
Kedatangan Umar ke rumah sakit di sambut hangat oleh Aisha. Setelah sampai di rumah sakit Umar bertanya pada resepsionis di depan, dimana kamar abi Aisha di rawat.
Setelah mendapat info kamar dimana abi Aisha dirawat, Umar bergegas menuju kamar inap itu. Karin sebelum nya ijin ke Umar untuk ke toilet terlebih dahulu, karena di perjalanan Karin sudah menahan untuk buang air kecil. Karin akan menyusul Umar jika sudah selesai.
" Mas Umar. " sapa Aisha dengan wajah berbinar. Aisha terlalu senang melihat Umar mau menjenguk abi nya. Aisha pikir, Umar marah pada nya karena permintaan abi nya.
" Assalamu'alaikum Aisha. " sapa Umar.
" Waalaikumsalam.. mas Umar. " jawab Aisha.
" Gimana keadaan abi? maaf baru bisa jenguk. " jelas Umar.
" Abi sudah lebih baikan, dokter bilang abi harus banyak beristirahat. " jelas Aisha mengenai kesehatan abi nya. " Gak papa, mas Umar kan sekarang lebih sibuk. " lanjutnya.
Disaat Umar dan Aisha berbincang, Karin yang sudah selesai dengan urusan nya di toilet menghampiri mereka berdua.
Senyum mengembang di wajah Karin, meski sedikit tidak menyukai Aisha, namun Karin menyembunyikan nya dan bersikap baik pada Aisha.
Berbeda dengan Aisha senyumannya perlahan menyurut ketika melihat wanita yang berstatus kekasih Umar.
" Hay.. Aisha apa kabar? " sapa Karin.
" Alhamdulillah Baik mbak. " Aisha memberikan senyum paksaan. Dia terlalu kecewa, ternyata Umar tidak datang sendirian.
__ADS_1
" Gimana keadaan abi kamu? " tanya Karin.
" Alhamdulillah abi juga udah membaik, cuma butuh istirahat yang cukup aja. " jawab Aisha.
" Aisha.. boleh kami melihat abi? " tanya Umar.
Aisha nampak ragu, jika Umar datang sendiri sudah pasti Aisha akan mengijinkan nya menemui abi, " Maaf mas, bukannya gak boleh tapi abi baru saja beristirahat. " Aisha tidak ingin abi melihat keberadaan Karin yang akan membuat kondisi nya semakin memburuk, karena abi nya selalu berharap Aisha lah yang akan menjadi pendamping hidup Umar.
Umar mengangguk mengerti, " Baiklah.. saya titip salam aja buat abi. semoga beliau lekas sembuh. "
" Iya mas nanti Aisha sampaikan. terimakasih banyak sudah datang kesini. " Aisha.
Umar dan Karin berpamitan pulang pada Aisha.
" Rin kita mampir dulu ya.. " ucap Umar saat fokus mengemudi.
" Ada deh... ntar juga kamu tau. "
Umar membawa Karin menuju ke suatu tempat. Mobil yang di kendarai Umar berhenti di salah satu showroom.
" Ayang beb, kita mau ngapain kesini. " tanya Karin yang masih bingung kenapa Umar membawanya ke salah satu showroom mobil.
Umar melepaskan seatbelt nya lalu memiringkan tubuhnya menghadap Karin. " Rin, aku ada uang lebih. Aku mau beli mobil biar bisa anterin kamu kemana aja dan kamu gak kepanasan lagi. " ucap Umar.
__ADS_1
Sebenarnya Umar masih nyaman memakai sepeda motornya, tapi semua itu demi kenyamanan Karin saat pergi bersama dirinya.
Karin mendengarnya begitu terharu. " Beneran Ayang beb, kamu udah punya uang banyak? " tanya Karin tak percaya. " Aku gak papa kok jalan pake motor sama kamu. gak usah maksain kalo belum ada uangnya. "
Umar menggenggam tangan Karin. " Alhamdulillah.. usaha ku udah ada hasilnya. restoran dan catering aku lumayan lancar. Aku pengin nyeningin kamu. "
" So sweet.. " Karin memeluk Umar.
" Kamu yang pilihin ya, biar kamu nyaman pas di anterin aku. " Umar.
" Oke.. ayang beb.. aku yang pilih.. " Karin begitu senang melihat kemajuan Umar. Dia semakin yakin jika Umar akan berhasil sesuai harapan keluarga nya, terutama bagi Wina.
Karin dan Umar memasuki showroom tersebut. Setelah lama melihat-lihat dan mempertimbangkan kekurangan dan kelebihan, pilihan Karin jatuh pada mobil Pajero sport.
Mobil yang lumayan lah bagi kantong Umar, memang tidak bisa dibanding dengan mobil koleksi milik Adrian. Tapi Umar mendapatkan dengan susah payah, mengumpulkan sedikit demi sedikit dari keuntungan usahanya.
Umar sudah menabung jauh-jauh hari, dia memang sudah lama berniat untuk membeli kendaran roda empat untuk menyenangkan hati Karin.
Selain itu, Umar juga tengah mempersiapkan tanah yang akan mulai di bangun, rumah yang akan menjadi kado pernikahannya dengan Karin.
*
*
__ADS_1
*
Bye.. bye..