa kamu pernah lelah menunggu nya menjadi milikmu ?" tanya Brian yang ingin mengetahui seberapa dalam cinta Alan untuk wanita itu.
" jujur saya tidak terlalu berharap akan bisa memiliki nya suatu hari nanti " ucap Alan sambil membayangkan masa masa itu.
" tapi seolah tuhan melihat betapa saya mencintainya dan dengan cara Tuhan akhirnya kamu bisa di persatu kan saat ini " ucap Alan dengan binar cinta yang jelas terlihat nyata dimatanya oleh Brian.
" apa dia mencintaimu ?" tanya Brian yang masih sangat penasaran dengan kisah Alan dan istrinya.
" saya tidak tau, tapi saya yakin jika tuhan pasti bisa membuat hatinya terbuka agar saya bisa masuk dan menyemai benih cinta di hatinya tanpa harus menggangu cintanya untuk mendiang suaminya yang telah tiada "
" aku jadi penasaran, seperti apa wanita yang begitu sangat kamu cintai dan kamu perjuangan"
" boleh aku mengenalnya ? Jangan salah paham dulu karena jujur saja aku tidak terlalu percaya pada cinta "
✍️✍️✍️ apa Alan akan mengijinkan Brian mengenal Reina ? Dan apakah Brian tulus mengatakan itu semua atau ini salah satu siasat Brian untuk membantu Cecilia adiknya untuk mendapatkan Alan ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
__ADS_1
Love you moreee 😘😘😘