
" Adrian.. inget pulang kamu! " ucap Wina yang melihat Adrian memasuki rumahnya.
" Inget lah mah... " dengan santai Adrian menjawabnya tanpa merasa bersalah, sudah berbulan bulan tidak pernah pulang ke rumahnya.
" Mau kemana kamu? " tanya Wina lagi yang melihat Adrian terus berjalan ke arah kamarnya tanpa bersalaman ke pada Wina.
" Mau mandi dulu mah... " jawab Adrian.
Wina segera mengekori Adrian untuk ikut masuk ke dalam kamarnya.
Adrian menghentikan langkahnya sejenak dan berbalik. " Mama mau ngapain? Adrian mau mandi dulu. "
" Kamu ini, bukannya salam dulu sama mama malah nylonong aja! gak sopan banget. " ketus Wina yang merasa kesal karena di cuekin.
" Adrian mandi dulu, biar virus pada ilang gak nempel ke mama. " Adrian berbalik lagi menuju kamar dan segera menutupnya.
" ini bocah kurang ajar baget mamanya di cuekin! " gerutu Wina. " Mama tunggu di ruang tamu ya! " teriak Wina pada Adrian.
Setelah mandi, Adrian segera menghampiri mama nya dan kaka perempuan nya yang tengah duduk di ruang keluarga. Adrian duduk di samping Wina.
" Adrian, kamu kesambet apa tiba-tiba pulang tanpa mama suruh. " tanya Wina yang penasaran, karena biasanya Adrian ke rumah mesti di suruh pulang dahulu, itupun harus dengan paksaan.
" Pengin pulang aja, mama gak seneng aku pulang? " tanya Adrian.
" Bukannya gak seneng, aneh aja kamu pulang dengan sendirinya tanpa mama paksa. " ucap Wina. " Jangan bilang kamu bikin masalah? " tanya Wina penuh selidik.
" Nggak, Adrian gak bikin masalah. " ucap Adrian.
" Terus kenapa ? " kali ini Kaka Karin ikut bertanya.
" Adrian udah nikah mah.. " lagi-lagi Adrian berucap dengan santainya.
" Apa!! " ucap Wina dan Karin bersamaan.
" Adrian!!! kamu hamilin anak orang!! " seru Wina. " Adrian.. Adrian..udah mama bilangin jangan bergaul bebas, kamu ini gak pernah dengerin nasihat mama. "
__ADS_1
" Kamu hamilin siapa? apa model itu? " tanya Karin.
" Apa model! perempuan yang suka pake pakaian kurang bahan itu? aduh Adrian... kamu itu gimana sih cari perempuan sambil merem apa, pilih kok yang kaya begituan! aduhhh... mama pusing, " celoteh Wina yang sudah memegangi kepalanya yang terasa berat.
" Mah sudah tenang dulu.. " Karin menenangkan mamanya sambil mengelus elus punggung Wina.
" Rin.. bilangin ama adik mu itu... mama gak mau nikahin dia, suruh aja nikah sendiri. Mau di taro mana muka mama dapet menantu kaya uler keket begitu. "
" Mah.. dengerin Adrian dulu. " sela Adrian.
" Diam kamu! pake hamilin anak orang segala, bikin mama malu! " Wina.
" Mah, Adrian gak hamilin cewek mana pun. " jelas Adrian.
Wina kembali menegakkan tubuhnya setelah mendengar ucapan Adrian. " Kamu beneran gak hamilin anak orang? "
" Nggak mah.. "
" Lalu? "
" Salah paham apa maksudnya? " Karin.
" Adrian dan Elsa nggak sengaja di grebeg warga waktu liburan di villa? "
" Di grebeg!!! " Wina kembali terkejut dan menjatuhkan punggungnya ke sandaran sofa. " Aduh.. itu lebih malu-maluin mama, kamu berbuat mesum sampai di grebeg warga? Adriannnnnn... bocah gendeng!!! "
" Mah.. sabar mah, " Karin.
" Sabar gimana sih! itu adik mu bikin ulah lagi! " Wina.
" Bukan begitu mah.. dengerin dulu, "
" Nggak usah ngelak lagi! kamu di grebeg, udah nikah, berarti kamu udah jelas-jelas ketauan berbuat mesum! " Wina.
" Mending nikah lah dari pada di arak keliling kampung. " ucap Adrian yang tanpa sadar membuat Wina semakin lemas mendengar kelakuan anaknya.
__ADS_1
" Apa! kamu di Arak keliling kampung! kaya yang lagi viral itu! " celoteh Wina. " Adrian!!! kamu bikin malu mama sama papa, bikin malu keluarga besar kita. " ucap Wina.
" Mamah, Adrian belum sempat di arak. Adrian memilih nikah. Adrian juga gak berbuat mesum, itu cuma salah paham. " jelas Adrian.
" Jadi, perempuan itu Elsa bukan Monic? " tanya Karin.
" Siapa itu Elsa? apa dia perempuan sama yang suka berpakaian kaya si model itu? " tanya Wina.
" Nggak mah, dia perempuan baik-baik. Masih kuliah. " jawab Adrian.
" Kuliah gak njamin! Kalau dia perempuan baik-baik kenapa dia ada di vila bersama mu! temen-temen kamu kan begitu semua, gak ada yang bener! " Wina.
" Mama gak percaya? "
" Gak! sebelum ada bukti dan sebelum mama melihatnya sendiri. "
" Ck, dia perempuan baik mah, dia masih perawan pas Adrian nikmatin, gak kaya yang lain. " ucap Adrian tanpa malu di depan ibu dan kaka nya.
" Walahhhh... ini bocah bener-bener ya! gak tau malu banget! " Wina menjewer telinga Adrian.
" Ampun mah... sakit.. sakit. " Adrian meringin kesakitan.
" Mama mau ketemu sama si Elsa itu, bawa dia kemari! " perintah Wina setelah melepaskan jewerannya.
Adrian mengelus telinganya yang sudah memerah. " Mana mau mah, dia judes banget sama Adrian! apalagi dia marah waktu ketemu sama Monic. Gak mau ketemu sama Adrian lagi. "
" Yasudah kasih alamat rumah nya, biar mama
yang temui dia. "
" Mama mau ngapain Ketemu sama dia? "
" Nggak usah banyak tanya. "
Setelah mendapat kan alamat rumah Elsa, Wina kembali ke kamarnya meninggalkan Karin dan Adrian.
__ADS_1
" Penasaran sama gadis ini, semoga saja gak seperti perempuan yang selama ini Adrian kencani." batin Wina.