Wolfgang: The Alpha'S Throne

Wolfgang: The Alpha'S Throne
Marrie You


__ADS_3

Kedatangan rombongan dari red pack mengalihkan perhatian seluruh insan yang berada di sana, mereka kompak berjajar di pinggir jalan untuk memberi sambutan seolah Chris adalah raja dari segala pemimpin. Namun, tak ayal memang begitu kenyataannya, dia disegani seluruh kalangan, walaupun masih banyak juga yang menentang karena kecemburuan.


Di depan kastil utama, dua pasang pria dan wanita paruh baya tengah memandang haru kedatangan red pack, tatapan itu utamanya tertuju pada sang alpha yang berjalan paling depan—sambil menggendong seorang perempuan manusia, yang semakin menarik perhatian orang-orang.


"Ku pikir kalian akan sampai lebih cepat," ujar wanita paruh baya tersebut. Ia mengenakan gaun megah nan elegan, dipadu tiara berlian di atas kepala. Sangat cantik, tak peduli berapapun usianya.


Suaminya menimpali, "Dia membawa manusia, sayang. Wajar kalau perjalanannya lebih lama."


Chris menurunkan Ailee, lantas membungkuk sopan di hadapan keduanya, "Sesuai perkataanku beberapa hari yang lalu. Aku meminta izin pada kalian untuk menjadikan perempuan ini istriku. Sebagai tetua para werewolf, aku sangat mempertimbangkan masukan raja dan ratu."


Sang ratu mendekati Ailee, lantas mengusap surainya ringan, "Bukankah seharusnya kita bicarakan di dalam sambil mengobrol santai? Jangan terlalu kaku, anggap kami orang tua kalian, bukankah biasanya juga begitu Chris?" Ia menoleh pada Chris.


"Tentu saja, tapi sebaiknya biarkan anggota red pack beristirahat dulu, kita bicarakan nanti malam di ruang makan. Calon luna red pack masih belum terbiasa dengan perjalanan jauh yang baru ditempuhnya," Raja melirik Ailee yang terus menunjukkan raut murung dan lelah.


Mereka semua akhirnya diantarkan pada ruangan masing-masing, masih di area kastil utama, termasuk kamar yang akan Ailee tempati tapi... bersama Chris.


Gadis itu sontak merengut sebal, ia memandang tidak terima pada pelayan wanita yang mengantarkan mereka berdua di salah satu ruangan, "Harusnya satu orang satu kamar, kami ini kan juga belum menikah."


"Ah, tapi ini atas perintah ratu. Maaf, tolong jangan protes padaku."


Chris menyahut, "Tidak apa, dia hanya kelelahan jadi begini. Terima kasih sudah mengantar kami," Ailee buru-buru hendak memprotes kembali, tapi pria itu sudah lebih duru mendorongnya masuk sambil menutup pintu.


Bukan main, bagaimana citra red pack begitu dipertaruhkan atas kedatangan Ailee. Gadis itu tak bisa sesekali memperlihatkan ketulusan dan kenyamanan, dia hanya mementingkan diri sendiri.


"Bisa tidak, untuk hari ini selama kita di sini, bersikaplah lebih baik," Chris melepas jubah serigalanya lalu melempar ke ranjang yang masih bersih dan rapi, "Sikapmu itu bisa mencoreng kesan anggun calon luna. Apalagi dari red pack."

__ADS_1


"Kenapa aku harus begitu mendalami peran? Ini kan hanya tipuan," Ailee bertanya dengan nada mengejek, ia kemudian mendekati ranjang, "Aku ingin istirahat dan tidur, tapi tidak mau ada kau di sini. Bawa pergi bulu serigala kotormu itu!"


"Itu kotor karena kau tidur banjir liur dipunggungku."


Ailee sontak memegang sudut bibirnya, "Tidak mungkin, aku selalu tidur dengan bibir tertutup rapat."


"Kau mana sadar."


"Tidak ada bekasnya!" Sentaknya tak terima.


"Ada di sisi kiri," Ailee mencibir seraya mengusap bibirnya berkali-kali, Chris tiba-tiba mendekatkan wajah kemudian mengecup singkat, membuat gadis itu menegang.


...---...


Malam pun tiba, Ailee sudah berganti pakaian dengan gaun putih tulang yang disediakan di lemari pakaian. Sesuai perintah sang ratu, ia pun mengenakan gaun off shoulder dengan panjang melebihi lutut tersebut.


Sejujurnya pikiran Chris terbang kemana-mana, mengingat kejadian beberapa saat lalu setelah ia dengan sadar mencium Ailee lagi, mereka belum bicara sampai sekarang. Gadis itu bahkan sempat tidur di bath up kamar mandi karena tak mau ditemui.


Pintu diketuk, terdengar suara wanita yang sempat mengantarkan mereka menuju kamar ini tadi pagi, "Alpha Chris? Kalau sudah siap segeralah pergi ke ruang makan."


"Baiklah, kami akan segera ke sana, Mattie."


Ailee beranjak keluar ruangan tanpa mengatakan sepatah kata pun, Chris hanya bisa mendengus melihat tingkahnya.


...---...

__ADS_1


Ruang makan yang Ailee pikir akan ramai seperti suasana di red pack, rupanya berbanding terbalik. Sangat sunyi dan tenang karena hanya ada mereka berempat ditemani lilin aroma yang menenangkan. Keadaan dibuat seperti ini seolah pembicaraan sangat privasi juga tertutup.


Tenderloin tersaji di setiap piring ditemani hidangan mewah lainnya. Cara memasak di kastil utama sama persis dengan olahan manusia, yang sebenarnya juga tak jauh beda dengan di red pack.


"Aku senang sekali saat mendengar kabar Chris ingin meminangmu. Orang-orang hampir mengira dia tidak akan menikah karena tak kunjung melakukannya, yang sangat disayangkan keturunan murni red pack berhenti," celetuk ratu memecah keheningan.


Chris tertawa, "Ratu Claire, anak-anakmu bahkan mengejekku penyuka sejenis."


"Ku pikir awalnya juga begitu."


Sang raja ikut menimpali, "Bagaimana hubungan kalian? Aku penasaran dengan cara Ailee memikat hati Chris yang kelihatannya sudah membatu."


"Aku tidak melakukan apapun, dia yang menyukaiku," Ketiganya sontak terdiam dengan balasan Ailee yang terdengar ketus.


Chris mengalihkan perhatian, "Seperti yang kalian tahu, red pack selalu mencari ibu asuh dari kalangan manusia. Aku menemuinya dan kami membuat kontrak perjanjian itu, tapi lama-lama perasaan satu sama lain jadi berbeda."


"Ibu asuh red pack?" Beo Ratu Claire. Ia tiba-tiba memahami sikap Ailee yang terkesan tidak sopan, rumornya red pack selalu mencari ibu asuh dari kalangan wanita manusia yang sering membuat masalah. Kalau begitu Ailee adalah salah satunya.


Menerima kenyataan itu, membuat Ratu Claire akhirnya ragu. Red pack sangat terkenal dan disegani seluruh pack, apakah layak seorang luna dari sana punya sikap buruk yang kemungkinan tidak bisa hilang dari kepribadiannya.


Ia dan sang suami sudah menganggap Chris seperti anak sendiri, tidak nyaman rasanya jika sama sekali tak memberi masukan mengenai rumah tangga yang segera dijalani muda-mudi itu.


Ratu berniat memastikan pola pikir Chris terhadap Ailee. Atas dasar apa pria itu menyukai gadis sepertinya—yang memang bisa disebut tokoh antagonisnya.


Chris adalah pria baik, haruskah ia menikah dengan perempuan yang tidak sepadan dengan sikap terpujinya?

__ADS_1


...Wolfgang: The Alpha's Throne...


__ADS_2