Akhir Sujud Annisa

Akhir Sujud Annisa
Penjaga hati annisa


__ADS_3

"Seperti nya aku harus melihat kondisi ibu terlebih dahulu sebentar"


Nisapun bergegas keluar masjid menuju rumah bu haji.


"Nisa " salah seorang santri memanggil nya,


"Ia " jawab nya menoleh ke samping arah suara,


"Tidak apa-apa nis,oh ya nama ku putri, masih kawan nya fitri" putri memperkenalkan diri,


"Annisa" nisa menjawab perkenalan nya.


" Kamu hendak kemana,sepertinya kamu terburu-buru" tanya putri,


" Saya hendak ke rumah bu haji, mau melihat kondisi ibu sebentar, takut nya penyakit ibu kambuh lagi" jawab annisa,


" Yasudah aku temani ya" putri menawarkan dirinya,


" Mari" annisa dan putri pun berjalan menuju rumah bu haji.


"Assalamualaikum wr wb" salam nisa,


"Waalaikumsalam wr wb" terdengar jawaban salam dari dalam rumah, bibi pun membuka pintu,


" Eh nak,silahkan masuk" bibi mempersilahkan,


"Terimakasih bi" jawab nisa.


"Nek" ucap putri menyalami bu haji.


(Loh kok panggil nenek,) hati annisa bertanya-tanya,


nisa pun ikut menyalami bu haji,


"Bagaimana sekarang keadaan kakek nek" putri menanyakan kabar pak haji,


" Kakek mu masih agak pusing, jadi kakek mu belum bisa pergi mengajar" jawab bu haji,


"Oh ya nek,putri antar annisa ,dia ingin melihat kondisi ibu nya" ucap putri,


"Oh ya,ibu mu masih di musola nak, dia masih mengaji dengan bude mu" ucap bu haji,


"Terimakasih bu, kalau begitu nisa izin masuk mushola melihat ibu " nisa meminta izin,


" Ndak usah meminta izin, masuk saja nak" jawab bu haji,


Nisa tersenyum "terimakasih" ucap nisa.


Nisapun pergi ke musola menemui ibu dan bude nya,


"Assalamualaikum bu" salam nisa,


"Waalaikumsalam nak," nisa mencium tangan bu sari dan ibunya.


"Bagaimana keadaan ibu sekarang?" tanya nisa,


"Allhamdulillah agak membaik nak" jawab bu puspa,


"Allhamdulillah kalau begitu,jadi besok kita bisa melanjutkan perjalanan kita ya bude" ucap annisa.


"Ia mudah-mudahan ibumu sehat nis, biar di jalan nya lancar ya mbak" jawab bu sari,


"Aamiin" jawab annisa.

__ADS_1


"Oh ya bu, nisa tidur di asrama malam ini, ibu dan bude tidur dimana?"tanya annisa,


"Kami tidur di sini nak, bu haji suruh kami bermalam disini dulu" jawab bu puspa,


" Oh ya, syukur lah nisa jadi tenang kalau begitu" jawab nisa.


"Oh ya bu, nisa ko merasa betah ya disini " ucap nisa tersenyum,


"Bilang saja kalau kamu mau mondok nis" jawab bu sari menggoda,


"Ih bude,,. kok tau" jawab nisa,


"Kelihatan loh dari mata kamu," jawab bu sari,


"Apa jangan-jangan kamu betah disini karena lawan satu jok kamu ya" bu sari meledek nisa,


"Apaan sih bude, nggak lah, nisa hanya jatuh cinta saja dengan tempat ini" jawab annisa,


"Jatuh cinta sama tempat nya, apa sama orang nya?" bude terus menggoda nisa,


"Assalamualaikum "putri mengucap salam,


"Waalaikumsalam " bu sari dan yang lain nya menjawab,


"Eh putri,sini nak" ajak bu sari,


"Loh bude kenal dengan putri?"tanya nisa,


"Kenal lah, putri kan cucu nya bu haji" jawab bu sari,


Putri menciumi tangan bu sari dan bu puspa.


"Bu sari apa kabar?" tanya putri,


Bu sari " Allhamdulillah kabar ibu baik nak,oh ya perkenalkan ini kakak nya bu sari,"


Bu puspa "Kamu tau dari mana nak?".


Putri "Bu sari sering ceritakan tentang kakak nya, Dia sangat menyayangi kakak nya, pokok nya setiap bu sari datang kesini kalau tidak ibu nya yang dia ceritakan pasti kakak nya yang dia ceritakan kepada putri,"


Bu puspa " betul itu dik" tanya nya,


Bu sari pun tersenyum, mengakui kebenaran nya.


"Itu semua karena rasa rindu nya bu sari yang begitu besar kepada ibu" lanjut putri tersenyum,


"Tapi syukurlah ahirnya sekarang bu sari sudah bisa berjumpa dengan kakak nya ya? " ucap putri ikut bahagia,


"Allhamdulillah nak, berkat doa kamu juga, ahirnya bu sari sudah bisa berjumpa dengan kakak bu sari" jawab bu sari.


Dalam hati, nisa bertanya (Apakah bude juga menceritakan tentang masa lalu kakak nya kepada putri,kalaupun benar, berarti putri tahu kalau aku adalah anak nya bu puspa ,yang membuatnya terusir) tanya hati annisa, (Aku harus tanyakan ini kepada putri nanti).


"Allhamdulillah putri ikut senang bu,mudah-mudahan sehat semua nya ya" ucap putri,


"Aaminn, terimakasih doa nya ya nak, senang bisa berjumpa dengan kamu" ucap bu puspa masih terlihat lemas,


"Bu puspa bagaimana keadaan nya sekarang?sudah membaik?" tanya putri,


"Allhamdulillah nak,agak mendingan" jawab bu puspa,


"Ibu lanjut istirahat lagi sekarang ya, biar besok badan ibu fit " pinta annisa.


"Nanti sehabis solat isa, ibu langsung istirahat nak" jawab bu puspa,

__ADS_1


"Jangan lupa obat nya di minum ya bu" ucap nisa, "Ia sayang" jawab nya.


"Oh ya put,para santri pulang nya jam berapa?"tanya annisa,


"Sebentar lagi pulang nis,nanti setelah isa ngaji bersama di mesjid," jawab putri,


"Oh ya kalau begitu ,aku juga bisa ikut ngaji?"tanya nisa,


"Tentu bisa, tapi sekarang yang isi ceramah nya siapa ya? kakek masih sakit,om ridwan dan om bilal sedang keluar" terang putri.


"Paling di isi sama ust ismail" lanjut putri menjelaskan.


"Ya aku ikut ngaji nanti, kalau begitu nisa pamit balik lagi ke masjid ya bu, bude?" pamit nisa,


"Ia nak, hati-hati di jalan ya" jawab bu puspa,


"Assalamualaikum " merekapun kembali menuju mesjid.


"Put,aku mau bertanya sesuatu sama kamu,boleh?" Nisa memulai percakapan,


"Tanya sesuatu apa nis, tanyakan saja," jawab putri,


"Tadi aku dengar,katanya bude sering menceritakan kakak nya sama kamu, bude sering bercerita bagaimana sama kamu tentang kakak nya?" nisa harap-harap cemas,


Putri pun menghela napas nya dalam-dalam,


"Sebetulnya aku sangat kasihan sama bu sari nis" jawab putri,


(Loh putri ko nada bicara nya jadi melemah seperti ini, jangan-jangan benar putri tau tentang masa lalu ibuku) pikir nisa.


"Kasihan kenapa memang nya?" tanya nisa,


"Ya bu, sari sering bercerita tentang kakak nya yang sudah lama menghilang sama aku, dari pertama dia masukin alvin kesini, pasti bu puspa yang dia ceritakan,"jawab putri,


"Terus" nisa berharap apa yang dia pikirkan nya salah,


"Bu sari sampai mencari kakak nya di berbagai tempat, bahkan dulu dia juga sempat menyuruh kepada para santri yang hendak pulang ke kota nya masing-masing ,jika bertemu atau menemukan kakak nya tolong kabari dirinya,namun nihil ,tak ada satu orang pun yang berhasil, sampai pada saat suami nya meninggal pun, dia tak henti mencari keberadaan kakak nya,bu sari begitu sangat menyayangi kakak nya, dia sangat rindu akan kebersamaan dengan kakak nya," jawab putri panjang lebar.


"Tapi apakah bude tidak bercerita tentang kenapa kakak nya bisa menghilang?" tanya anisa,


"Setahu aku bu sari pernah bilang, kakak nya pergi dari rumah karena jadi korban fitnah" jawab putri singkat.


"Begitu yah put, terimakasih ya" jawab nisa.


"sama-sama nis" jawab putri.


(Maaf nis,sebenarnya aku tahu semua masa lalu ibu kamu, tapi aku paham ibu mu tidak salah apalagi kamu, itulah sebab nya aku tidak menceritakan semua nya sama kamu nis) hati putri menjaga perasaan annisa,


(Tapi apakah nisa tahu masa lalu ibunya?)tanya hati putri.


(Mudah-mudahan annisa tidak mencari tahu kebenaran nya) lanjut hati nya.


Merekapun tiba di pintu masjid,


"Aku pergi wudhu dulu ya nis" putri pergi mengambil wudhu.


Karena wudhu nisa masih terjaga,diapun hanya mencuci kaki nya,


Nisa pun masuk ke dalam mesjid,dia bersiap memakai mukena menunggu adzan isa berkumandang.


(Ya allah berilah petunjuk mu untuk hamba, berilah jawaban yang sebenar-benar nya tentang kebingungan hamba ini, sungguh hamba sangat ingin tahu yang sebenarnya tentang semua yang aku dengar dan yang aku rasakan,apa benar aku ini anak haram) tanya hati nya sedih.


bersambung

__ADS_1


note :


putri \= cucu Bu hj siti fatimah /tema baru annisa


__ADS_2