Akhir Sujud Annisa

Akhir Sujud Annisa
Karma bi ijah


__ADS_3

"Tini anak nya pak hasan meninggal saat melahirkan anak pertama nya, tini terpeleset saat hendak membawa air dari sumur , bayi nya pun tak terselamatkan."ucap bu ayu,


"Innalilahi, mba tini,surga untuk mu mba" doa puspa.


Bu ayu pun mengamini.


"Lalu putra nya kemana bu,husni?" tanya puspa.


Bu ayu tertunduk seakan tak ingin menceritakan tentang husni kepada puspa.


flashback


Ingatan bu ayu ke masa lalu.


Dimana saat itu bi imah menangis sesenggukan kepada dirinya,


"Bagaimana ini bu?" bi Imah menangis kebingungan,


"Ada apa bi?" tanya bu ayu,


"Anu bu ..... anu " bi imah seakan ragu untuk menceritakan kejadian yang menimpa anak nya.


"Ada apa bi yang jelas bicara nya" tanya bu ayu tegas,


"Husni menghamili lia bu" jawab bi imah menangis,


"Asstagfirullah" bu ayu menutup mulut nya kaget.


"Kenapa ini bisa terjadi bu" tanya bu ayu,


"Saya pun tidak tahu bu,tadi bi ijah marah-marah datang ke rumah saya dan menceritakan kalau anak nya, lia hamil oleh husni" jawab bi imah menangis,


"Asstagfirullah,ini tidak benar bi, lalu husni kemana sekarang?" tanya bu ayu,


"Saya pun tidak tau bu, husni kemana?,orangtua lia pun sedang mencari keberadaan nya husni" bi imah semakin panik dan sedih,


"Ya allah,semoga tidak terjadi sesuatu kepada husni ya bi" bu ayu khawatir.


2 hari kemudian husni di temukan babak belur di keroyok keluarga bi ijah yang marah anak nya hamil oleh dirinya,


Padahal husni sudah mengakui dan mau bertanggung jawab atas kehamilan nya lia,


Namun keluarga lia tidak memberi nya ampun.


Saat itu keadaan husni semakin memburuk ,


Bi imah dan bu ayu membawa husni ke rumah sakit untuk di tangani dokter.


Keadaan husni semakin memburuk, bi imah tak henti berdoa untuk kesembuhan anak nya.

__ADS_1


Bi ijah pun menemui bi imah di rumah sakit, terlihat bi ijah pun sedih atas apa yang terjadi dengan anak nya.


" Bi, bagaimana dengan keadaan husni" tanya bi ijah,


"Untuk apa kamu menanyakan keadaan husni kesini, bukan nya kamu berharap husni tiada" jawab bi imah,


" Maaf bu sebelum nya, sebenar nya saya sangat sedih atas apa yang menimpa anak kita,


Saya ingin husni sembuh bu,mereka saling mencintai, lia sangat mencintai husni anak ibu, Anakku mengakui bahwa dirinya sangat mencintai anak ibu, namun pak harun tak menyetujui hubungan mereka, pak harun menentang hubungan husni dan lia, mungkin jalan pikiran mereka buntu, sampai mereka melakukan hal yang melanggar agama untuk membuktikan cinta mereka"


Bi ijah menangis memohon maaf pada bi imah.


Hati bi imah yang tak tega melihat bi ijah menangis dengan pengakuan nya, pun mulai terketuk,


"Saya berharap anakku bisa sadarkan diri bu,ibu doakan saja" jawab bi imah singkat,


"Aaminn bu" jawab bi ijah.


Setelah beberapa hari husni pun sembuh,dan bisa kembali pulang,


Namun saat hendak pulang, bi ijah dan lia menghentikan nya.


"Nak husni," panggil bi ijah


Bi imah , bu ayu dan husni pun menghentikan langkah nya,


"Ada apa bi ijah kemari" tanya bu imah,


"Anak saya akan bertanggung jawab bu,kamu tenang saja" jawab bi imah,


"Bukan seperti itu maksud saya bu, pak harun dan warga di kampung menunggu husni dan lia untuk mereka hakimi, mereka ingin menghakimi nak husni dan lia" jawab bi ijah menangis ketakutan,


"Asstagfirullah," jawab bu ayu dan bi imah,


"Lantas kita harus bagaimana ini bu" tanya bi ijah panik,


"Jangan sampai kejadian yang menimpa anakku dulu,terjadi lagi kepada anak kalian" ucap bu ayu,


Bi ijah pun menangis terisak ,meminta maaf kepada bu ayu atas dosa-dosa nya dulu kepada puspa.


"Maafkan saya bu ayu,mungkin ini semua karma saya karena sudah berlaku tidak adil kepada puspa dulu" bi ijah menangis memohon maaf kepada bu ayu.


"Sudah bi ijah, kejadian itu sudah terlalu lama, saya sudah memaafkan ibu" jawab bu ayu.


"Terimakasih bu" jawab bi ijah merasa tenang.


"Jadi sekarang kita harus bagaimana"tanya bi imah


" Sekarang kita nikah kan lia dan husni , " ucap bu ayu,

__ADS_1


Bi ijah dan bi imah pun terkejut dengan saran bu ayu,


"Tapi bagaimana dengan wali nya bu?" tanya bi imah,


"Ada wali nikah sebagai pengganti,kita nikah kan dulu anak-anak kita secara agama,kemudian kita suruh mereka untuk pergi dari desa kita, biarkan mereka bahagia dengan jalan nya di luar sana" Ucap bu ayu memberi jalan.


Ahirnya merekapun menyetujui saran bu ayu,


Husni dan lia pun sah sebagai suami istri di mata agama, kemudian merekapun hendak pergi ke luar kampung mereka,


"Maafkan ibu nak, bukan maksud ibu mengusir mu dari hidup ibu,ibu sangat menyayangimu nak" ucap bi imah kepada husni.


Husni menangis memeluk ibu nya , dia berpikir jika dirinya tidak ada,siapa yang akan menemani ibu nya nanti,


"Maafkan husni bu, husni tidak bisa membahagiakan ibu" jawab husni menyesali perbuatan nya,


"Mungkin takdir kamu harus seperti ini nak, apa yang kamu perbuat,kamu harus siap bertanggung jawab" pesan bi imah,


"Ia bu, husni akan bertanggung jawab, husni pamit bu"


Husni menyalami tangan ibu nya sebagai tanda perpisahan.


Begitupun dengan lia dan bi ijah, mereka sangat sedih harus berpisah dalam keadaan yang memaksa, namun mereka juga akan lebih sedih dan sakit lagi jika melihat anak-anak nya di hakimi warga dan kemudian di asing kan.


Bi ijah sangat terpukul dan teringat dengan dosa-dosa nya kepada puspa dulu, air mata nya tak henti menetes.


dia bertanya kepada bu ayu tentang puspa.


"Bu ,apakah benar dulu puspa memang tidak melakukan hal yang di sangka kan warga kepada nya?" tanya bi ijah


"Sama sekali tidak benar bi, puspa hanya korban fitnah dari laki-laki yang mengaku mengenali nya" jawab bu ayu membela anak nya.


Bi ijah semakin menyesali perbuatan nya kepada puspa, dia sangat ingin memohon ampun kepada dirinya, karena bi ijah merasa apa yang terjadi kepada anak nya (lia) adalah hukum karma bagi dirinya.


"Jadi itu sebab nya bi ijah meminta maaf pada puspa bu" tanya puspa pada bu ayu,


"Ya mungkin" jawab bu ayu,


"Mudah-mudahan,kita bisa ambil hikmah nya ya bu" ucap puspa pada ibu nya,


"Tapi kasihan juga nek imah ,sekarang dia jadi sendirian,kenapa ibu tidak ajak nek imah tinggal disini saja bersama kita?"lanjut puspa,


"Ibu sudah sering mengajak nya untuk tinggal bersama ibu, dulu memang bi imah selalu ada disini menemani ibu, siang menemani ibu, malam nya pulang lagi ke rumah nya" jawab bu ayu,


"Tapi sudah beberapa minggu ini ,bu imah belum kesini lagi, makanya tadi ibu tanya sama kamu bagaimana keadaan bi imah, takut nya dia sakit" Ucap bu ayu.


bersambung


jangan bosan menunggu cerita nya ya sahabat semua ☺️

__ADS_1


dan jangan lupa vote like dan koment ny ,πŸ™πŸ»


__ADS_2