
Harun mengajaknya pulang secepatnya, meskipun Hanin tidak menyukai Harun namun dia sadar saat ini Harun adalah calon suami nya dan Hanin juga mulai mencoba untuk menerima kenyataan dan keberadaan Harun dalam hidupnya
" Bagaimana? " Harun mulai membuka percakapan
" Apa? " Balas Hanin yang belum mengerti apa maksud dari Harun
" Tentu saja skripsi mu apakah lancar? "
" Iya "
" Sudah sampai mana? " Harun masih mencoba menahan dirinya karena jujur saja bagi Harun ini adalah pertama kalinya ada seorang gadis yang bersikap acuh padanya padahal bisanya akan ada berderet-deret gadis yang mengantri hanya untuk bertemu dengan dirinya, tapi sekarang hanya Hanin seoranglah yang bersikap demikian
Entah apa yang sedang dipikirkannya sekarang gadis ini malah diam dan tampak lesu dengan wajah yang mulai sedikit pucat
" Apa kau sakit? " Tanya Harun khawatir akan keadaan Hanin saat ini
" Hanin " Karena Hanin tak kunjung merespon akhirnya Harun menyebutkan namanya berharap akan ada reaksi, namun sayang sepertinya pikiran Hanin memang sudah tidak berada bersamanya dan entah melayang kemana
Harun ingin sekali berteriak saat itu juga namun dia sadar akan kondisi psikologis gadis ini jadi sesuai dengan sarang dokter Raisa tempo hari dia harus bersabar dan membuat Hanin merasa senyaman mungkin hingga akhirnya dia pun membiarkan Hanin tenggelam dalam lamunannya hingga mereka sampai di rumah pribadi Harun yang selalu tampak beberapa penjaga yang tetap setia pada posisinya masing-masing
Disisi lain
Tampaklah seorang yang sedang menatap layar monitor nya yang masih menyala dengan tangan kanannya memegang mouse
" Sebentar lagi " Dengan tatapan yang tidak bersahabat
" Dan " klik terdengar suara mouse ditekan yang menandakan persetujuan suatu perintah dari user
Ternyata dia adalah paparazi yang beberapa hari lalu memotret kebersamaan Harun dan Hanin dan tentunya Bayu sebagai pelengkap gosip nya, ternyata sebuah rencana besar yang bertujuan untuk membuat images Harun terlihat buruk dihadapan masyarakat dan juga rekan bisnisnya yang tentu saja itu akan sangat berpengaruh pada harga saham dan status dirinya
Sedangkan di kediaman Harun tampak dia sedang berada di dalam ruang kerjanya dengan rambut acak-acakan dan terlibat sangat lusuh
tok
tok
" Masuk " seru Harun
ceklek
" Maaf tuan ada kabar buruk " Bayu to the point
__ADS_1
" katakan " Perintah nya
" Ada beberapa media online yang menyebarluaskan berita anda dan nona dan kabar tersebut juga sudah dicetak dalam koran dan majalah tuan " Bayu menjelaskan
" Apa!!! " Harun merasa geram
" Ini tuan " Bayu menyodorkan sebuah koran dan majalah yang menerangkan perihal gosip tentang dirinya dan calon istrinya
"
Berebut calon istri dengan asisten
*Seorang pengusaha muda Harun Wardhana yang terkenal berdedikasi dalam bisnisnya ternyata tidak lebih dari seorang penikung yang tega menikung kekasih sang asisten demi kesenangan pribadi
Sekitar 2 hari yang lalu Harun secara terang-terangan melarang sang asisten untuk bertanggung jawab dan menikahi kekasih hatinya dengan alasan pribadi Harun dengan tegas melarang nya dan justru berencana untuk melakukan pernikahan dengan gadis yang masih belum diketahui identitasnya jelly nya* "
Begitu lah kiranya.
" Breng*** berani sekali doa melakukan ini pada ku! " Gerutu Harun
" Saya sudah melacaknya dan berusaha menekan berita yang sudah terbit dan mengenai berita online saya sudah menyuruh beberapa IT Untuk menghapus semua berita yang ada tuan " Sambung Bayu
" Tapi tuan... " Bayu tampak berpikir sejenak
" Katakan " Harun sudah mulai tidak sabar
" Saya tidak tau bagaimana reaksi nona saat melihat berita tersebut tuan " Jawab Bayu
" Dimana dia " Harun mulai resah
Tanpa mendengar penjelasan Bayu secepat kilat Harun bangkit dan mencari-cari sosok Hanin disetiap ruangan pertama ruang makan dan halaman rumah namun nihil semua kosong
sial, seharusnya aku sudah curiga dengan sikapnya tadi siang. Batin Harun yang sudah tak karuan antara bingung dan kesal lantaran tidak berhasil menemukan Hanin bahkan asisten rumah tangga pun tidak mengetahui keberadaan nya
" Menjaga satu orang saja kalian tidak becus, dasar tidak berguna "
" Cepat kalian cari " Perintah Harun dengan wajah merah padam sontak membuat para asistennya dan pengawal pun kelabakan
" Tuan masih ada satu tempat terakhir " Kata Bayu
" Dimana " Harun sangat antusias mendengarnya
__ADS_1
" Roof top " Bayu sangat yakin Hanin berada disana pasalnya tidak mungkin kalau Hanin sampai keluar dari rumah bahkan tidak ada seorang pun yang menyadari
Harun sedikit berlari menuju ke lantai paling atas rumahnya dia benar-benar berharap bahwa memang benar adanya kalau Hanin disana
Deg
Langkah Harun terhenti saat ditatapnya Hanin sedang terlelap di sebuah kursi panjang yang sudah disediakan
Jantung nya pun seakan tengah menari-nari saat melihat pemandangan yang sangat langka baginya dan entah sejak kapan
" Kalian pergilah " Perintahnya pada Bayu dan asisten rumah tangga serta beberapa pegawai yang mengikuti langkahnya dan mereka pun hanya bisa mengiyakan nya
" Kau tau seberapa paniknya aku saat ini " Tanya Harun yang sudah berada di hadapan nya dengan posisi berjongkok
Terlihat Hanin mulai mengerakkan kelopak matanya yang artinya dia akan segera bangun
" Apa yang anda lakukan " Tanya Hanin heran
" Apa? aku hanya ingin melihat mu " Balas Harun
Hanin merubah posisinya kini dia sudah dalam posisi terduduk
" Menikahlah dengan ku " Pinta Harun yang masih berlutut dihadapan Hanin
" Apa anda bercanda? "
" Aku serius, aku ingin menikahi mu segera dan Minggu depan adalah hari pernikahan kita "
" Kalau memang anda sudah mengatur semuanya untuk apa anda menanyakan hal ini pada saya "
"Aku ingin mendengar nya langsungnya darimu "
" Apakah itu penting, sudahlah tuan aku setuju untuk menikah dengan anda lagi pula aku tidak punya pilihan lagi bukan " jawab Hanin jujur
" Apa kau tidak menyukai ku? " Tampak Hanin ragu mendengar pernyataan yang muncul tiba-tiba
" Apa yang harus aku lakukan tuan " Tanpa jawaban yang pasti Hanin pergi meninggalkan Harun yang masih setia di berlutut disana
Seminggu telah berlalu dan ini adalah saat-saat yang mendebarkan bagi kedua mempelai, setelah gosip tentang Harun dan Hanin beredar pihak Harun sudah bisa melerai media dan publik dengan diadakannya konferensi pers mengenai hubungan mereka yang tentu saja mengundang geram sosok gadis lain
" Aku harap tante tidak terlambat " Diva benar-benar berharap bahwa Dewi Fortuna akan berpihak padanya
__ADS_1