Akhir Sujud Annisa

Akhir Sujud Annisa
Ponpes miftahul jannah


__ADS_3

"Adik dan ibu mohon tunggu di luar sebentar ya, biar kami memeriksa ibu nya dahulu" ucap petugas poskestren.


"Bagaimana dengan ibu bude,nisa sangat khawatir" ucap nisa,


"Mudah-mudahan ibu mu tidak apa-apa"jawab bu sari,


"Kamu terus berdoa ya" bu sari menenangkan dan memeluk nya.


Ust Ridwan datang menemui bu sari dan anisa,


"Assalamualaikum,bagaimana keadaan ibu nya?sudah baik-baik saja" tanya ust ridwan.


"Waalaikumsalam, mba saya masih belum sadarkan diri ust" jawab bu sari.


"Yang sabar ya bu, mudah-mudahan mba nya sebentar lagi sadarkan diri" ust ridwan mendoakan.


"Ust Ridwan habis dari mana tadi? allhamdulillah untung tadi ada ust ridwan, terimakasih ust" bu sari berterimakasih.


"Sama-sama bu,tadi saya habis pulang dari bandung, kebetulan saya naik bus" jawab ust.


"Oh ia , kami hendak pulang ke yogya tapi saya ingin menemui anak-anak saya dahulu sebelum pulang, kakak nya ingin sekali bertemu dengan mereka"ucap bu sari.


"Kalau begitu, ibu bisa tunggu di tempat pertemuan orang tua murid, nanti biar saya panggilkan anak-anak ibu"jawab ust ridwan.


"Ndak usah ustad, biar saya sendiri yang panggil mereka, saya takut merepotkan " jawab bu sari berterimakasih.


"Tidak apa-apa bu , ibu tunggu saja dulu" ucap ust ridwan.


" Ia ustad, terimakasih" jawab bu sari.


Ust ridwan menelpon salah satu desan (dewan santri) untuk memanggil anak nya bu sari.


"Assalamualaikum mas didik,bisa panggilkan alvin,azlina dan amara? orangtua nya ada yang menjenguk" sahut ust ridwan.


Terdengar jawaban mas didik dari telpon "waalaikumsalam wr wb baik ustad".


Pondok pesantren miftahul jannah memang salah satu pondok yang besar di wilayah tersebut, murid nya cukup banyak ada sekitar kurang lebih 1000 santri putra putri, suasana nya yang masih sangat asri membuat siapa saja betah tinggal di pesantren tersebut, posisi nya yang menghadap jalan raya,namun di dalam sangat teduh membuat siapa saja ingin mampir walau hanya sekedar melihat dan istirahat untuk melaksanakan sholat.


Pondok pesantren miftahul jannah di pimpin oleh ust H.bahrudin dan istri nya ustadz. Hj siti fatimah, beliau mempunyai 3 anak laki-laki dan 1 orang putri


1.Ust muhammad zaki


2.Ust ridwan ahmad


3.Ustadz humaira


4.Ust bilal ahmad


Ke 5 putra putri pimpinan pondok pesantren menyebar di setiap cabang pesantren yang ada di yogya, di bandung, dan di ngawi, semua sudah mempunyai masing-masing tanggung jawab untuk memimpin, karena orangtua nya sudah mulai sepuh untuk terus melanjutkan.


Merekapun memang sudah cukup ilmu untuk memimpin.


Ust ridwan ahmad di beri kepercayaan oleh orangtua nya untuk memimpin pesantren yang ada di yogya bersama kedua orangtua nya, walau sesekali beliau selalu hilir mudik menengok saudara-saudara nya yang ada di luar kota.


Kalau di tokoh kan sebagai artis, ketampanan ust ridwan bisa kita mirip kan dengan artis dude Herlino masih muda,,hihi


"Terimakasih ust ridwan, kalau begitu saya hendak menemui anak saya dahulu, tapi kakak saya..." ucap sari terbata,


"Biar ibu nisa yang tunggu bude, bude pergi saja, salam buat adik-adik nisa" jawab anisa.


"Bu sari boleh bawa anak-anak nya kemari,kasihan juga kalau dik ini menunggu sendirian disini" jawab ust ridwan.


"Ia ust terimakasih" jawab bu sari.


Bu sari pun menuju ke tempat orangtua murid.


"Tunggu sebentar ya nak, bude sebentar lagi kembali" ucap nya pada annisa.


"Ia bude gak apa-apa" jawab nisa.


Annisa yang hanya tinggal bertiga dengan ibu nya dan ust ridwan merasa tidak karuan,rasa malu membuat nya salah tingkah,

__ADS_1


Bahkan nisa tidak menyadari bahwa sedari tadi kerudung nya sedikit acak acakan, tapi walaupun begitu nisa masih terlihat cantik dan santun.


Untuk menghindari fitnah ust ridwan pun pamit


"Saya pamit dik nisa, semoga ibu nya lekas sembuh, assalamualaikum " ust ridwan pamit mberi salam.


"Aamiin,,terimakasih ustad,waalaikumsalam wr wb" jawab nisa.


(Kok ust ridwan bisa tahu nama nisa,apa tadi karena dia dengar bude memanggil nama nisa) ucap hati anisa tersipu malu.


"Bu bangun bu,ini nisa"nisa mengusap kepala ibunya yang masih belum sadarkan diri.


Nisa terus berdoa agar ibu nya segera sembuh dan sadarkan diri.


"Ya allah tolong sembuhkan lah ibu hamba,nisa tidak tega melihat ibu sakit seperti ini" doa nisa sedih.


Bu sari pun tiba di ruang orangtua, "Assalamualaikum anak-anak" salam bu sari,


"Wassalamualaikum bu" jawab ketiga anak bu sari.


Mereka mencium dan menyalami tangan bu sari


"Bagaimana keadaan kamu nak?" tanya bu sari pada si bungsu amara.


"Alhamdulillah amara baik-baik saja bu,ibu apa kabar?" tanya amara.


"Allhamdulillah kabar ibu juga baik nak, kamu betah kan mondok disini" tanya bu sari.


Amara memang baru beberapa bulan mondok karena, dia termasuk santri baru kelas 1 tsanawiyah,


"Amara masih manja tuh bu" timpal azlina.


"Mmh kakak, enggak kok,amara gak manja bu" jawab amara kesal kepada kakak nya.


"Kakak tuh galak terus sama amara bu" lanjut amara.


"Sudah sudah,ibu sangat rindu dengan kalian, melihat kalian sehat, ibu jadi semakin tenang, oh ya nak, ada seseorang yang ingin bertemu dengan kalian loh" ucap bu sari.


"Kalian pasti tidak kenal,karena semasa kalian lahir kalian belum pernah bertemu dengan mbok mu" jawab bu sari.


"Oh begitu, oh ya bu, ibu bawa oleh-oleh gak alvin lapar nih" tanya alvin,


"Kakak makanan terus yang di tanyain " ucap azlina,


"Ia nih bu, amara juga lapar" amara mendukung abang nya.


" Ia, ibu bawa ko ,ini buat kalian, sebagian kalian bagi dengan kawan kalian yah" jawab bu sari.


Alvin perawakan nya memang sedikit gendut,anak nya lucu tapi tegas sama seperti amara, lain hal nya dengan azlina dia anak yang serius tapi baik hati.


"Kalau begitu kita temui dulu saudara ibu yuk" ajak bu sari.


" Loh kenapa tidak ikut kesini bu, bukan nya kalau mau menjenguk anak-anak nya harus disini" tanya amara yang sedang makan, makanan yang di bawa ibu nya.


"Ia , mereka ada di poskestren sekarang, tadi mbok mu pingsan, sekarang sedang istirahat disana" jawab bu sari.


"Innalilahi kenapa bu" tanya azlina.


"Mbok mu sedang kurang sehat, tapi mereka ingin sekali bertemu dengan kalian ,ayo kita kesana sebentar,ibu sudah izin kok sama ustad ridwan" bu sari mengajak anak anak nya.


Merekapun pergi ke poskestren.


Jarak dari ruang tunggu orangtua ke poskestren memang tidak terlalu jauh, hanya terhalang beberapa kamar santri saja.


"Assalamualaikum nis, bagaimana ibu mu sudah sadar" tanya bu sari.


"Waalaikumsalam ,belum bude" jawab nisa.


" Ini adik adik nisa ya"tanya nya.


"Ia nih ... ini alvin,, azlina,,dan amara" bu sari memperkenalkan anak anak nya.

__ADS_1


"Assalamualaikum adik adik kak nisa yang cantik dan imut" salam nisa, alvin,azlina dan amara menyalami anisa.


"Ini kakak kalian nak, nama nya kak anisa" ucap bu sari memperkenalkan Annisa.


"Wah ka anisa cantik ya" jawab amara gemas.


"Adik kakak juga sangat lucu ya" jawab nisa sembari mencubit pipi amara yang tembem.


Azlina dan alvin pun tersenyum,


Mereka sedikit bercanda dan bercakap satu sama lain, sampai terdengar suara batuk yang memecah kan suasana.


"Uhuk uhuk" bu ratih tersadar.


"Ibu" nisa langsung menghampiri ibu nya,


"Ibu ,minum bu" nisa memberi minum ibu nya, "Syukurlah, ahirnya mba sadar juga" ucap bu sari.


"Mba dimana dik"tanya.bu ratih.


"Mba ada di poskestren nya anak-anak" jawab bu sari,


"Kepala mba sangat pusing nak," ucap bu ratih.


"Ia sekarang ibu istirahat saja dulu,nanti kalau sudah baikan kita langsung pulang ke rumah ya"jawab anisa.


"Siapa anak-anak itu" bu ratih melihat ke arah alvin,azlina dan amara.


"Ini anak-anak saya mba" jawab bu sari,


"Subhanallah kemari nak," alvin,azlina dan amara menyalami tangan bu ratih.


"Semoga kalian menjadi anak yang soleh solehah nak" ucap bu ratih mendoakan tulus,


Merekapun mengamini doa bu ratih.


"Ini mbok mu nak, kakak nya ibu yang sering ibu ceritakan sama kalian" ucap bu sari.


"Oh ia bu alvin ingat, ibu puspa kan" jawab alvin.


"Ia nak " jawab bu sari.


"Panggil saja ibu ya nak," jawab bu ratih masih terlihat lemas.


Anak-anak bu sari memang mengenal nama puspa,karena ibu nya sering menceritakan tentang dirinya dan kakak nya itu.


"Ibu kenapa" alvin memanggil nya ibu.


Bu puspa pun tersenyum senang mendengar alvin memanggil nya ibu,


"Ibu hanya kurang sehat sedikit nak" jawab bu puspa,


"Ibu lekas sembuh ya?" azlina mendoakan.


"Aaminn terimakasih sayang" jawab bu puspa.


"Waduh sekarang ibu jadi banyak anak nya ya" celoteh nisa menggoda,


Merekapun tersenyum bahagia.


bersambung


note :


mas didik \= dewan santri Miftahul Jannah


Alvin \= anak pertama Bu sari


azlina \= anak kedua Bu sari


amara \= anak bungsu Bu sari.

__ADS_1


jangan lupa vote nya ya sahabat Annisa .. ☺️


__ADS_2