
Syahira Mahendra, siapa kamu sebenarnya???. Batin Harun kini semakin berkecamuk dan pikirannya pun semakin penuh dengan jutaan pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam benaknya.....
" Tuan...? " tanya Bayu pada Harun yang masih menatap sosok Syahira di layar laptopnya
" Apa ini hanya kebetulan?! " Harun mulai menaruh curiga dengan sosok Syahira
" Saya akan menyelidiki segala hal yang berkaitan dengan nona Syahira dan KL Group tuan " tegas Bayu
" Lakukan dengan baik!!! " Harun masih menatap sosok Syahira dengan cermat karena sosok wanita inilah yang mampu menggoyahkan keyakinan nya tentang kematian sang istri
" Siap tuan...! " jawab Bayu
Setelah melakukan penyelidikan selama satu hari akhirnya Bayu melaporkannya pada Harun
" Selamat pagi tuan " sapa Bayu setibanya ia di kediaman Harun
" Gimana Bay? " Harun meminta hasil dari penyelidikannya mengenai sosok Syahira yang sebenarnya
" Ini tuan " ucap Bayu sambil menyodorkan beberapa lembar foto dan data mengenai Syahira mulai dari pendidikan hingga jenjang karir nya bahkan dimana keberadaannya sebelumnya
" Seperti yang anda lihat tuan, nona Syahira selama ini tinggal dan belajar di USA jadi berita tentang dirinya pun tidak pernah muncul di Singapura maupun icon tabloid bisnis mana pun karena pak Husein selalu menempatkan nona saya di bawah pengawasan yang ketat sehingga tak seorang pun awak media yang mampu meliputi tentang dirinya. Dan setelah menyelesaikan S2 nya tuan Husein langsung membawa pulang putri nya tersebut yang mulai menempatkan putrinya di KL Group dan selama 1 tahun terakhir nona Syahira sudah menunjukkan performanya, KL Group sudah menjalin hubungan bisnis dengan pihak investasi asing dan juga telah menangani beberapa krisis di KL entertainment juga...." Bayu menjelaskan panjang lebar pada Harun mengenai Syahira sedangkan Harun masih mengamati setiap data dengan terperinci dan tak ada satu celah pun yang ia temukan membuat Harun frustasi dan mengambil nafas dalam-dalam.....
" Gimana dengan Mario... apa udah ada kabar tentang nya? "
" Belakangan Mario sering muncul di Singapura dan London, dan terakhir Mario juga muncul di KL Group bersama tuan Husein dan putrinya "
" Rio....Rio....Rio... selidiki tersebut dia, aku yakin ada rahasia antara dia dan tuan Husein serta.... " Harun tiba-tiba menghentikan kalimatnya
" Ini... apa anda curiga bahwa identitas nona Syahira tidak sesederhana itu? " selidik Bayu yang mengamati raut wajah yang bos
" Mungkin.... " Jawabnya singkat
" Tapi tuan... saya sudah menyelidiki hampir di seluruh rumah sakit yang ada di Singapura mengenai data pasien 1 tahun yang lalu dan saya tidak menemukan apapun yang berhubungan dengan insiden tersebut ( kasus hilangnya Hanin 1 tahun yang lalu) " jawab Bayu ragu-ragu
" Hampir.... tapi belum Semua rumah sakit " Harun masih menaruh harapan pada kemungkinan sekecil apapun itu, setidaknya setelah kemunculan wanita yang memiliki paras yang begitu mirip dengan Hanin
" Saya mengerti... " Bayu memilih menghentikan perdebatan nya dengan Harun Karena bila diteruskan maka akan berakhir buruk pikirannya.
Dan satu minggu kemudian.....
Bandara internasional kota Y.....
" Wellcome back.... " ucap Rio sambil menatap Hira
__ADS_1
" it's show time " Hira menunjukkan tatapan yang tak bersahabat setibanya di kota Y tersebut, bagaimana tidak bila mengingat semua kejadian yang menimpanya tentu saja hal ini menjadi black memories baginya
" Mobil udah siap, jadi mau langsung pulang atau.... " tanya Rio
" Tentu aja kita harus menyapa kawan lama bukan " lagi dan lagi tatapan tak bersahabat itupun ia tunjukkan kembali
" Oke... aku dengar dia ( Harun ) sedang mengadakan kerjasama dengan ZE3 dan sekarang ada di Lotus ( pusat perbelanjaan di kota Y ) " Rio menjelaskan
" ZE3... well kayaknya kita punya alasan untuk menyapa kawan lama " Hira menatap Rio dengan seringaian nya yang jujur saja membuat Rio tidak nyaman dengan hal tersebut, karena semenjak Hanin memutuskan menjadi sosok Syahira bagi Hanin yang tersisa hanyalah rasa benci yang kini telah mendarah daging dalam dirinya, namun ada kalanya Rio senang melihat Hanin masih sehat dan kini menjadi pribadi yang kuat dan tegas.
Lotus Mall.....
Harun sedang mengawasi penampilan ZE3 di sana dan setelah itu akan ada acara meet and great dengan personil ZE3 lalu peluncuran produk baru WRH Groups.....
Namun tiba-tiba pandangan matanya teralih begitu saja saat sorot matanya menatap sosok wanita yang tampak cantik dan elegan dengan balutan dress berwarna putih, serta rambut panjang yang dibiarkan tergerai begitu saja menambah memberikan kesan mendalam bagi Harun apalagi dengan senyum nya yang membuat Harun teringat sosok Hanin di sana, yups.... akhirnya Syahira muncul di hadapan Harun dan tebak apalagi yang membuatnya syok... tentu saja hadirnya sosok pendamping yang sudah tidak asing lagi baginya yaitu Mario mantan karyawan nya yang bekerja pada Hanin dulu dan tiba-tiba menghilang bersama dengan hilangnya sang istri tercinta.....
" Rio...! " Gumam Harun dan tiba-tiba saja muncul sosok wanita yang tiba-tiba muncul dan memeluk lengan Harun
" Diva....!!! " Teriak Harun
" Kenapa sih kak, kaget ya ketemu sama aku disini... yah.... aku emang sengaja nemuin kamu disini " jawab Diva tanpa malu-malu ia bergelendotan di lengan Harun, dan Syahira yang melihat kejadian itupun menangkap pemikiran lain tentang hubungan mereka
" Diva.... " gumam Hira
" Hello... bisa ngobrol bentar nggak " sapa Hira
" Oke... nggak masalah, apa sih yang enggak buat wanita cantik seperti anda " canda Zul salah satu personil ZE3
" Anda terlalu memuji "
Dan akhirnya mereka pun berbicara dan membahas projects yang Hira rencanakan dengan ZE3 dan setelah cukup lama akhirnya ZE3 pun menyetujuinya karena projects yang akan diterima mereka tidak melanggar kontrak nya dengan pihak WRH
" Oke...oke jadi kita udah sepakat ya...!!! so ini kartu nama saya... dan kalian bisa temui saya ( di KL entertainment cabang baru di kota Y yang baru di resmikan beberapa waktu yang lalu oleh pak Husein ) " Ucapannya sambi menyerahkan kartu nama Hira
" Syahira, wanita yang berkarakter " gumam Gavin
" Maaf... " Rio angkat bicara
" Oh.. nama yang bagus dan sesuai dengan pribadi anda yang elegan dan luar biasa, saya yakin anda akan menjadi wanita karir yang luar biasa " jawab Gavin
" Terimakasih... dan senang bekerjasama dengan kalian " Hira dan Rio secara bergantian menyalami mereka sebelum benar-benar meninggalkan tempat tersebut
~ Bruk... ~
__ADS_1
Tanpa sengaja Hira menabrak Harun dan membuat Syahira jatuh ke dalam pelukan Harun
Rasa ini. Gumam Harun dalam hati
" Hey... " teriak Diva sembari menarik Hira secara kasar
" Oh... aku pikir siapa ternyata kamu ya... kenapa masih mau godain kak Harun lagi dasar ja**** nggak tau diri... jangan mimpi kamu " Diva menunjuk-nunjuk Hira
" Maaf tolong jaga sikap dan perkataan anda! " tegas Hira
" Oh... jadi mau pura-pura sok hebat sekarang, udahlah kak Harun itu udah nggak butuh kamu lagi jadi kamu jauh-jauh deh " Diva masih belum mengetahui bahwa Hanin telah meninggal yang ia ketahui hanya Harun telah menceraikan Hanin
" Maaf tolong jaga kalimat anda selama saya masih bersikap baik pada anda... dan tuan tolong anda kondisi kan pacar anda terlebih dahulu sebelum dia menggigit orang lain " Hira bersikap dingin
" Hira... kita masih ada urusan lainnya jadi lebih baik kita pergi sekarang " pinta Rio
" Hira???... jadi sekarang mau pura-pura jadi orang lain juga ha...! sekali ja**** akan tetap ja**** baru aja diceraikan suaminya udah gandeng cowok lain dan masih nggak tau diri " bentak Diva sembari mencengkram lengan Syahira
" Lepaskan tangan anda sekarang juga!!! " Hira menekan kalimatnya dan menatap tajam Diva, Harun yang menyaksikan nya pun tak mampu perkata apa-apa melihat tatapan mata dari wanita yang sejauh ini ia lihat sebagai sosok Hanin sang istri, namun tatapan mata itu bukanlah Hanin karena tidak pernah bersikap arogan sebelumnya
" Ke....Kenapa, nggak terima ?!! " Diva mulai gugup namun ia masih bersikap tenang
" Nona... jika anda masih enggan melepaskan tangan anda maka jangan salah kan saya bersikap kasar sekarang... " tegas Hira
~ Krek ..~
Hira menarik tangan Diva dan memelintirnya ke belakang tubuh Diva
" Awwww...!!! " rintih Diva saat tangannya dipelintir ke belakang
" Kak Harun.... tolongin Diva kak... hey... Hanin lepasin tangan aku... kalau enggak aku bakalan tuntut kamu dengan kasus kekerasan .... " teriak Diva
" Tuntut aja... dan kita lihat siapa yang akan dihukum " Hira masih menekan diva hingga akhirnya ia melepaskan Diva
" Nona... saya peringatkan anda untuk yang terakhir kalinya saya bisa menuntut Anda dengan tuduhan pencernaan nama baik dan perilaku tidak menyenangkan!!! " tegas Hira lalu meninggalkan Diva dan Harun
" Oh ya... satu hal lagi Syahira Mahendra ingat baik-baik nama itu ! " Hanin yang tadi berjalan meninggalkan Diva pun tiba-tiba berhenti dan berbalik menatap tajam keduanya.....
Bie.... kamu bahkan cuma bisa diem aja ngeliat perlakuan Diva barusan, jadi memang benar kalau kamu udah bener-bener anggap aku udah ma** jadi jangan salahin aku kalau kedepannya aku nggak akan sungkan-sungkan lagi ke kamu. Batin Syahira
" Hira... kamu nggak apa-apa kan? " Rio khawatir
" Aku nggak apa-apa kok, dan ini baru permulaannya " jawab Hira
__ADS_1