
Ada perasaan campur aduk saat kedua bola matanya memandang lekat bulan penuh yang terpajang apik di langit. Sesuatu dalam diri Ailee seakan berniat memberontak, kembali berlarian di hutan untuk menemui kelinci liar dan mengoyak tubuh hewan kecil tersebut sampai tidak berbentuk. Namun Ailee masih sadar, sebagian jiwanya tetap manusia yang tidak akan bisa melukai binatang kecil menggunakan cakar dan taring, justru ia masih merasa kehidupan di tempat ini semakin membuatnya seperti kelinci tersebut—yang dikelilingi marabahaya, terutama dari para werewolf.
Chris juga cukup sibuk dengan urusannya dengan kastil utama, dia memang tidak keluar dari red pack tapi tetap berkomunikasi dengan utusannya di sana. Hingga akhirnya tengah hari berlalu, pria itu baru bisa menenui Ailee di kamarnya. Tidak ada yang mencoba basa-basi, justru mereka saling menyalahkan kejadian ini, "Saat kita sedang dalam perjalanan ke kota mengunjungi nenekmu, tanda-tanda itu baru muncul. Sebenarnya aku juga merasa aneh, karena seharusnya ada aroma lain yang keluar dari tubuhmu tepat setelah seorang werewolf berhasil menukar jiwamu. Kasus yang terjadi kali ini memang lain, aku mencium aromanya setelah cukup lama kita dalam perjalanan. Kau yang seharusnya berusaha mengingat, apa saja yang terjadi padamu saat tak bersamaku, coba pikirkan..."
"Ku harap kau tidak berbohong Chris," Ailee mendengus lesu mendengar penjelasannya. Sejujurnya saat Chris tiba di ruangannya, ada perasaan aneh yang membuat Ailee ingin terus berdekatan dengannya, berkat aroma dari tubuh pria itu yang semakin membuatnya gila—Ailee tetap sadar posisi, ia tak mau lengah dan pasrah akan apa yang terjadi, apapun godaan itu ia berusaha menahan, "Peristiwa kebakaran di kastil utama cukup membuat red pack resah, terutama kau sendiri, bukankah nama baikmua sedang tercemar?"
"Ailee, kau ini sedang membicarakan apa?" Chris tertawa keci. Pria itu sesekali menutup hidung dengan lengan—tak berbeda, ia juga mencium aroma menggiurkan dari tubuh Ailee.
Aroma tersebut hanya bisa dicium sepasang mate/soulmate. Mereka bisa saling tertarik juga berkat indra penciuman masing-masing, tiap individu menerjemahkan aroma lain dari pasangan mereka.
Ailee juga semakin merapatkan syal ke hidungnya karena tidak tahan dengan aroma Chris, ia bahkan sampai berbalik memandang lekat jendela, tidak ingin sikapnya dicuriga, "Kau pasti tidak mau red pack dan reputasimu semakin hancur tak tertolong, itu juga jadi alasanmu membunuhku—ralat, membunuh jiwa menusiaku dan menggantikannya dengan werewolf abadi. Tetap saja sama-sama membunuhku!"
"Kenapa kau bisa berpikiran seperti itu? Apa memang kau ingat aku yang melakukannya?" Pria itu membantah.
"Tidak ada alasan untuk orang lain melakukan hal sia-sia seperti ini padaku. Hanya kau Chris! Kau orangnya!"
Sang alpha terdiam. Ia tidak bisa mencerna perkataan Ailee dengan jelas, pesona dan aroma gadis itu membuatnya semakin menggila. Namun tidak ada yang boleh dilakukan selain mendengar amarahnya, Ailee akan semakin murka ketika ia berusaha menggoda dalam situasi seperti ini.
Hubungan mereka mungkin tidak sedang baik-baik saja, namun jiwa-jiwa serigala sudah saling bertemu sebagai soulmate, sehingga kebencian itu tak akan melekat lama.
__ADS_1
"Aku tak mau melihatmu lagi, aku sudah muak dengan segala ucapanmu!" Ailee berusaha menghindari pria itu, ketika sudah kesulitan menahan diri.
Namun Chris justru mendekat, menarik pergrlangan Ailee sampai gadis itu benar-benar berbalik dan menatap matanya, "Hei, hei! Tidak ada yang merencanakan ini semua, segalanya terjadi begitu saja! Ailee, kau jangan egois. Aku juga pihak yang punya banyak masalah!"
"Perkataanmu itu... sangat menunjukkan kalau kau yang paling egois!"
Chris mendesah lelah, "Bisa kita bicara tanpa saling menyalahkan?"
"Aku hanya mau mengungkapkan keinginanku, tolong kembalikan jati diriku yang asli, manusia, bukan serigala," nada bicara gadis itu mula tenang.
"Tidak bisa."
Chris meliriknya tajam, "Tidak akan pernah bisa, jadi kau sebaiknya segera beradaptasi. Lagipula kontrak kita berlaku 70 tahun dan kau akan kesulitan setelah keluar dari tempat ini setelah duniamu berubah, tapi jika kau abadi bersama kami, tidak ada yang perlu dipermasalagkan lagi. Tinggalah di red pack untuk selamanya."
"Kau pikir itu mudah?" Ailee tertawa remeh, "Aku manusia, dan tiba-tiba suatu hari diculik oleh serigala dan membuat kontrak tidak jelas dengannya, sekarang dia melanggar perjanjian untuk tidak menyentuhku—seharunya dari awal aku memang tidak boleh mempercayai siapapun di tempat ini terutama kau."
Ailee menepis tangan pria itu, dan berlalu dari ruangan. Langkahnya agak tergesa, taring serigalanya juga mencuat, bahkan pupilnya kini memancarka sinar perak.
Chris menahan, "Mau kemana?"
__ADS_1
"Bukan urusanmu."
---
Prajurit di red pack berkurang, sebagian besar dari mereka ditugaskan di kastil utama sehingga penjagaan di pack sendiri cukup lenggang. Namun hal itu justru menjadi kesempatan besar bagi Ailee untuk pergi dari tempat ini. Sebenarnya aroma menggiurkan dari tubuh Chris masih sangat tajam di lingkungan kastil, walaupun mereka tidak saling bertemu.
Ailee mendesah lega tatkala menyadari ia sudah keluar dari wilayah red pack—tanpa ada seorang pun mengikuti. Hanya mengandalkan insting dan menghindari aroma Chris, langkahnya terhenti pada sebuah gua yang tertutup ilalang dan tanah gembur.
Seseorang tiba-tiba keluar dari dalamnya sambil mengacungkan tombak besar, tatapan itu awalnya penuh waspada dan energi perlawanan yang besar, namun mendadak meluruh, tombak yang dia pegang juga terjatuh, "Ailee Guttierez?"
Ailee mengernyit, "Kau tahu margaku?" Ekspresinya berubah antusias, "Ku rasa tidak ada satupun yang mrngetahuinya selain, Chris. Tapi aku tak pernah melihatmu sebelumnya, apa kau dari red pack?"
"Aku manusia, Ailee," balasnya. Sesuai dugaan, Ailee tersenyum seketika.
Namun jebakan ada di mana-mana, Ailee tidak bisa mempercayai siapapun apalagi hanya melalui perkataan semata, "Bagaimana aku bisa mempercayaimu?"
Dia mengeluarkan kartu nama dari sebuah dompet usang di saku celananya yang lusuh, "Aku Detektif Maxime, datang ke hutan ini untuk mengusut kasus hilangnya dirimu."
...Wolfgang: The Alpha's **Throne...
__ADS_1
guys, jgn kaget kalo aku ilang tiba2**