What A Wonderful Woman

What A Wonderful Woman
Pratiwi's final plan


__ADS_3

Keindahan malam ini serasa tak seindah malam sebelumnya dimana ada kehangatan dan ketenangan semuanya sirna meskipun sinar rembulan bersinar terang memancarkan keelokannya namun nyatanya tak dapat menghibur hati yang gelisah, yah siapa lagi kalau bukan Hanin sejak kecil tiada hal yang indah dalam hidupnya dimana ia harus ditelantarkan oleh kedua orang tuanya dan bahkan dikucilkan oleh keluarga angkat nya dan sayangnya tak cukup sampai disitu nyatanya Hanin harus kembali menelan pahitnya kehidupan ini dimana ia bertemu Harun untuk pertama kalinya sungguh insiden yang membekas dihatinya hingga kini, Namaun lambat laun semuanya sirna manakala ia mengingat momen-momen manisnya bersama Harun yang kini telah menjadi suaminya dengan penuh kasih sayang Harun berusaha menyenangkan dan membahagiakan Hanin semampunya


Namun siapa sangka kebahagiaan nya tak berjalan semulus ekspektasi kini ia dihadapkan akan keinginan Harun yang memintanya untuk segera memiliki momongan sedangkan disisi lain Hanin masih terus berusaha untuk menghilangkan efek obat yang berpengaruh pada hormon nya tersebut kini Harun bahkan sering pulang larut malam dan berangkat terlalu awal yang tidak seperti biasanya seolah ia sedang menghindari Hanin. Tentu saja hal itu membuat Hanin semakin sedih dan tertekan seseorang yang diharapkan nya untuk dapat memberikan support terhadapnya namun justru kenyataan nya berkebalikan dari apa yang diharapkan


Huffft...... ( Hanin menarik nafasnya secara kasar )


" Satu bulan bie.... sampai kapan kamu bakal bersikap gini ke aku!!!! " Tak terasa Hanin menitikkan air matanya yang seiring berlalunya waktu semakin menjadi-jadi



Tok..... tok....


" Nyonya mohon nyonya segera turun untuk makan malam " pinta salah seorang asisten rumah tangga


" Aku nggak laper bik.... dan tolong jangan memaksa saya untuk makan saya capek!!!! " Suara Hanin terdengar berat seberat beban yang menindih batinya kini


" Tapi... nyonya..... "


" Tolong bik... aku capek!!! " Bentak nya pada asisten rumah tangga tersebut


Jujur Hanin memang belum makan sejak tadi siang, bahkan beberapa hari ini Hanin makan tak teratur dengan porsi kecil sebagai sahabat Marsha selalu menasehati dan berusaha membujuknya namun apa daya tak ada yang dapat menandingi sikap keras kepala Hanin termasuk Rio


" Loh bik kok makanannya dibawa turun lagi " Marsha menegur pelayanan yang membawa makan malam Hanin ke kamar namun masih kembali utuh


" Nyonya nya nggak mau makan katanya capek terus aku disuruh balik " Jawabnya kesal


Hanin apa yang kamu lakuin, kamu pikir berapa lama tubuh kamu bakalan tahan kalau kayak gini. Batin Marsha ikut sedih dengan sikap Hanin yang enggan memperhatikan kondisi tubuhnya sendiri


" Ada apa Sha kok tiba-tiba ngajak ketemuan " tanya Rio


" Hanin nggak mau makan dan mau sampai kapan dia terus kayak gini emangnya dia pikir tubuhnya itu punya asupan gizi sendiri apa!! " Keluh kesal Marsha


" Huffft aku juga bingung gimana bantuin dia sejak dia tau dalang dari obat yang dimasukin ke minumannya tiap hari dua jadi kayak gini ditambah lagi sikap Harun yang tiba-tiba dingin "


" Ehhh sha apa sebelumnya mereka ada berantem? " sambung Rio lagi

__ADS_1


" Ada sih kira-kira dua Minggu yang lalu tapi nggak ada yang tau itu kenapa " Jawab Marsha sambil mengingat-ingat kejadian dua Minggu yang lalu


Flashback on:


Dua Minggu yang lalu


" Bie..... mau aku bikinin kopi nggak? " Hanin menawarkan secangkir kopi pada Harun yang baru saja pulang


" Nggak perlu aku mau mandi " Dengan ketus nya Harun berkata demikian pada Hanin


" Ya udah kalau gitu aku siap airnya dulu yah... kamu tunggu oke " Dengan lembutnya Hanin masih berusaha menyenangkan Harun meskipun terkesan dingin terhadapnya


" Aku bilang nggak perlu aku bisa sendiri... mending kamu urusin aja sikap keras kepala kamu itu " Dengan nada tingginya Harun berkata demikian membuat Hanin terperanjat seketika


" Bie... kalau emang aku ada salah ku kasih tau aku... apa salah ku jangan diemin aku kayak gini dong bie... " Terlihat jelas Hanin mulai berkaca-kaca genangan air mata yang terkumpul di manik matanya itu seolah tak terlihat oleh Harun


" Nggak usah minta maaf kalau kamu nggak ngerasa punya salah " Harun kembali ketus dan meninggalkan Hanin yang masih mematung di samping ranjangnya



Bahkan pertikaian diantara keduanya pun terdengar hingga balik pintu dan dinding yang bertelinga itupun dengan cepat menyampaikan kabar bahagia itu pada sosok wanita melalui panggilan telepon


" Halo nyonya.... sepertinya renca Nyonya sukses tadi saya baru saja mendengar tuan dan nyonya bertengkar hebat " Sosok yang masih menjadi misteri siapakah gerangan kaki tangannya


" Bagus " Sahut seorang wanita diseberang panggilan telepon


Tinggal selangkah lagi dan bom hahaha. Seringai puas tergambar jelas darinya siapa lagi kalau bukan Tante Pratiwi dialah satu-satunya anggota keluarga Harun yang haus akan kekuasaan


Kembali ke bilik kamar Harun


" Bie... " Hanin mencoba berbicara baik-baik pada Harun untuk meluruskan kesalahpahaman diantara mereka namun sayang belum juga Hanin menggapai tangan Harun tangannya telah ditepis terlebih dahulu


" Aku capek aku mau tidur dulu " Jawabnya


" Bie... tolong kasih tau aku, apa yang udah aku lakuin sampai buat kamu marah kayak gini sih? " Hanin masih berusaha namun sayangnya Harun juga memiliki sikap keras kepala layaknya Hanin

__ADS_1


flashback off


Hari-hari berikutnya sikap Harun masih sama dingin dan cuek namun meskipun hubungan mereka renggang Harun masih tetap pulang ke rumah bagi Hanin itu sudah cukup membuatnya merasa lega


" Halo sayang apa kabar? "


" Baik tante.... jadi gimana nih tan kapan aku bakalan kembali sama Harun lagi? "


" Kamu tenang aja sayang nggak lama lagi tante bakalan bawa kamu masuk ke rumah Harun, tapi kamu udah lakuin sesuai perintah tante kan? "


" Beres tan, semuanya udah aku lakuin kok "


" Good girl, oke Tante masih ada urusan lainnya kamu pulang aja dulu dan jangan lupa kamu harus tetap deketin Harun oke "


" Tante tenang aja, sekarang Harun udah ada ditangan aku dan aku nggak akan biarin dia lepas lagi "


" oke.. see you girl "


" Have fun Tante "


Ternyata Tante Pratiwi masih memiliki rencana dan menurut nya ini adalah langkah akhir dari rencananya untuk menghancurkan Harun dan merebut WRH Groups dari tangannya........


.


.


.


.


.


Hayo ada yang penasaran nggak siapa nih girl yang dimaksud Tante Pratiwi hemmm..... oke see you in next capture ❤️❤️❤️❤️


Jangan lupa like komen dan vote nya ya buat para readers😉😉😉

__ADS_1


__ADS_2