Wolfgang: The Alpha'S Throne

Wolfgang: The Alpha'S Throne
Flowers Bloom on The Darkness


__ADS_3

"Jalur ini akan membawa kita ke hutan perbatasan desa-kota tapi lebih jauh, karena aku tidak mungkin membawamu melewati kampung halamanmu dulu, makanya kita perlu mencari jalan lain. Selama masih berada di kawasan werewolf, aku akan menggendongmu dengan wujud serigala," Chris merunduk, punggungnya seketika ditumbuhi rambut halus yang kemudian merambat sampai pada setiap sudut tanpa terkecuali. Wujudnya sudah berubah menjadi serigala buas bertubuh besar.


Ailee segera naik, namun terhambat ketia ia ingat punggung itu terluka semalam, "Apa akan baik-baik saja? Kau terluka kemarin."


Serigala itu terdengar berdecih sinis, "Masih mengkhawatirkan hal itu? Kau pikir aku ini serigala macam apa, Ailee?"


Mendengar kekesalan Chris, Ailee pun segera menunggang tanpa banyak bicara lagi. Dia bahkan sudah membungkukkan badan, menyembunyikan kepala di balik telinga serigala Chris yang terus berdiri seolah tak istirahat berwaspada terhadap kondisi sekitar.


Lantas petang itu mereka menghabiskan waktu dengan perjalanan menuju kota, Chris berkata perjalanannya kurang lebih lima jam jika Ailee tidak mengajak beristirahat sama sekali, jadi kemungkinan mereka mungkin akan sampai tujuan setelah tujuh jam dalam perjalanan.


Chris pikir Ailee akan bahagia kali ini, seperti kebiasaan gadis itu ketika senang maka ia akan banyak bicara, mengocehkan hal tidak jelas pada siapapun yang ditemui. Namun rupanya selama enam jam berlalu itu pula, Ailee hanya diam—meski sesekali menghembuskan napas berat, dia juga tidak mengajak Chris beristirahat sama sekali, pun tidak memproteskan sesuatu sekalipun serigala yang ditunggangi mencoba memancing kemarahannya dengan cara ekstrem, contohnya; meloncati sungai dalam berjarak tiga meter.


Pada akhirnya Chris sendiri yang menyerah, ia berhenti di sebuah pohon apel liar yang rimbun dan sedang masa panen, "Turun, kita istirahat dulu," titahhnya, yang langsung disanggupi. Chris kemudian merubah wujud menjadi manusia, lalu mendongak ke atas tepatnya pada gerombolan mengkilat warna merah segar di antara rimbunnya daun, "Kau mau apel?"


Chris mengalihkan pandangan pada gadis itu, ia sontak terkejut dan mengerti apa alasannya tidak banyak bicara sejak tadi—kulit wajah Ailee memucat, keluar urat-urat ungu kehitaman di bawah mata dan pelipis. Bibirnya tidak menutup rapat sehingga terlihat taring kecilnya yang mencuat, sementara bola matanya perlahan memutih keseluruhan, menatap Chris kacau.

__ADS_1


Pria itu segera mendekapnya, tubuh Ailee pun lunglai seperti tak ada yang mengendalikan. Chris sangat paham keadaan seperti ini, proses alami ketika tubuh manusia biasa yang lemah harus digerogoti virus manusia serigala—pertanda wujudnya akan segera berubah.


Ailee tidak segera sadar meskipun Chris menutup saluran pernafasannya dengan panik, "Siapa yang melakukan ini padamu? Hei, kau masih sadar kan? Tolong katakan sesuatu."


Pikiran Chris berkecamuk, bagaimana jika Ailee tidak bisa menerima keadaannya nanti? Dia berakhir depresi atau bunuh diri, itu yang paling umum ketika seorang manusia dipaksa merubah wujud menjadi werewolf. Lalu apa yang akan dirinya lakukan ketika Ailee justru balik bertanya dengan perubahan jati dirinya nanti?


Seseorang ada dibalik hal ini—dan dia yang mengetahui rencana Chris untuk Ailee kedepannya. Orang itu memiliki dendam dan berusaha merusak alur, pikir Chris menyimpulkan.


Ia terus mendekap Ailee sambil menyeret tubuhnya sendiri bersandar pada batang pohon, tidak ada yang bisa dilakukan saat jiwa manusia dengan serigala sedang ditukar selain menanti hingga proses itu berakhir. Chris berusaha diam memikirkan bagaimana caranya menghadapi gadis itu nanti, ketika sudah sadar Ailee akan semakin brutal atas tubuh barunya—jika dia benar-benar tidak bisa menerima hal ini.


Lubuk hatinya yang terdalam mengatakan kesedihan atas apa yang menimpa gadis itu, namun ada setitik perasaan senang apalagi menyadari kesamaan wujud mereka nanti. Bukankah itu artinya Ailee akan abadi lebih dari tujuh puluh tahun seperti kata kontrak, mereka bisa bersama dalam waktu yang lebih lama.


Dalam kurun waktu lama, mereka menghabiskan hari dengan selalu bersama, akhirnya membuahkan hasil—Chris merasakan itu sebagai yang pertama, entah mengenai Ailee. Terlalu sering berdebat membuat merekan memahami satu sama lain, dan Chris juga merasakan dadanya berdebar setelah setiap kali saling bersitatap mata.


Perasaan yang terlalu mudah ditebak, apa lagi kalau bukan tertarik. Chris merasa berdosa sudah jatuh cinta pertama kalinya pada seorang tawanan.

__ADS_1


...---...


Maxime menyiapkan senapan di belakang rumah, sambil menunggu daging kelinci liar yang ia bakar siap disantap bersama kawanan barunya. Meski mereka perampok, tapi ternyata kehidupannya sungguh solid, dan Max ikut merasakan hal itu. Ia tidak dijahati selama berada di sini, bahkan turut dibantu mencari gadis bernama Ailee yang katanya masih hidup di antara para serigala.


Bukti itu ternyata juga ada, Vetori merekam seluruh serigala yang berhamburan di kastil utama waktu itu menggunakan ingatannya yang tajam. Menurut pria itu, ada satu gadis yang kelihatan paling penakut diantara gadis lainnya saat kebakaran terjadi.


Caseo bilang werewolf, baik lelaki atau perempuan, mereka berjiwa pemberani. Tapi perempuan tetap dilindungi dan jarang turun langsung ke medan peperangan, namun jika sudah mendesak mereka tanpa ragu menggantikan para laki-laki yang sudah tumbang.


Pupil para serigala juga berbeda-beda, dan semua itu menggambarkan kekuasaan, kebesaran, kekejaman, sehingga wujudnya lebih besar dari pupil manusia. Sementara gadis yang Vetori pikir asing, punya pupil kecil warna hitam biasa, tatapannya juga lemah dan takut, sangat menggambarkan manusia.


Meski Max belum melihat sendiri bagaimana wajah gadis itu, ia sudah yakin Ailee bisa jadi opsinya.


Untuk itu mereka berencana menyerang kastil utama kembali, dan membawa Ailee Guttierez pergi dari sana.


...Wolfgang: The Alpha's Throne...

__ADS_1


__ADS_2