
Pepohonan berusia puluhan tahun yang memiliki akar kokoh pun ikut bergoyang tak karuan ketika Ailee melewatinya seolah membawa badai angin. Dedaunan berhamburan karena tidak kuat berpegangan pada ranting masing-masing, ilalang lepas dari inangnya, bahkan binatang kecil serupa kunang-kunang sontak bersembunyi di balik bebatuan sedang melakukan peek a boo dengan predator mereka.
Ailee tidak sadar atas apa yang tubuhnya perbuat, ia mengikuti insting penghuni baru dalam jiwanya yang merupakan serigala liar—berlari bagai hembusan angin topan, mencari suatu tempat di mana kedua bola matanya bisa melihat bulan seutuhnya.
Aroma yang dikeluarkan dari jiwa manusia yang baru bergabung dengan werewolf selalu memekak, para werewolf menganggap itu sebagai sesuatu yang langka, mereka akan berusaha mengejar sumber aroma tersebut untuk mencicipi setetes darahnya—beberapa petuah menyebutkan darah manusia yang sudah dicampuri werewolf dapat meningkatkan ketahahan bertarung, sehingga banyak yang mengincar demi memperoleh kekuatan tersebut, terutama dari golongan para alpha.
Chris pikir Ailee sudah aman bersama koloninya di kastil red pack, gadis itu bahkan sudah dijaga belasan prajurit di luar pintu kamar, namun masih bisa kabur lewat jendela hingga mengakibatkan kerusakan parah. Chris sudah menduga hal ini akan terjadi, namun tak sampai menyangka Ailee bisa lepas dari red pack dan membuat kegaduhan berkat aroma tubuhnya yang membuat para serigala menjadi gila.
Lolongan merdu tak lama kemudian terdengar, para werewolf yang tadinya tengah disibukkan mencari pelaku peristiwa kebakaran di kastil utama kini mengalihkan perhatian pada suara tersebut, tak terkecuali Chris. Pria itu berlari paling cepat dengan wujud serigalanya—merasa lolongan itu tengah mengundang dirinya, tandai, hanya dirinya!
Serigala betina berbulu seputih salju tengah berdiri tangguh di atas bukit. Iris peraknya bergulir, bersitatap dengan iris milik Chris yang berwarna serupa. Tatapan itu kelihatan berani dan penuh emosi, namun juga terselip kesedihan, kekecewaan, dan putus asa. Chris tidak mau hanya diam di tempat dan membiarkan serigala lain menyentuh mate-nya.
Ya, seorang mate alias soulmate, belahan jiwa.
__ADS_1
Chris masih sadar jika serigala betina itu memang Ailee, namun pandangannya kali ini berbeda. Mungkin masih sebatas perasaan suka, hanya saja lebih menggebu-gebu, dominan, dan menguasai gadis itu hanya untuknya. Kedengarannya menyenangkan karena telah menyadari mate-nya, namun bagi Chris tidak semudah itu, ia justru merasa tersiksa karena tidak tahan ingin mengurung Ailee hanya untuk dirinya sendiri.
Selama ini mereka bersama dan tumbuh rasa suka terhadap gadis itu, namun Chris tidak menyangka jika Ailee juga ditakdirkan untuk bersamanya, menjadi mate-nya, sepasang kekasih serigala yang memberlakukan hidup monogami.
"Aku kecewa denganmu, kenapa kau melakukannya?!" Ailee berontak ketika Chris mendekat dan membelit tubuhnya seperti rantai. Mengabaikan werewolf lain yang mulai berdatangan, Ailee merubah wujud menjadi manusia—ia sudah sadar sepenuhnya, bahkan paham apa yang terjadi pada tubuh dan jiwanya yang kini beradu dengan seekor serigala betina berbulu putih bersih dan memiliki mata perak.
Tapi Ailee belum sadar jika Chris bukanlah pelakunya, alpha red pack itu bukan sosok yang sudah membuat jiwanya bertukar dengan werewolf. Kenyataannya tempo waktu, Chris yang selalu membicarakan alibi tentang Ailee akan jadi istrinya sekaligus menukar jiwa dengan serigala, hal itulah yang membuat Ailee percaya jika Chris ada dibalik semua kejadian ini meski ia sendiri tidak tahu kapan tepatnya kesalahan ini terjadi.
"Aku bukan pelakunya, pulanglah ke red pack dan mari kita bicarakan ini berdua," Chris membalas dengan nada suara lembut, seraya melirik jajaran werewolf yang menampakkan tatapan lapar akan sajian di depan mata. Chris berbalik menghadapi mereka semua, "Ku harap kalian tidak menyentuhnya sama sekali, dia mate-ku, calon luna red pack."
Tinggal lah Chris bersama Ailee di ujung bukit kecil tersebut.
Saling terdiam tapi melontarkan kalimat lewat mata mereka yang menyiratkan ribuan pertanyaan. Chris mendekati gadis itu sambil mengusap bahunya, "Ayo kita pulang."
__ADS_1
Ailee menurut tanpa perlawanan.
...---...
Vetori mendekati kedua saudaranya beserta detektif Max, dia berjalan agak panik, "Detektif, gadis yang kau cari itu—sepertinya aku melihatnya lagi."
"Gadis yang kau perkirakan sama dengan orang yang ku cari," Max meralat.
Pria itu segera mengangguk, "Dia berubah, terakhir kali aku melihatnya di kastil utama, tatapannya masih teduh dan ketakutan seperti manusia, tapi kali ini berbeda, irisnya bahkan berwarna perak dengan sorot mata membunuh seperti para werewolf lainnya."
"Mungkin kau memang salah orang, Vetori. Gadis itu asli kaum werewolf, bukan manusia yang dicari Max," kata Alberto, semakin membuat Vetori murka.
"Tidak! Dugaanku tidak mungkin salah, gadis itu pasti sudah berubah menjadi werwolf."
__ADS_1
Max mengernyitkan kening dalam, apakah manusia benar-benar bisa berubah menjadi bagian dari werewolf?
...Wolfgang: The Alpha's Throne...