
Waktu pun berlalu, hari demi hari terasa begitu sempurna bagi Harun seolah semua luka dari kesepian dan kerinduan nya akan sosok Hanin yang hilang dimasa lalu perlahan-lahan kian terobati seiring berjalannya waktu dan intensitas quality time yang ia miliki bersama Syahira wanita yang ia sayangi dan ia cintai dengan sepenuh hatinya, siapa yang peduli baik itu Hanin maupun Syahira toh keduanya adalah orang yang sama dengan segala kekurangan dan kelebihannya masing-masing.
Begitu pula dengan Syahira sebesar apapun rasa sakit hati dan kecewa yang ia rasakan di masa lalu semua itu seolah-olah sirna seketika mungkin karena cinta, ya cinta yang memberinya suka dan duka, cinta yang membuatnya bahagia dan kecewa, cinta pula lah yang membuatnya bertanya-tanya dengan sejuta pertanyaan, Namun bagi Syahira yang terpenting dari itu semua adalah bagi Syahira karena cinta yang sama pula itulah yang membuatnya menjadi kuat dan tegar hingga membuatnya mampu mengatasi segala masalah yang ia hadapi bersama dengan orang-orang terkasih yang selalu menemani nya Harun, tuan Husein, dan yang paling penting adalah sosok Mario yang senantiasa membantu dan melindungi nya di masa sulitnya, namun sayangnya setelah semua masalah nya terpecahkan bak hilang ditelan bumi Mario hilang tanpa kabar bahkan tanpa mengucapkan sepatah katapun padanya.
" Oke.....oke Bayu kamu handle semuanya untuk sementara waktu...!!! "
" Baik tuan, lalu mengenai klien yang dari Jepang itu bagaimana tuan? "
" Seperti biasanya kamu kerjakan semuanya lebih dulu dan kasih tau saya semua detail nya..... " Harun terhenti dari perintahnya dan tiba-tiba bengong
" Gimana bagus nggak???! "Syahira yang tiba-tiba muncul dari ruang ganti dan mengenakan gaun pengantinnya
" Tuan " Sergah Bayu yang masih menunggu kelanjutan perintahnya dari panggilan telepon Harun
__ADS_1
" Ahhh.... iya kirim semua detail nya dulu ke saya biar nanti saya cek ulang poin-poin penting proposal nya " Sambung Harun yang baru saja tersadar dari lamunannya
" Baik tuan " jawab Bayu lalu Harun mengakhiri dengan cepat panggilan tersebut saat melihat Syahira yang menatap tajam kearah nya sambil mengerutkan keningnya dan bertolak pinggang
" Sayang.... " Harun memanggilnya dengan manis ( trik cowok yang nggak pengen diomelin ceweknya nih )
" Kok udah telpon nya??! " Syahira bersikap cuek dengan sikap manis Harun padanya
" Oh ya.... terus tadi siapa ya yang cuekin pertanyaannya aku dan malah lanjutin telponan, oh aku tau kayaknya cowok di ruangannya sebelah deh atau mungkin tadi aku liat pegawai butik yang sedang terima telepon ya...??!!! " Syahira menggoda Harun ia ingin melihat bagaimana respon yang akan diberikan Harun bila dirinya bersikap demikian
" Iya aku minta maaf ke kamu, sayang tadi aku cuma ngecek kondisi perusahaan aja, lagi pula semua kerjaan aku suruh Bayu handle buat sementara " jawab Harun dengan jujur
" Oh iya ini fitting baju yang terakhir kan, hmmm aku udah nggak sabar nunggu hari-H nya " sambung Harun
__ADS_1
" Jadi gimana, kamu masih pengen diubah lagi nggak? " Syahira bertanya pada Harun pasalnya sejak fitting baju yang pertama ia terus saja meminta sang desainer nya merubah gaun yang akan dikenakan Syahira, mulai dari bagian dada yang terlalu terbuka, dan sebagainya bahkan ia juga meminta mengubah bahannya
" Udah oke kok, menurut kamu gimana sayang? " Harun akhirnya merasa puas dengan desain gaunnya kali ini
" Aku sih oke-oke aja selama kamu oke " jawab Syahira
Dan akhirnya fitting baju pengantin pun kelar baik Syahira maupun Harun keduanya sudah selesai mempersiapkan segalanya menjelang hari pernikahan keduanya untuk yang kedua kalinya.
*Terimakasih ya Allah, Engkaulah yang telah menciptakan pasang bagi kami, Engkau pulalah yang memberikan kami rasa kasih dan sayang dari pasangan kami masing-masing yang memberikan kami kekuatan dan ketentraman jiwa dan raga. Batin Syahira, ia senantiasa bersyukur dan mengingat akan kuasa sang pencipta yang menciptakan alam semesta beserta isinya dan memberikan pasangan pada setiap mahluk-Nya.
QS YASIN:36
Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.
__ADS_1