Adrian Haidar

Adrian Haidar
Suami kamu


__ADS_3

Rutinitas Elsa sepulang kuliah adalah berkerja membersihkan apartemen, setiap sudut ruangan ia bersihkan dengan teliti agar tidak menyisakan debu.


Minggu lalu, Elsa mendapat teguran dari pemilik apartemen. Elsa meninggalkan bekas jemarinya di kaca nakas dekat televisi. Tentu saja melalui pak Anton asisten pribadi sangat pemilik apartemen.


Belum lagi Elsa melupakan bekas tisu di toilet yang sempat ia gunakan. Pak Anton benar memarahi dan meragukan kebersihan Elsa dalam bekerja.


Kali ini Elsa harus benar-benar teliti, tidak boleh membuat kesalahan lagi, karena tidak ingin kehilangan pekerjaan ini.


Elsa membersihkan kamar utama di apartemen. Kamar yang luas bernuansa abu, putih, dindingnya bersih tanpa ada figura yang tergantung seperti di ruang tamu.


" Astaga... banyak sekali. Ck, sepertinya pemilik kamar ini sangat mesum.. " Elsa yang membersihkan nakas tidak sengaja membuka laci karena merasa penasaran dengan isinya. Dan Elsa menjumpai beberapa K*nd*m tersimpan di dalam laci.


Tidak hanya di kamar, di ruang yang terdapat televisi pipih yang tergantung ditembok, Elsa juga pernah menjumpai benda yang sama.


" Aku kayanya pernah lihat sepatu - sepatu ini, " lirih Elsa sembari merapihkan beberapa sepatu di tempatnya. " Ah, yang punya sepatu kaya gini kan banyak, bukan cuma dia. " Elsa menyanggah pemikiran nya.


Setelah selesai membersihkan semua ruangan, Elsa kembali ke dapur. Seperti biasa, Elsa akan membuatkan beberapa menu makanan.


Elsa yang akan membuka kulkas, disuguhkan catatan kecil yang tertempel di pintu kulkas bertuliskan " Tidak usah memasak untuk malam ini. "


" Syukurlah, aku bisa pulang cepet. Badanku terasa lemas... " gumam Elsa.


Elsa meninggalkan apartemen dengan keadaan yang sudah bersih.


***


Sesampainya di apartemen kecilnya, Elsa menjumpai Kania yang telah rapih berpakaian.


" Kania, kamu mau kemana? " tanya Elsa yang baru saja masuk.


" Eh.. Sa, kamu udah pulang? tumben cepet. " tanya Kania.


" Iya, aku nggak masak hari ini, hanya membersihkan rumah aja, jadi cepet beres. " jawab Elsa. " Kamu mau kemana? " tanya Elsa lagi.


" Aku mau pulang ke rumah, kangen sama keluarga. " Kania.


" Oh.. " Elsa mendudukan dirinya di samping Kania.


" Sa, kamu sudah bertemu Adrian? " tanya Kania.


" Belum.. " Jawab Elsa. Semenjak malam itu, Adrian tidak menemui Elsa lagi.


" Dia nggak ngasih kabar ke kamu? "


" Dia bilang lagi sibuk dengan kerjaannya. " Elsa.


" Sa, menurut aku yah, kamu nggak boleh egois gitu sama Adrian, dia itu suamimu. Kamu harus belajar mencintainya,menerimanya."


" Aku nggak tau, aku bingung... " jawab Elsa.


" Kata Jo, Adrian sedikit berubah. nggak suka nongkrong di club lagi bareng temen-temenya. " jelas Kania.

__ADS_1


Elsa hanya diam dan mendengarkan Kania berceloteh tentang Adrian.


" Sa, Adrian itu banyak yang ngejar-ngejar, jangan sampe kamu nyesel suamimu di embat orang. " jelas Kania yang antusias membujuk Elsa agar menerima kehadiran Adrian.


" Iih.. nyebelin! ngomong sama kamu tuh yah, udah kaya ngomong ama patung! udah lah mending aku jalan sekarang. Bye Elsa. " Kania meninggalkan Elsa yang masih tidak menghiraukannya.


Elsa sejenak berfikir mengenai Adrian. " Apa aku harus mencoba menerima nya? bagaimana pun aku ingin menikah satu kali seumur hidup. Tapi kenapa harus menikah dengan Adrian? " gumam Elsa.


" Adrian... tau ah, jangan mikirin dia lagi. lebih baik aku mandi dulu, badan lengket banget.. " dialeg Elsa.


Seusai mandi, Elsa berniat untuk langsung tidur tetapi matanya tak kunjung terpejam. Akhirnya Elsa menyalakan televisi untuk menonton drama Korea.


Tok.. tok.. tokk...


Suara ketukan pintu apartemen. " Siapa sih tengah malem bertamu. Ganggu aja! " gerutu Elsa sambil berjalan untuk membuka pintu.


" Adrian.. " lirih Elsa.


" Belum tidur? apa aku boleh masuk? " tanya Adrian yang di angguki oleh Elsa.


Tanpa disuruh, Adrian mendudukan diri disofa. " Lagi nonton apa? "


" Kamu ngapain kesini? " tanya Elsa tanpa menjawab pertanyaan Adrian.


" Kenapa? nggak boleh? "


" Bu.. buka.aa.. nn begitu.. " Elsa menjawab nya gugup. " Kamu mau minum apa? " tanya Elsa mengalihkan kegugupan nya.


" Kopi.. "


Adrian menelan salivanya ketika melihat Elsa sedikit membungkukan badannya, payyudara yang tidak terbungkus oleh bra terpangpang jelas di hadapannya.


Elsa yang kebetulan hanya memakai tanktop tali spageti dan celana pendek, memperlihatkan tubuh indahnya.


" Kamu nggak kangen sama aku? " tanya Adrian dengan narsis.


" Hah..? "


" Nggak usah kaget gitu. Aku cuma nanya, kamu kangen nggak sama aku? " tanya Adrian.


Kedua pipi Elsa merah merona dengan pertanyaan Adrian. " Aku nggak tau kamu ngomong apa sih? " elak Elsa.


" Ck, kayanya kamu emang nggak kangen sama aku. " Adrian berdecak kesal.


" Aduh kenapa dia pake ngambek segala sih.. " batin Elsa.


" Mm... mm kangen kok.. "


Adrian mengembangkan senyumnya mendengar pengakuan Elsa.


" Kamu suka nonton drama ini? " tanya Adrian pada Elsa yang duduk di sampingnya.

__ADS_1


" Suka.. " Adrian hanya manggut - manggut.


Keheningan seketika terjadi saat adegan romantis dalam drama yang mereka tonton.


" Aduh... kenapa adegan ini sih.. pas banget lagi ada Adrian, pasti dia jadi mesum deh.. " batin Elsa.


Adrian melihat ke arah Elsa yang tengah gugup, tatapan Adrian berubah menyelusuri tubuh Elsa dari atas sampai kebawah.


" Kamu suka adegan kaya gitu? " tanya Adrian, Elsa langsung menoleh ke arah Adrian. " Mau coba nggak.? Adrian menaik turun kan alisnya menggoda Elsa.


" Iih.. kamu mesum banget si.. " sela Elsa sembari memalinghkan wajahnya yang merona karena malu.


" Tapi kamu suka kan di mesumin aku.. " goda Adrian.


" Adrian!! " Elsa mencubit lengan Adrian.


Adrian terkekeh melihat pipi Elsa yang seperti kepiting rebus. " Nggak usah malu, aku udah liat semuanya kok! "


" Adrian!! " Elsa kembali mencubit lengan Adrian, tapi kali ini Adrian malah menarik tangan Elsa hingga Elsa masuk dalam dekapannya.


Adrian membelai anak rambut yang menutupi wajah Elsa. " Aku kangen kamu Sa. "


Perlahan Adrian mendekatkan wajahnya, mengikis jarak antara mereka berdua. Dengan lembut Adrian melummat bibir Elsa, melepas rindu yang beberapa hari ini tidak bertemu.


Elsa perlahan membalas ciuman Adrian. Dengan sigap Adrian menarik tubuh Elsa ke dalam pangkuannya. Ciuman lembut itu semakin menjadi liar. Tidak tinggal diam, tangan Adrian menyusuri lekuk tubuh Elsa.


" Elsa, aku nggak tahan lagi.. " ucap Adrian setelah melepaskan ciuman nya.


" Hah? "


Adrian meraih tangan Elsa membawanya ke inti yang sudah ingin memberontak keluar.


Elsa membulatkan matanya, ketika tangannya berhasil menyentuh benda di bawah sana yang sudah sempurna menegang. " Mesum banget sih! " Elsa segera menarik tangannya.


Adrian terkekeh. " Boleh ya Sa, nggak tahan nih.. " pintanya lagi. Karena Elsa hanya diam, Adrian kembali berucap. " Aku ini suamimu loh.. "


" Mammpus dah, aku nggak bisa nolaknya lagi, denger kata suami. " batin Elsa.


Perlahan Elsa menganggukan kepalanya. Adrian tersenyum lalu segera mencium kembali bibir Elsa, ciumannya beralih ke leher lalu turun lagi kebawah terus kebawah.


Elsa melenguh menikmati permainan Adrian di area dadanya. Adrian yang memang sudah ahli, dengan mudah membuat Elsa merasa melayang dibuainya.


" Sa, lanjut di kamar aja ya.. " ucap Adrian sembari membopong tubuh Elsa. Elsa hanya mengikuti arahan dari Adrian.


Dan di dalam kamar, terjadilah yang memang harus terjadi antara suami dan istri.


*


*


*

__ADS_1


Sorry, author nggak kasih tau adegan erotis di dalam kamar. Di bayangin sediri2 aja yak😂😂 lain kali aja yak.


bye.. bye..


__ADS_2