
Lelah sudah pasti capek apalagi kalau kesel yah itu memanglah bawaan Harun setiap kali pulang kantor
" Huh.... " Keluh Harun
" Ada apa tuan? " Tanya Bayu seraya mengendarai mobilnya menuju ke kediaman Harun
" Menurut mu!!!! " Balasnya dengan kesal
Drettttt drettttt
Ponsel Harun bergetar terdapat sebuah pesan disana, raut wajah Harun semakin kesal dibuatnya Apalagi ini sampai kapan mereka akan berhenti. Batin Harun kesal saat mendapat sebuah pesan dari Diva yang berisi foto kedekatan antara Hanin dan Rio
" Hei..... apa kau sudah bosan bekerja, Kenapa lambat sekali!!!! " Harun benar-benar kesal sekarang mungkin masalah pelik di kantor tak begitu berpengaruh sebelumnya namun setelah mendapat pesan pesan dari Diva membuat darah nya mendidih seketika
" Maaf tuan " Bayu tau pasti bahwa saat ini tuannya itu sedang kesal Aihhhs apalagi ini, hmmm nona muda saya harap nona tidak membuatnya tambah emosi nanti. Batin Bayu khawatir
Bayu mengemudi lebih cepat dari sebelumnya karena tak ingin menjadi sasaran kekesalan Harun saat itu
Chittt......
Mobil berhenti tepat di depan pintu utama, tanpa cang cing cong lagi Harun melenggang memasuki istana miliknya dengan perasaan kesal dan mengabaikan setiap pelayan yang menyambutnya tadi, langkahnya terhenti tepat di depan pintu kamar miliknya
Cekrek.....
Perlahan Harun membuka pintu tersebut entah mengapa rasa kesal dan penatnya berangsur menghilang saat dia melihat Hanin sedang terlelap di atas sofa panjang yang terdapat di sisi kamarnya Gadis bo*** kenapa malah tidur di sini sih. David melepaskan jas nya dan membuka kancing lengan kemeja nya, melepaskan dasi dan membuka dua kancing kemejanya karena merasa gerah perlahan Harun mengangkat tubuh ramping milik Hanin dan menggendongnya ala bridal style merebahkan tubuhnya perlahan di atas kasur
Cup
Sebuah kecupan lembut mendarat di kening Hanin dan memeluk tubuhnya dari samping, Hanin yang merasakan sentuhan ditubuhnya itupun perlahan membuka matanya dan mencari sosok tersebut Kapan dia pulang. Batin Hanin saat melihatnya Harun tengah memeluknya perlahan Hanin merenggangkan tangan Harun yang melingkar di pinggangnya
" Sebentar aja please " Pinta Harun
Hanin tak kuasa menolaknya hingga dia membiarkan tubuhnya dipeluk Harun cukup lama
" Bie... udah sore nih mending kamu mandi dulu oke .... " Bujuk Hanin lembut
" Aku capek sayang " Harun manja
Hanin berbalik menghadap Harun
" Mau sampai kapan bie..." tanya Hanin
__ADS_1
Perlahan Harun membuka matanya tapi bukan untuk melepaskan pelukannya melainkan mempererat pelukannya
" Bie.... " Protes Hanin
" Aku akan mandi tapi setelah aku makan " Balas David
" Ya udah ayo turun, emangnya makanannya bisa jalan sendiri kesini kalau kamu nggak turun " Protes Hanin
Entah setan mana yang sedang merasuki Harun saat itu, Harun justru menghujani Hanin dengan kecupan-kecupa nya dan semakin ganas menurut Hanin, tanpa sadar Hanin mendesah dan menikmati setiap sentuhan dan kecupan yang diberikan Harun
" Ahhh bie... " Desah Hanin yang membuat Harun semakin bersemangat
" Bie... hen... hentikan " Sambungnya lagi namun tak dihiraukan oleh Harun
Kini keduanya sudah sama-sama memanas dan sudah tak tertahankan lagi
" Sayang aku ingin... " Pinta Harun
" Aku juga bie... " Balasnya dan tanpa aba-aba lagi Harun membimbing junior untuk menyelami surga dunianya hingga cukup lama dan olahraga itu membuat kedua menghabiskan cukup banyak tenaga samapai keduanya pun saling berpelukan dan terkulai lemah setelah pelepasan yang cukup intens itu
" Makasih sayang.... " Harun mengecup kening sang istri
" I love you more honey... you are my wife, my future and my everything " Balasnya sembari membalas kecupan manis sang istri
Sementara itu disisi lain tampak seorang wanita paruh baya sedang menyeringai puas mendengar jawaban dari seseorang yang dia telpon
" Bagaimana? " Tanya tante Pratiwi
" Sudah siap nyonya sesuai dengan perintah nyonya " Jawab seseorang diseberang yang sedang bercakap-cakap melalui telepon
" Bagus " Senyum licik itu tampak jelas tergambar dari raut wajah tante Pratiwi
Tut
Tut
Tante Pratiwi mengakhiri panggilannya
" Gimana tante? " Diva kepo
" Tenang aja " Balasnya singkat
__ADS_1
" Tan... emang apa sih rencana tante buat si cewek jal*** itu? "
" Diva kamu nggak perlu tau yang pasti Tante bakal buat cewek mu***an itu bakalan didepak secepatnya oleh ponakan tante itu!! " Jawab tante Pratiwi yakin bahwa rencananya akan berhasil
" Tapi tan...? " Protes Diva
" Kalau kamu nggak setuju terserah kamu, heh jadi cuma segitu keyakinan kamu buat rebut Harun kembali!!!! " Ledek tante Pratiwi pada Diva
" Tante ngraguin aku? Tan... aku nggak bakalan nyerah buat nyadarin kak Harun kalau pilihannya itu salah dan menikahi cewek jal*** itu adalah kesalahan terbesarnya " Diva tersulut emosi
" Good girl "
" Tapi tan... Diva penasaran deh apa sih sebenarnya rencana Tante dan siapa coba mata-mata tante yang kerja di rumah kak Harun? " Diva semakin penasaran
" Jadi tante...... "
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Wah ada musuh di dalam selimut nih guys....
Kira-kira siapa ya?....
Jangan lupa like, vote dan komentarnya ya
see you in next capture....❤️❤️❤️
__ADS_1