When Bad Boy Meet Sholehah

When Bad Boy Meet Sholehah
Bab 28. Rencana pertunangan Aisha


__ADS_3

...🍁🍁🍁...


Acara masak-masak pun selesai dengan bantuan Yusuf. Selain memiliki kulit eksotis, hitam manis, khas Indonesia. Yusuf juga memiliki kemampuan memasak, sifatnya ramah dan pintar mengaji. Itu sudah jelas. Dibandingkan dengan Sadam dan Tristan yang notabenenya adalah orang kota, dengan wajah blasteran. Indo-luar negeri.


Akhirnya semua orang berkumpul di kebun dan bersiap untuk acara liliwetan. Aisha, Yusuf, Riki, Sadam dan Tristan pun membawa makanan yang sudah selesai dimasak dan disajikan ke atas daun pisang.


"I-ini serius? Kita makan pake daun pisang?" tanya Tristan dengan satu alis mata yang terangkat ke atas. Ia melihat tumpukan nasi liwet dengan ikan asin, sambal dan beberapa lalabannya berada diatas daun pisang yang sudah dibersihkan dulu itu. Tapi tetap saja Tristan merasa aneh. Sedangkan Sadam, dia tersenyum dan menyombongkan dirinya didepan Tristan.


"Serius dong. Lo si taunya mekdi sama keefce doang!" seru Sadam dengan wajah angkuhnya.


"Dih! Emang Lo pernah makan kayak ginian?" tanya Tristan dengan wajah kesalnya pada Sadam.


"Pernah dong, beberapa kali. Gue pernah ngeliwet deket empang juga." ujar Sadam menyombongkan diri bahwa ia sangat dekat dengan keluarga Aisha, dibandingkan dia yang adalah orang baru disini.


"What is empang? Aisha, empang itu apa?" Tristan beranikan dirinya untuk bertanya kepada Aisha. Ya, biasalah dengan alasan supaya cepat akrab dengan gadis itu. Gadis yang memikat dirinya pada pandangan pertama. Walaupun awalnya Tristan menggunakan Aisha sebagai alat untuk menjatuhkan Sadam. Namun, hati manusia siapa yang tahu. Mudah sekali berubah bukan? Siapa yang sangka dia akan jatuh hati pada Aisha.


"Jangan tanya saya!" ketus Aisha menjawab pertama Tristan. Sontak saja Sadam tertawa terbahak karena Tristan yang diabaikan Aisha.


"Pfut...rasain...hahaha."


"Yaelah, Aisha jangan gini terus dong sama gue. Gue kan udah minta maaf, gue nyesel!" seru Tristan yang mencoba untuk meminta maaf sekali lagi kepada gadis itu.

__ADS_1


"Nggak semua itu ya kang. Saya nggak bisa maafin akang, yang udah nyuruh anak buah akang buat melecehkan saya!" sergah Aisha yang masih kesal dengan Tristan.


Tristan akui ia salah, dia juga menyesali semua perbuatannya. Dia berusaha meminta maaf dengan baik kepada Aisha.


"Sorry, gue emang udah keterlaluan. Sorry," ucap Tristan seraya menundukkan kepalanya.


Sayang sekali, Aisha tidak peduli dengan Tristan dan apa yang pria itu lakukan. Kejadian malam itu sulit dia lupakan. Bayangkan saja jika Danny tidak datang menolongnya, mungkin dia sudah kehilangan kesuciannya.


'Sabar Tristan, nanti juga dia maafin lo' batin Tristan dalam hatinya.


Akhirnya semua orang berkumpul di kebun. Pak Asep dan Pak Entis juga sudah kembali dari sawah. Sadam dan Tristan juga dipersilakan bergabung disana. Meski sebenarnya pak Asep enggan, tapi demi rasa sopan kepada tamu.


Tristan tampak risih dengan makanan yang akan disantapnya diatas daun pisang, seumur-umur dia tidak pernah makan seperti ini. Bahkan harus makan pakai tangan secara langsung, tidak memakai sendok.


"Kalau kamu nggak bisa makan, nggak apa-apa nggak usah makan. Kamu teh kan orang kota, mana cocok lidahnya sana yang beginian." ucap pak Asep sarkas, ia menatap tajam pada Tristan.


"Sa-saya suka kok pak."


"Ya, kalau kamu nggak bisa makan. Jangan dipaksa." cetus pak Entis yang juga ikut memojokkan Tristan. "Nggak seperti Yusuf, dia suka makan apa saja." ucap Pak Entis yang membanggakan Yusuf. Pria bernama Yusuf itu hanya tersenyum mendengar pujian dari bapaknya.


"Pemakan segala, apa dia omnivora?" gumam Tristan mengejek Yusuf.

__ADS_1


"Kamu bilang apa barusan?" tanya pak Entis seraya menatap Tristan dengan tajam.


"Saya nggak ngomong apa-apa!" sangkal Tristan, lalu memalingkan wajahnya.


"Oh ya pak Asep...kumaha Yusuf Aisha teh? Kapan mereka mau meresmikan hubungan?" tanya Pak Entis yang sontak saja membuat kedua pria blasteran itu terkejut dan menghentikan aktivitas makannya.


Deg!


Aisha terkejut dengan ucapan pak Entis tentang meresmikan hubungan. Memangnya ada hubungan apa dia dengan Yusuf?


"Dam, maksud si bapak itu apaan? Meresmikan hubungan?" tanya Tristan sambil berbisik pada Sadam.


"Bego! Dia mau jodohin Aisha sama si Ucup!" sentak Sadam pada Tristan.


"What the ****?" gumam Tristan yang terkejut mendengarnya.


...****...


Hai Readers setia, When Bad Boy Meet Sholehah ❤️jangan lupa dukungan kalian ya...mohon maaf novel ini tidak banyak konflik karena author buat cerita seringan mungkin hehe...dan gak akan panjang-panjang 😁untuk pemenang GA pantengin terus ya...


Btw jangan lupa mampir ke novel author yang baru...

__ADS_1



__ADS_2