
Selama dalam perjalanan Hira menuju ke rumah yang sudah dipersiapkan sebelumnya oleh Rio dan pak Husein Hira tampak bengong dan memikirkan sesuatu.....
" Ra.... Syahira...? " Bayu memanggil-manggilnya berulang kali namun Syahira tak kunjung merespon hingga pada akhirnya ia baru sadar dari lamunannya setelah Rio menggenggam tangannya
" Ra.... kamu baik-baik aja kan? " Rio bertanya dengan penuh kelembutan dan rasa khawatir
" Aku nggak apa-apa kok... " Syahira hanya tersenyum tipis menanggapi Rio
" Jadi? "
" Apa? " Syahira bingung dengan maksud dari perkataan Rio barusan, yah tentu saja itu dikarenakan Syahira yang tenggelam dalam lamunan nya sendiri tadi...
Rio pun hanya menarik napas dalam-dalam lalu mengulang kembali perkataan nya sebelumnya
" Tadi aku bilang, kalau malam ini om Husein ngajakin kamu buat menghadiri acara ulang tahun WRH Groups jam 8 malam... gimana kamu mau datang atau enggak...? "
" Kalau menurut kamu gimana? " Syahira justru menatap Rio untuk menemukan jawabannya
" Aku sih ikut aja apapun keputusan kamu, tapi kalau aku pribadi jujur sih aku nggak mau kamu ngerasa tertekan dan nggak nyaman nanti " jawab Rio
" Kak... makasih ya kamu udah selalu dampingi aku pas aku lagi dawn kemarin... " Syahira menggenggam tangan Rio
" Kamu ngomong apa sih? udah lah.... oh iya sebenarnya tadi kamu lagi mikirin apa sih kok sampai nggak konsen gitu aku ajak ngomong? "
" Kamu ngerasa aneh nggak sih sama sikapnya Diva tadi? "
" Emangnya ada apa sama Diva, ya menurut aku sih sikap dia wajar-wajar aja kok, nggak ada yang aneh masih sama kayak dulu kan? " jawab Rio
" Justru itu.... "
__ADS_1
" Maksud kamu? " rupanya Rio masih belum menangkap maksud Syahira
" Seharusnya Diva bakalan syok, atau minimal kagetlah pas liat aku yang tiba-tiba muncul.... padahal kan semua orang ngira kalau aku udah ma** setahun yang lalu kan? " jawab Hanin yang masih bingung dengan keadaan yang sebenarnya
" Ya... menurut aku nggak mungkin kan kalau Diva nggak tau soal itu? " sambung nya lagi
" Iya juga sih.... tapi cuma ada satu kemungkinan "
" Apa? "
" Harun menyembunyikan berita kematian kamu dari semua orang, kecuali orang terdekatnya "
" Cuma ada satu cara buat tau jawaban yang sebenarnya "
" Caranya? "
" Acara malam ini!... karena acara malam ini bakalan dihadiri oleh rekan bisnis Harun dan juga para karyawan WRH dan mungkin beberapa diantara nya adalah publik figur atau pejabat pemerintah... jadi dengan itu kita bakalan tau reaksi mereka dan aku juga yakin pasti akan ada beberapa awak media yang meliput acara tersebut " jawab Hanin
" Kan ada kamu..... " jawab Syahira santai, namun lain halnya dengan Rio dia justru tersipu malu mendengar perkataan Syahira barusan
" Kenapa... kok diem... tunggu muka kamu kenapa kak kok merah gitu sih??!! " selidik Syahira sambil mengamati wajah Rio
" Ma...mana ada sih kamu tuh yang berlebihan " Rio gelagapan menanggapi pertanyaan Syahira
" Yakin...? " Syahira masih berusaha menggodanya
" Ahhh.... kita udah sampai rumah nih, oh iya baju kamu nanti bakalan diantar bentar lagi " Rio menghindar
" Kak Rio... ? " Syahira menggodanya dengan nada bicara yang imut menurutnya
__ADS_1
" Apa? " Rio ketus, sejujurnya dia hanya tidak ingin Syahira menyadari perasaannya saat ini
" Yakin nih nggak apa-apa? " rupanya Syahira masih belum menyerah ia masih ingin mendengar alasan lain dari Rio dan Syahira cukup menikmati pemandangan itu saat Rio yang biasa serius belakang ini jadi tersipu malu karena digoda olehnya
~ Tuk.... ~
Rio menjitak kening Syahira
" Awww, sakit tau!! " keluh Syahira sambil mengusap-usap keningnya
" Papa.... " Teriak Syahira kaget karena tiba-tiba pak Husein muncul di hadapannya saat Hanin baru saja berbalik setelah menggoda Rio, hal itupun membuat Rio cekikikan sendiri melihat Syahira yang gelagapan karena hampir menabrak pak Husein
" Kalau jalan itu bukan hanya kaki yang dipakai... tapi juga mata sayang.... " Celetuk pak Husein menasehati sang putri
" Iya pa... maaf " jawab Syahira
Singkat cerita setelah kejadian itupun mereka saling tertawa bersama-sama dan memanfaatkan momen-momen bersama hingga tiba saatnya mereka harus menghadiri acara yang diselenggarakan Harun di hotel Fransisco yang merupakan salah satu hotel milik Harun, dan di hotel itu pula Harun bertemu dengan Hanin untuk pertama kalinya dan terjadi lah insiden yang membuat Hanin terseret dalam dunia Harun waktu itu.....
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 45 menit an akhirnya sampailah mereka di hotel tersebut
Deg.....
Tiba-tiba saja Syahira merasa sekujur tubuhnya terasa kaku dan ia pun mulai gemetaran, bahkan tangannya pun kini terasa sangat dingin.....
" Syahira.... kamu kenapa? " Rio panik
" Rio... ini kenapa? kenapa Syahira tiba-tiba begini? " pak Husein bingung dan takut melihat keadaan putrinya
Perlahan bayang-bayang kejadian itupun muncul kembali yang membuat Syahira semakin gemetar dan berkeringat dingin....
__ADS_1
" Syahira..... Hira... Hira...! " Teriak Rio saat tiba-tiba saja tubuh Syahira lemas dan akhirnya jatuh....